Jay Idzes Punya Pelatih Baru! Alberto Aquilani Ambil Alih Kursi Pelatih Sassuolo dari Fabio Grosso

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Mantan gelandang Timnas Italia itu dipercaya menggantikan Fabio Grosso yang sebelumnya sukses membawa Neroverdi kembali bersaing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia.

Penunjukan Alberto Aquilani menjadi salah satu langkah menarik yang dilakukan manajemen Sassuolo jelang musim baru. Pelatih berusia 41 tahun tersebut datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda potensial Italia yang tengah meniti karier kepelatihan setelah pensiun sebagai pemain profesional.

Kehadiran Aquilani juga menarik perhatian publik Indonesia. Pasalnya, bek Timnas Indonesia Jay Idzes diperkirakan akan menjadi salah satu pemain di bawah arahannya musim depan.

Kolaborasi antara pelatih muda Italia dan pemain-pemain baru Sassuolo diyakini akan menjadi salah satu sorotan di Serie A. Sebelum menerima tawaran dari Sassuolo, Aquilani diketahui menangani Catanzaro di Serie B.

Meski terbilang muda dalam dunia kepelatihan, dia memiliki pengalaman yang cukup menjanjikan. Karirnya sebagai pelatih dimulai bersama tim muda Fiorentina Primavera dan berhasil meraih sejumlah prestasi, termasuk tiga gelar Coppa Italia Primavera secara beruntun.

Baca Juga :  Si Kutu Comeback di Camp Nou

Nama Aquilani sendiri sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola Eropa. Saat masih aktif bermain, dia dikenal sebagai gelandang kreatif dengan kemampuan distribusi bola yang baik.

Produk akademi AS Roma itu sempat menjadi salah satu talenta terbaik Italia pada masanya.

Electronic money exchangers listing

Karir profesionalnya membawanya memperkuat sejumlah klub besar Eropa.

Selain Roma, Aquilani pernah membela Liverpool di Liga Inggris, Juventus dan AC Milan di Serie A, Fiorentina, Sporting CP, hingga Las Palmas di Spanyol. Di level internasional, dia mencatatkan 38 penampilan bersama Timnas Italia dan mencetak lima gol.

Sebagai pemain, Aquilani pernah meraih dua gelar Coppa Italia bersama Roma serta menjadi bagian skuad Italia yang finis di posisi ketiga Piala Konfederasi FIFA 2013. Dia juga pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Eropa U-19 2003.

Baca Juga :  Kompetisi Dihentikan, Makan Konate Putuskan Pulang Kampung

Meski perjalanan kepelatihannya belum sepanjang para pelatih senior Italia lainnya, Sassuolo tampaknya melihat potensi besar dalam diri Aquilani. Filosofi permainan menyerang dan keberaniannya memberi kesempatan kepada pemain muda menjadi salah satu alasan yang membuatnya dipercaya memimpin tim.

Tantangan besar kini menanti Aquilani. Sassuolo memiliki target untuk kembali menjadi tim yang mampu bersaing di papan tengah hingga papan atas Serie A setelah beberapa musim terakhir mengalami pasang surut performa.

Bagi Jay Idzes dan para pemain Sassuolo lainnya, kedatangan Aquilani membuka lembaran baru. Para pendukung tentu berharap sentuhan pelatih asal Roma tersebut mampu membawa Neroverdi tampil lebih kompetitif sekaligus mengembangkan potensi para pemain muda yang ada di dalam skuad.

Musim 2026/2027 pun akan menjadi panggung penting bagi Alberto Aquilani untuk membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sukses sebagai mantan pemain top Italia, tetapi juga mampu menorehkan prestasi sebagai pelatih di level tertinggi sepak bola Negeri Pizza.(jpc)

Sassuolo resmi menunjuk Alberto Aquilani sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi musim 2026/2027. Mantan gelandang Timnas Italia itu dipercaya menggantikan Fabio Grosso yang sebelumnya sukses membawa Neroverdi kembali bersaing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Italia.

Penunjukan Alberto Aquilani menjadi salah satu langkah menarik yang dilakukan manajemen Sassuolo jelang musim baru. Pelatih berusia 41 tahun tersebut datang dengan reputasi sebagai salah satu pelatih muda potensial Italia yang tengah meniti karier kepelatihan setelah pensiun sebagai pemain profesional.

Kehadiran Aquilani juga menarik perhatian publik Indonesia. Pasalnya, bek Timnas Indonesia Jay Idzes diperkirakan akan menjadi salah satu pemain di bawah arahannya musim depan.

Electronic money exchangers listing

Kolaborasi antara pelatih muda Italia dan pemain-pemain baru Sassuolo diyakini akan menjadi salah satu sorotan di Serie A. Sebelum menerima tawaran dari Sassuolo, Aquilani diketahui menangani Catanzaro di Serie B.

Meski terbilang muda dalam dunia kepelatihan, dia memiliki pengalaman yang cukup menjanjikan. Karirnya sebagai pelatih dimulai bersama tim muda Fiorentina Primavera dan berhasil meraih sejumlah prestasi, termasuk tiga gelar Coppa Italia Primavera secara beruntun.

Baca Juga :  Si Kutu Comeback di Camp Nou

Nama Aquilani sendiri sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola Eropa. Saat masih aktif bermain, dia dikenal sebagai gelandang kreatif dengan kemampuan distribusi bola yang baik.

Produk akademi AS Roma itu sempat menjadi salah satu talenta terbaik Italia pada masanya.

Karir profesionalnya membawanya memperkuat sejumlah klub besar Eropa.

Selain Roma, Aquilani pernah membela Liverpool di Liga Inggris, Juventus dan AC Milan di Serie A, Fiorentina, Sporting CP, hingga Las Palmas di Spanyol. Di level internasional, dia mencatatkan 38 penampilan bersama Timnas Italia dan mencetak lima gol.

Sebagai pemain, Aquilani pernah meraih dua gelar Coppa Italia bersama Roma serta menjadi bagian skuad Italia yang finis di posisi ketiga Piala Konfederasi FIFA 2013. Dia juga pernah dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Piala Eropa U-19 2003.

Baca Juga :  Kompetisi Dihentikan, Makan Konate Putuskan Pulang Kampung

Meski perjalanan kepelatihannya belum sepanjang para pelatih senior Italia lainnya, Sassuolo tampaknya melihat potensi besar dalam diri Aquilani. Filosofi permainan menyerang dan keberaniannya memberi kesempatan kepada pemain muda menjadi salah satu alasan yang membuatnya dipercaya memimpin tim.

Tantangan besar kini menanti Aquilani. Sassuolo memiliki target untuk kembali menjadi tim yang mampu bersaing di papan tengah hingga papan atas Serie A setelah beberapa musim terakhir mengalami pasang surut performa.

Bagi Jay Idzes dan para pemain Sassuolo lainnya, kedatangan Aquilani membuka lembaran baru. Para pendukung tentu berharap sentuhan pelatih asal Roma tersebut mampu membawa Neroverdi tampil lebih kompetitif sekaligus mengembangkan potensi para pemain muda yang ada di dalam skuad.

Musim 2026/2027 pun akan menjadi panggung penting bagi Alberto Aquilani untuk membuktikan bahwa dirinya tidak hanya sukses sebagai mantan pemain top Italia, tetapi juga mampu menorehkan prestasi sebagai pelatih di level tertinggi sepak bola Negeri Pizza.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru