alexametrics
24.8 C
Palangkaraya
Friday, August 19, 2022

Legenda Juara Dunia Mau Tarung Lagi Asal Lawan Khabib Nurmagomedov

KALTENGPOS.COGeorges St-Pierre adalah salah seorang legenda terbesar dalam
sejarah UFC. Petarung asal Kanada tersebut merupakan mantan juara dunia kelas
welter dan menengah.

Dahsyatnya, St-Pierre berhasil mempertahankan gelarnya
sebanyak sembilan kali. Sepanjang karirnya di mixed martial art (MMA),
St-Pierre sudah bertarung 28 kali. Hasilnya, dia menang 26 kali dan hanya 2
kali tumbang.

Pada 4 November 2017, St-Pierre menumbangkan Michael
Bisping melalui cekikan alias submission pada
ronde ketiga. Itu adalah debutnya pada kelas menengah. Kemenangan itu,
sekaligus mengantarkannya menjadi juara dunia di kelas tersebut.

Namun, setelah mengalahkan Bisping, dia mundur dari arena
UFC. Pensiunnya St-Pierre menjadi salah satu kehilangan terbesar bagi UFC.
Bagaimanapun juga, organisasi tersebut ditinggal salah seorang bintang
terbesarnya.

St-Pierre mengatakan rindu untuk kembali bertarung ke octagon. Dan hanya ada satu nama yang bisa menggeretnya
untuk comeback, yakni juara dunia kelas ringan asal Rusia
Khabib Nurmagomedov.

Baca Juga :  Inter Milan Pesta Gol

Kepada ESPN, St-Pierre mengaku mengalami kebingungan.
“Andai kata saya kembali bertarung, saya tidak akan bertarung pada banyak
duel,” ucap St-Pierre.

“Jika saya kembali, saya hanya akan melakukan satu
pertarungan. Hanya ikan-ikan besar yang bisa menarik saya kembali ke arena. Dan
satu orang itu, adalah orang yang berada di puncak, namanya Khabib. Yang
menarik bagi saya adalah dia merupakan petarung yang tampaknya tidak
terkalahkan. Auranya menunjukkan dia tak terkalahkan. Namun jujur saja, itu
adalah hal yang menakutkan untuk dilakukan,” papar petarung berusia 39 tahun
itu.

Walaupun sudah tiga tahun absen, namun St-Pierre masih
terus berlatih untuk mempertajam kemampuannya. Dan terus menjaga kondisi
tubuhnya untuk selalu untuk berada dalam level top.

Baca Juga :  Dihantui Catatan Buruk, Kalteng Putra Berjuang untuk Keluar dari Zona

“Kalau kalian bertanya, ‘Maukah saya bertarung melawan
Khabib?’ di tengah latihan keras atau sesaat setelah latihan saya berpikir, ‘Yeah, ayo kita lakukan! Saya sangat bersemangat!’
Namun, setelah mandi air panas, lalu makan, keluar, dan kembali ke rumah, lalu
berpikir soal drama dan lain sebagainya, saya lalu mengatakan ‘Hell no. Saya tidak akan kembali ke rimba itu. Oh
tidak. Saya baik-baik saja sekarang. Jadi rasanya, saya bimbang,” tambah
St-Pierre.

Khabib sendiri pernah mengatakan sangat tertarik untuk
bertarung melawan St-Pierre pada laga ke-30nya. Setelah duel ke-30 itu, Khabib
berencana pensiun dari UFC.

Pada 24 Oktober mendatang, Khabib akan melawan Justin
Gaethje dalam pertarungan untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan
pada UFC 254. Rekor menang-kalah Khabib saat ini masih sempurna, 28-0.

KALTENGPOS.COGeorges St-Pierre adalah salah seorang legenda terbesar dalam
sejarah UFC. Petarung asal Kanada tersebut merupakan mantan juara dunia kelas
welter dan menengah.

Dahsyatnya, St-Pierre berhasil mempertahankan gelarnya
sebanyak sembilan kali. Sepanjang karirnya di mixed martial art (MMA),
St-Pierre sudah bertarung 28 kali. Hasilnya, dia menang 26 kali dan hanya 2
kali tumbang.

Pada 4 November 2017, St-Pierre menumbangkan Michael
Bisping melalui cekikan alias submission pada
ronde ketiga. Itu adalah debutnya pada kelas menengah. Kemenangan itu,
sekaligus mengantarkannya menjadi juara dunia di kelas tersebut.

Namun, setelah mengalahkan Bisping, dia mundur dari arena
UFC. Pensiunnya St-Pierre menjadi salah satu kehilangan terbesar bagi UFC.
Bagaimanapun juga, organisasi tersebut ditinggal salah seorang bintang
terbesarnya.

St-Pierre mengatakan rindu untuk kembali bertarung ke octagon. Dan hanya ada satu nama yang bisa menggeretnya
untuk comeback, yakni juara dunia kelas ringan asal Rusia
Khabib Nurmagomedov.

Baca Juga :  Terus Berinovasi, Program KONI Kota Banyak Diminati

Kepada ESPN, St-Pierre mengaku mengalami kebingungan.
“Andai kata saya kembali bertarung, saya tidak akan bertarung pada banyak
duel,” ucap St-Pierre.

“Jika saya kembali, saya hanya akan melakukan satu
pertarungan. Hanya ikan-ikan besar yang bisa menarik saya kembali ke arena. Dan
satu orang itu, adalah orang yang berada di puncak, namanya Khabib. Yang
menarik bagi saya adalah dia merupakan petarung yang tampaknya tidak
terkalahkan. Auranya menunjukkan dia tak terkalahkan. Namun jujur saja, itu
adalah hal yang menakutkan untuk dilakukan,” papar petarung berusia 39 tahun
itu.

Walaupun sudah tiga tahun absen, namun St-Pierre masih
terus berlatih untuk mempertajam kemampuannya. Dan terus menjaga kondisi
tubuhnya untuk selalu untuk berada dalam level top.

Baca Juga :  Inter Milan Pesta Gol

“Kalau kalian bertanya, ‘Maukah saya bertarung melawan
Khabib?’ di tengah latihan keras atau sesaat setelah latihan saya berpikir, ‘Yeah, ayo kita lakukan! Saya sangat bersemangat!’
Namun, setelah mandi air panas, lalu makan, keluar, dan kembali ke rumah, lalu
berpikir soal drama dan lain sebagainya, saya lalu mengatakan ‘Hell no. Saya tidak akan kembali ke rimba itu. Oh
tidak. Saya baik-baik saja sekarang. Jadi rasanya, saya bimbang,” tambah
St-Pierre.

Khabib sendiri pernah mengatakan sangat tertarik untuk
bertarung melawan St-Pierre pada laga ke-30nya. Setelah duel ke-30 itu, Khabib
berencana pensiun dari UFC.

Pada 24 Oktober mendatang, Khabib akan melawan Justin
Gaethje dalam pertarungan untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan
pada UFC 254. Rekor menang-kalah Khabib saat ini masih sempurna, 28-0.

Most Read

Gangguan Kesenangan

Surat Kuasa

Merdeka Kepundungan

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/