Adu Penalti! Bhayangkara Presisi Susul Bhineka Penyang, BFIA, dan NWS FC ke 8 Besar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Babak 16 besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026 di Lapangan Sylva Minisoccer, Palangka Raya, Senin (9/3/2026) malam, menghadirkan pertandingan sengit. Empat tim memastikan tiket ke babak delapan besar, yakni Bhineka Penyang, BFIA, NWS FC, dan Bhayangkara Presisi.

Laga terakhir bahkan berlangsung dramatis. Bhayangkara Presisi harus melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 melawan AWN27 Pulpis, sebelum akhirnya menang 4-3 dan mengamankan tempat di babak delapan besar turnamen mini soccer bergengsi tersebut.

Pada pertandingan pembuka pukul 20.00 WIB, Bhineka Penyang tampil dominan saat menghadapi Maljum United FC. Tim tersebut menang meyakinkan dengan skor 4-1 sekaligus memastikan langkah ke fase berikutnya.

Pertandingan pukul 21.00 WIB mempertemukan BFIA dengan Nightmare FC. BFIA berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dan menjadi tim kedua yang melaju ke delapan besar.

Baca Juga :  Babak 16 Besar Gubernur Ramadhan Cup Dimulai, Panitia Minta Tim Tahan Emosi

Sementara itu pada laga pukul 22.00 WIB, NWS FC menunjukkan performa solid saat menghadapi GBP Reborn. NWS FC menang telak 3-0 dan memastikan tiket ke babak delapan besar.

Pertandingan paling menegangkan terjadi pada laga terakhir pukul 23.00 WIB antara AWN27 Pulpis dan Bhayangkara Presisi. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti tersebut, Bhayangkara Presisi akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.

Electronic money exchangers listing

Pelatih Bhayangkara Presisi, Arif Surono, mengatakan sejak awal pertandingan berjalan sengit karena kedua tim sama-sama bermain menyerang.

“Pertandingannya cukup sengit. Kedua tim saling jual beli serangan sejak awal,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Dihukum Berat! Thom Haye dan Shayne Pattynama Kena Sanksi FIFA

Menurutnya, gol yang tercipta dalam pertandingan itu berawal dari kelengahan di lini pertahanan yang berhasil dimanfaatkan lawan.

“Ada kelengahan di lini belakang yang langsung dimanfaatkan lawan hingga terjadi gol,” katanya.

Arif menilai adu penalti menjadi momen krusial yang menentukan kemenangan timnya. Fokus dan mental pemain saat mengeksekusi tendangan menjadi kunci keberhasilan Bhayangkara Presisi.

“Di adu penalti terlihat fokus dan mental pemain saat mengeksekusi tendangan. Alhamdulillah kami menang 4-3 dan berhasil melaju ke babak delapan besar,” pungkasnya.

Dengan hasil tersebut, Bhineka Penyang, BFIA, NWS FC, dan Bhayangkara Presisi menjadi empat tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak delapan besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026 di Palangka Raya. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Babak 16 besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026 di Lapangan Sylva Minisoccer, Palangka Raya, Senin (9/3/2026) malam, menghadirkan pertandingan sengit. Empat tim memastikan tiket ke babak delapan besar, yakni Bhineka Penyang, BFIA, NWS FC, dan Bhayangkara Presisi.

Laga terakhir bahkan berlangsung dramatis. Bhayangkara Presisi harus melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 melawan AWN27 Pulpis, sebelum akhirnya menang 4-3 dan mengamankan tempat di babak delapan besar turnamen mini soccer bergengsi tersebut.

Pada pertandingan pembuka pukul 20.00 WIB, Bhineka Penyang tampil dominan saat menghadapi Maljum United FC. Tim tersebut menang meyakinkan dengan skor 4-1 sekaligus memastikan langkah ke fase berikutnya.

Electronic money exchangers listing

Pertandingan pukul 21.00 WIB mempertemukan BFIA dengan Nightmare FC. BFIA berhasil mengamankan kemenangan 2-0 dan menjadi tim kedua yang melaju ke delapan besar.

Baca Juga :  Babak 16 Besar Gubernur Ramadhan Cup Dimulai, Panitia Minta Tim Tahan Emosi

Sementara itu pada laga pukul 22.00 WIB, NWS FC menunjukkan performa solid saat menghadapi GBP Reborn. NWS FC menang telak 3-0 dan memastikan tiket ke babak delapan besar.

Pertandingan paling menegangkan terjadi pada laga terakhir pukul 23.00 WIB antara AWN27 Pulpis dan Bhayangkara Presisi. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan dilanjutkan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti tersebut, Bhayangkara Presisi akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3.

Pelatih Bhayangkara Presisi, Arif Surono, mengatakan sejak awal pertandingan berjalan sengit karena kedua tim sama-sama bermain menyerang.

“Pertandingannya cukup sengit. Kedua tim saling jual beli serangan sejak awal,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).

Baca Juga :  Dihukum Berat! Thom Haye dan Shayne Pattynama Kena Sanksi FIFA

Menurutnya, gol yang tercipta dalam pertandingan itu berawal dari kelengahan di lini pertahanan yang berhasil dimanfaatkan lawan.

“Ada kelengahan di lini belakang yang langsung dimanfaatkan lawan hingga terjadi gol,” katanya.

Arif menilai adu penalti menjadi momen krusial yang menentukan kemenangan timnya. Fokus dan mental pemain saat mengeksekusi tendangan menjadi kunci keberhasilan Bhayangkara Presisi.

“Di adu penalti terlihat fokus dan mental pemain saat mengeksekusi tendangan. Alhamdulillah kami menang 4-3 dan berhasil melaju ke babak delapan besar,” pungkasnya.

Dengan hasil tersebut, Bhineka Penyang, BFIA, NWS FC, dan Bhayangkara Presisi menjadi empat tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak delapan besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026 di Palangka Raya. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru