PROKALTENG.CO-Gelombang perubahan kembali menerjang Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris, John Herdman, kini bersiap mengambil tongkat estafet kepemimpinan untuk menakhodai Skuad Garuda. Publik sepak bola Tanah Air tengah menantikan momen perkenalan pelatih baru Merah Putih yang dijadwalkan hari Senin 12 Januari 2026.
Tugas berat sudah menanti Herdman di depan mata. Ajang perdananya bukan sekadar laga persahabatan biasa, melainkan turnamen FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada 23-31 Maret 2026. Turnamen ini menjadi panggung pembuktian awal bagi Herdman untuk menunjukkan filosofi permainan yang akan ia usung demi membawa Indonesia terbang lebih tinggi di kancah internasional.
Salah satu teka-teki yang paling menarik perhatian adalah siapa saja pemain yang masuk dalam daftar panggil sang arsitek baru. Berdasarkan tren dan pola kepelatihan sebelumnya, John Herdman diprediksi akan memanggil sekitar 27 hingga 28 pemain untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam FIFA Series mendatang.
Prediksi ini bukan tanpa alasan. Jika kita menilik ke belakang, dua pendahulu Herdman, yakni Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, juga menggunakan strategi serupa saat mengawali debut mereka. Pada laga pertama membesut Garuda, baik Shin maupun Kluivert memilih untuk membawa skuat gemuk guna memantau kualitas individu pemain secara langsung di lapangan hijau.
Namun, catatan sejarah memberikan peringatan bagi Herdman. Laga debut pelatih asing di Indonesia kerap kali berakhir pahit. Shin Tae-yong, misalnya, harus menelan kekalahan 1-3 dari Oman pada 29 Mei 2021 dalam laga perdana internasionalnya.
Sementara itu, nasib yang lebih tragis menimpa Patrick Kluivert. Meski sempat memanggil hingga 30 pemain setelah Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James resmi berpindah federasi, Kluivert harus menyaksikan anak asuhnya hancur lebur 1-5 di tangan Australia pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Herdman tentu memiliki ambisi besar untuk memutus tren negatif laga debut tersebut dan memberikan kesan pertama yang manis bagi pendukung fanatik di Jakarta.
Menanti Calon Lawan di FIFA Series 2026
Hingga saat ini, teka-teki mengenai siapa lawan yang akan dihadapi Indonesia di FIFA Series 2026 masih belum sepenuhnya terjawab. Format turnamen ini rencananya akan melibatkan empat negara, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Setiap tim nantinya akan bertanding sebanyak dua kali melawan peserta yang berbeda.
Berdasarkan informasi terbaru, baru St Kitts and Nevis yang telah memberikan konfirmasi resmi untuk terbang ke Indonesia pada Maret mendatang. Negara dari zona CONCACAF ini diprediksi akan memberikan corak permainan fisik yang kuat bagi Indonesia. Namun, PSSI menegaskan bahwa pertemuan antara Indonesia dan St Kitts and Nevis belum pasti terjadi karena skema pembagian lawan masih bersifat dinamis.
Kabar yang beredar di lingkup internal federasi menyebutkan bahwa dua calon lawan lainnya kemungkinan besar berasal dari Eropa dan Oseania. Kehadiran tim dari Eropa tentu menjadi hal yang paling ditunggu oleh John Herdman. Melawan tim dari Benua Biru akan menjadi ujian yang sangat ideal untuk menguji kedalaman skuat serta mentalitas para pemain keturunan yang merumput di liga-liga top Eropa.
Tantangan Adaptasi Strategi Herdman
John Herdman memiliki reputasi sebagai pelatih yang mampu mengorganisasi tim dengan sangat disiplin, seperti yang ia tunjukkan saat membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022. Di Indonesia, ia harus segera beradaptasi dengan karakter pemain lokal yang memiliki kecepatan namun terkadang lemah dalam aspek konsentrasi bertahan.
Dukungan dari pemain-pemain kunci seperti Jay Idzes, Thom Haye, dan penjaga gawang Emil Audero akan menjadi pilar utama dalam formasi perdana Herdman. Dengan skuat yang diprediksi mencapai 28 pemain, Herdman memiliki keleluasaan untuk mencoba berbagai eksperimen taktik, mulai dari skema tiga bek sejajar hingga pola ofensif 4-3-3.
Waktu persiapan yang tersedia hingga Maret 2026 harus dimanfaatkan secara maksimal. Publik berharap, di bawah asuhan Herdman, Timnas Indonesia tidak hanya sekadar tampil berani, tetapi juga mampu meraih kemenangan krusial demi mendongkrak posisi di peringkat FIFA.
Kini, seluruh mata tertuju pada peresmian John Herdman di Jakarta. Akankah pelatih Inggris ini mampu menjawab ekspektasi tinggi masyarakat Indonesia dan memberikan trofi atau prestasi yang sudah lama didambakan? Kita tunggu aksinya di FIFA Series 2026. (fin/jpg)


