Ada satu nama pemain lokal yang menjadi sorotan tajam dalam laga Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Karno. Dia adalah penyerang Macan Kemayoran, Eksel Runtukahu, yang menjadi bintang kemenangan.
Berkat dua golnya ke gawang Persebaya, Eksel Runtukahu melengkapi kemenangan 3-0 Persija Jakarta. Satu gol lainnya dicetak Allano pada babak pertama melalui titik penalti.
Kesuksesan Eksel mencetak brace tentu membuat decak kagum karena di tengah gempuran penyerang asing, Eksel masih mampu bersaing dengan mencetak dua gol dalam big match. Ia pun mengaku senang adanya persaingan sehat di dalam skuad Macan Kemayoran, bahkan ia menganggap sebagai sebuah persaudaraan.
“Para pemain-yang datang ke Persija, saya anggap sebagai saudara. Buat motivasi saya, kami saling bicara buat tim ini siapa yang lebih bagus, pasti dia akan main. Sebagai striker lokal, saya sangat bangga dan senang bisa ada senior-senior seperti Gustavo, dan saya belajar dari dia,” ungkap Eksel seperti dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga tak lupa mengucap syukur atas kemenangan Persija atas Persebaya, karena berdampak positif bagi timnya, antara lain tetap menjaga asa juara di tengah persaingan dengan Borneo FC dan Persib Bandung.
“Puji Tuhan, syukur kami bisa tiga poin. Terima kasih banyak buat Coach (Mauricio Souza), teman-teman semua yang berjuang malam hari ini, dan suporter. Terima kasih banyak dan kami akan berjuang mulai buat ke depannya,” tutur Eksel lagi.
Mengutip dari Transfermarkt, tambahan dua gol tersebut membuat total gol Eksel menjadi enam gol dari 18 pertandingan yang ia mainkan. Selain itu, ia juga telah menyumbang tiga assist pada musim ini.
Keberhasilan Eksel mencetak brace juga mendapat apresiasi dari pelatihnya, Mauricio Souza yang menganggap penampilannya di big match tersebut merupakan salah satu yang terbaik.
“Dia memainkan pertandingan yang hebat yang menurut pendapat saya adalah yang terbaik di lapangan,” ucap Mauricio.
Pelatih asal Brasil itu juga menyatakan bahwa kemenangan timnya bisa terjadi karena bisa bertahan dan menyerang sama baiknya. Jika keduanya bisa diterapkan, maka potensi meraih tiga poin akan lebih besar
“Saya selalu mengatakan bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang. Yaitu tim yang menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik. Hari ini melakukan keduanya, bahkan para penyerang turut membantu pertahanan,” tuturnya.(jpc)


