PROKALTENG.CO-Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani berhasil melangkah ke semifinal Swiss Open 2026 setelah menundukkan wakil Thailand Pitchamon Opatniputh dalam dua gim langsung pada babak perempat final, Sabtu dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung di St. Jakobshalle, Putri KW menang dengan skor 21–18, 21–19 pada turnamen kategori BWF World Tour Super 300 tersebut.
Kemenangan ini memastikan langkah Putri semakin dekat menuju gelar di turnamen bulu tangkis bergengsi yang digelar di Basel, Switzerland.
Sempat Tertinggal di Gim Kedua
Putri mengaku tidak menyangka bisa menutup pertandingan dalam dua gim. Pasalnya, pada gim kedua ia sempat tertinggal cukup jauh dari lawannya.
“Secara keseluruhan saya tidak menyangka bisa mengambil gim kedua karena sejak awal sudah tertinggal cukup jauh,” ujar Putri dalam keterangan resmi **Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia> (PP PBSI), Sabtu.
Menurut Putri, Opatniputh tampil sangat solid dengan memanfaatkan keunggulan postur tubuh dan jangkauan pukulan yang panjang.
Selain itu, lawannya juga mampu memperlambat tempo permainan sehingga memaksanya untuk lebih sabar dalam mengembangkan strategi.
“Dia bermain sangat baik. Dengan postur tinggi dan jangkauan panjang, saat saya menyerang atau mengembalikan bola, dia cukup tenang untuk menetralkan. Pertahanannya pada gim kedua juga sudah lebih siap dan dia juga memperlambat pola permainan,” kata Putri.
Kunci Kemenangan: Tetap Tenang
Pebulu tangkis berusia 22 tahun itu mengungkapkan kunci kemenangannya adalah tetap tenang saat tertinggal poin.
Ia berusaha tidak terburu-buru dalam menyerang serta mencoba variasi pukulan panjang untuk memecah pertahanan lawan.
“Saya cukup senang bisa keluar dari tekanan di lapangan. Cukup berat mengejar ketertinggalan poin, tetapi saya mencoba sabar, tidak buru-buru menyerang, dan melakukan variasi pukulan panjang,” ujarnya.
Tantangan Berat di Semifinal
Di babak semifinal Swiss Open 2026, Putri akan menghadapi mantan juara dunia asal Jepang Nozomi Okuhara.
Putri memperkirakan pertandingan melawan Okuhara akan berlangsung lebih ketat dan menguras stamina.
“Besok melawan Okuhara, saya harus siap capek lagi seperti hari ini dan kemarin. Bolanya pasti lebih sulit dan tidak mudah mati. Dia juga punya spekulasi permainan yang cukup baik,” kata Putri.
Nikmati Atmosfer Swiss
Di luar persaingan di lapangan, Putri juga mengaku menikmati suasana selama berada di Switzerland. Ia menilai negara tersebut memiliki lingkungan yang nyaman dengan udara yang bersih.
“Swiss adalah negara yang sangat bagus dan udaranya bersih. Menyenangkan bisa berada di sini,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, harapan Indonesia untuk meraih gelar di Swiss Open 2026 tetap terbuka melalui penampilan konsisten Putri Kusuma Wardani di sektor tunggal putri. (jpc)


