26.2 C
Jakarta
Thursday, February 12, 2026

Piala AFF 2026 Bukan FIFA Matchday, Herdman Akui Timnas Indonesia Terancam Tanpa Pemain Eropa

PROKALTENG.CO-Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui peluang Kevin Diks, Emil Audero, dan Jay Idzes untuk memperkuat skuad Garuda di Piala AFF 2026 terbilang kecil.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli–Agustus dan tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.

Kondisi ini membuat Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh. Herdman menegaskan sejak awal pihaknya telah bersikap realistis menghadapi situasi tersebut.

Piala AFF 2026 Bukan Agenda FIFA

Salah satu kendala utama adalah status Piala AFF 2026 yang tidak digelar pada jendela internasional FIFA. Artinya, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemain untuk membela tim nasional.

“Tidak ada periode resmi FIFA window. Jadi pemain yang berkarier di Serie A seperti Jay Idzes dan Emil Audero, maupun di Bundesliga seperti Kevin Diks, kemungkinan besar tidak bisa bergabung,” ujar Herdman usai menghadiri drawing Piala AFF 2026.

Baca Juga :  Alhamdulillah ! Adem Luar Dalam

Kompetisi Eropa Jadi Faktor Penentu

Electronic money exchangers listing

Bundesliga dan Serie A dijadwalkan mulai bergulir pada Agustus. Klub-klub Eropa umumnya sudah memulai persiapan sejak Juli, sehingga pemain yang berstatus inti akan sulit mendapatkan izin tampil di turnamen internasional non-FIFA.

Jay Idzes, Emil Audero, dan Kevin Diks saat ini menjadi bagian penting di tim masing-masing. Situasi tersebut membuat peluang mereka membela Timnas Indonesia di Piala AFF semakin kecil.

Herdman: Semua Tim di Level yang Sama

Meski berpotensi kehilangan sejumlah pemain kunci, Herdman menilai seluruh kontestan Piala AFF 2026 berada pada level kekuatan yang relatif setara.

“Semua tim akan bermain di level yang sama. Tim yang sukses adalah tim yang benar-benar ingin mewakili negaranya pada momen ini,” kata Herdman.

Target Juara Tetap Dicanangkan

Di tengah keterbatasan komposisi pemain, Herdman tetap menegaskan ambisi besar Timnas Indonesia. Ia ingin skuad Garuda memanfaatkan momentum Piala AFF 2026 untuk mencetak sejarah.

Baca Juga :  Begini Taktik Shin Tae-yong hingga Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Arab Saudi Tadi Malam

“Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi Piala AFF,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Piala AFF 2026 menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia, khususnya dalam membangun kekuatan kolektif di tengah keterbatasan akses terhadap pemain-pemain yang berkarier di Eropa.

Drawing Piala AFF sudah dilangsungkan Kamis (15/1). Hasilnya, Indonesia berada di grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja dan satu tim yang masih menjalani playoff, yakni antara Timor Leste atau Brunei Darussalam.

Ini jadi sebuah ujian pertama pelatih baru Indonesia, John Herdman pada Juli-Agustus nanti.

Waktu yang dimiliki Herdman juga tidak panjang. Mengingat dia baru ditunjuk sebagai pelatih Indonesia di bulan ini. (jpc)

 

PROKALTENG.CO-Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui peluang Kevin Diks, Emil Audero, dan Jay Idzes untuk memperkuat skuad Garuda di Piala AFF 2026 terbilang kecil.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli–Agustus dan tidak masuk dalam kalender resmi FIFA Matchday.

Kondisi ini membuat Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh. Herdman menegaskan sejak awal pihaknya telah bersikap realistis menghadapi situasi tersebut.

Electronic money exchangers listing

Piala AFF 2026 Bukan Agenda FIFA

Salah satu kendala utama adalah status Piala AFF 2026 yang tidak digelar pada jendela internasional FIFA. Artinya, klub-klub Eropa tidak memiliki kewajiban melepas pemain untuk membela tim nasional.

“Tidak ada periode resmi FIFA window. Jadi pemain yang berkarier di Serie A seperti Jay Idzes dan Emil Audero, maupun di Bundesliga seperti Kevin Diks, kemungkinan besar tidak bisa bergabung,” ujar Herdman usai menghadiri drawing Piala AFF 2026.

Baca Juga :  Alhamdulillah ! Adem Luar Dalam

Kompetisi Eropa Jadi Faktor Penentu

Bundesliga dan Serie A dijadwalkan mulai bergulir pada Agustus. Klub-klub Eropa umumnya sudah memulai persiapan sejak Juli, sehingga pemain yang berstatus inti akan sulit mendapatkan izin tampil di turnamen internasional non-FIFA.

Jay Idzes, Emil Audero, dan Kevin Diks saat ini menjadi bagian penting di tim masing-masing. Situasi tersebut membuat peluang mereka membela Timnas Indonesia di Piala AFF semakin kecil.

Herdman: Semua Tim di Level yang Sama

Meski berpotensi kehilangan sejumlah pemain kunci, Herdman menilai seluruh kontestan Piala AFF 2026 berada pada level kekuatan yang relatif setara.

“Semua tim akan bermain di level yang sama. Tim yang sukses adalah tim yang benar-benar ingin mewakili negaranya pada momen ini,” kata Herdman.

Target Juara Tetap Dicanangkan

Di tengah keterbatasan komposisi pemain, Herdman tetap menegaskan ambisi besar Timnas Indonesia. Ia ingin skuad Garuda memanfaatkan momentum Piala AFF 2026 untuk mencetak sejarah.

Baca Juga :  Begini Taktik Shin Tae-yong hingga Timnas Indonesia Berhasil Kalahkan Arab Saudi Tadi Malam

“Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi Piala AFF,” ujar pelatih asal Inggris tersebut.

Piala AFF 2026 menjadi ujian penting bagi Timnas Indonesia, khususnya dalam membangun kekuatan kolektif di tengah keterbatasan akses terhadap pemain-pemain yang berkarier di Eropa.

Drawing Piala AFF sudah dilangsungkan Kamis (15/1). Hasilnya, Indonesia berada di grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja dan satu tim yang masih menjalani playoff, yakni antara Timor Leste atau Brunei Darussalam.

Ini jadi sebuah ujian pertama pelatih baru Indonesia, John Herdman pada Juli-Agustus nanti.

Waktu yang dimiliki Herdman juga tidak panjang. Mengingat dia baru ditunjuk sebagai pelatih Indonesia di bulan ini. (jpc)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru