Gelandang Persija Jakarta, Hanif Sjahbandi akhirnya naik meja operasi. Ia melakukan proses medis sebagai upaya penanganan cedera yang dialami pada bagian tulang rawan lutut.
Tindakan operasi Hanif Sjahbandi dilakukan pada Selasa (11/2). Kabar ini diketahui setelah muncul unggahan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dalam Instagram resminya. Hanif adalah Presiden APPI yang baru.
“Semangat pemulihan pak pres @hanifsjahbandi dan lekas kembali ke lapangan,” tulis APPI dalam akun resminya.
Persija Jakarta melalui unggahan Instagram resminya juga turut mengabarkan proses penangan cedera Hanif Sjahbandi. Macan Kemayoran mengirimkan doa agar sang gelandang bisa lekas pulih.
“Kembali lebih kuat, @hanifsjahbandi,” tulis Persija.
Hanif juga sudah angkat bicara soal operasi yang dijalani. Dia mengaku siap untuk menjalani proses penanganan dan pemulihan cedera yang dipastikan memakan waktu panjang.
“Langkah ke-2 dimulai. Mari kita tempuh jalan yang lebih panjang,” kata Hanif.
Cedera yang dialami Hanif Sjahbandi sudah terungkap pada pertengahan bulan lalu. Dia kala itu mengumumkan harus menepi panjang lagi karena mengalami cedera yang mengharuskan dirinya absen untuk kesekian kalinya.
Ini memang bukan kali pertama bagi Hanif Sjahbandi absen memperkuat Persija Jakarta karena cedera. Terutama pada musim ini, di mana dia pernah merasakan kondisi seperti ini saat menjelang akhir tahun lalu.
Tepatnya November 2025, di mana Hanif Sjahbandi harus menepi selama lebih dari sebulan. Eks pemain Arema FC itu pun melewatkan tiga pertandingan sekaligus, yakni melawan Persik Kediri, PSIM Jogja, dan Semen Padang FC.
Hanif baru bisa tampil lagi pada laga tunda pekan kedelapan kontra Bhayangkara Presisi Lampung pada 29 Desember 2025. Dia kemudian tampil lagi sebagai starter dalam dua laga berikutnya pada awal tahun ini.
Kini dengan cedera barunya, belum diketahui kapan Hanif Sjahbandi akan kembali. Tapi tim medis Persija Jakarta
Melalui keterangan resminya, Persija telah mengungkapkan bahwa sang gelandang harus menjalani proses pemulihan selama sekitar enam bulan.
“Setelah menjalani operasi, Hanif akan memasuki fase rehabilitasi yang cukup panjang. Estimasi waktu pemulihannya bisa mencapai sekitar enam bulan,” kata dokter Persija, dr. Muhammad Andeansah, Sp.KO, pada 21 Januari 2026.(jpc)


