Polri adalah salah satu institusi yang tidak pernah kehabisan atlet berprestasi. Baru-baru ini, salah seorang perwira polisi wanita (polwan) bernama lengkap Iptu Esterlina Titiheru meraih 3 medali pada ajang internasional NPC Regional TNT Global Classic Malaysia 2026.
Polwan yang juga Pejabat Sementara (Ps) Kapolsek Baguala di bawah jajaran Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease tersebut meraih beberapa medali dalam ajang tersebut. Sebagai binarawati, Esterlina memang sudah dikenal secara luas oleh publik.
Kali ini, dia tampil dalam ajang yang diselenggarakan National Physique Committee (NPC) tersebut. Lewat kompetisi itu, Esterlina membawa nama Indonesia dan sukses meraih Juara 1 (Medali Emas) kategori Women’s Physique, Juara 2 (Medali Perak) kategori Women’s Figure, dan Juara 2 (Medali Perak) kategori Women’s Wellness.
Prestasi tersebut menjadi capaian membanggakan, bukan hanya bagi Polda Maluku, melainkan juga bagi institusi Polri dan Indonesia di kancah olahraga internasional. Atas prestasi itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras personel polwan yang mampu menunjukkan prestasi di luar tugas kepolisian.
”Prestasi yang diraih Iptu Esterlina merupakan kebanggaan bagi Polda Maluku dan Polri. Ini membuktikan bahwa personel Polwan tidak hanya profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mampu berprestasi dan bersaing di level internasional,” kata Rositah dikutip pada Kamis (14/5).
Menurut Rositah, keberhasilan tersebut juga mencerminkan disiplin, semangat juang, serta komitmen personel Polri dalam menjaga kualitas diri dan kebugaran fisik. Dia menyampaikan bahwa keikutsertaan Esterlina dalam kejuaraan internasional itu sudah dipersiapkan secara serius selama kurang lebih 4 bulan.
”Bahkan yang bersangkutan mengikuti kompetisi dengan pembiayaan mandiri demi membawa nama Indonesia dan institusi Polri di ajang internasional,” ujarnya.
Terpisah, Esterlina mengaku memang sudah menjalani persiapan intensif selama 4 bulan sebelum mengikuti kejuaraan tersebut. Persiapan dilakukan melalui latihan fisik yang disiplin, pengaturan pola makan, hingga menjaga konsistensi di tengah pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri.
”Persiapan yang saya lakukan cukup panjang dan tidak mudah karena harus membagi waktu antara tugas kedinasan dengan latihan. Selama sekitar empat bulan saya fokus menjaga pola latihan, pola makan, dan kondisi fisik agar bisa tampil maksimal di kejuaraan ini,” ujarnya.
Atas pencapaiannya, dia sangat bersyukur dan merasa bangga karena bisa tampil membawa nama Indonesia dan Polda Maluku di ajang internasional meski seluruh pembiayaan keberangkatan dan persiapan dilakukan secara mandiri.
”Saya bersyukur bisa memberikan hasil terbaik dan membawa nama Indonesia di podium internasional. Ini menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus berkembang dan membuktikan bahwa Polwan juga mampu berprestasi di bidang olahraga internasional,” imbuhnya.(jpc)


