27.2 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Soal Lanjutan Liga 1 dan Liga 2, APPI Beri Masukan Begini ke PSSI

JAKARTA,
KALTENGPOS.CO

– Presiden Asosiasi Pesepak bola Professional Indonesia (APPI) Firman Utina
memberikan masukan ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah lanjutan
kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 ditunda.

Firman menjelaskan, kompetisi memang idealnya
segera dimulai mengingat waktu yang tersedia dari dimulainya lanjutan liga
sampai musim berakhir hanya sekitar lima bulan. Jika tidak, maka
penyelenggaraan kompetisi bisa molor kembali dan berakhir setelah Maret 2021.
“Ya, kompetisi ini kalau menurut saya, ini seperti sedang dikejar oleh waktu,
tinggal dua bulan ini memasuki masa 2021, mepet sekali. Selesainya bisa di
2021, bukan di awal, bisa mendekati start untuk musim kompetisi 2021,”
katanya.

Baca Juga :  Teruskan Tradisi Lifter Perempuan

Karena itu, dia pun menilai, jalan yang
terbaik ialah menyelesaikan dan menghentikan musim kompetisi 2020, untuk
kemudian menyiapkan musim 2021 dengan lebih baik.

“Ini mungkin ya. Bisa saja, dengan
penundaan ini, bisa jadi musim kompetisi di 2020 ini ditutup, terus menata
kembali untuk musim 2021,” tandasnya. Memang, kalau melihat kalender dari
PSSI serta jadwal kompetisi PT LIB, saat Liga 1 2020 lanjut pada 1 Oktober,
maka di 28 Februari, kompetisi musim 2020 sudah bisa selesai. Tetapi, melihat
penundaan sampai 1 November, maka mau tidak mau kompetisi bisa berakhir di
pekan keempat Maret.

Tentu saja, ini akan menjadi berdekatan
dengan kalender musim 2021 yang dijadwalkan kompetisinya bergulir pada Juni
mendatang.

Baca Juga :  Ambyar Kalau Kalah Lagi

Belum lagi, jadwal
Liga 1 2020 yang akan dilanjurkan, bisa berbenturan juga dengan bulan Ramadan.
Jadi, saran yang diberikan oleh APPI ini layak dipertimbangkan oleh PSSI
ataupun PT LIB. 

JAKARTA,
KALTENGPOS.CO

– Presiden Asosiasi Pesepak bola Professional Indonesia (APPI) Firman Utina
memberikan masukan ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) setelah lanjutan
kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 ditunda.

Firman menjelaskan, kompetisi memang idealnya
segera dimulai mengingat waktu yang tersedia dari dimulainya lanjutan liga
sampai musim berakhir hanya sekitar lima bulan. Jika tidak, maka
penyelenggaraan kompetisi bisa molor kembali dan berakhir setelah Maret 2021.
“Ya, kompetisi ini kalau menurut saya, ini seperti sedang dikejar oleh waktu,
tinggal dua bulan ini memasuki masa 2021, mepet sekali. Selesainya bisa di
2021, bukan di awal, bisa mendekati start untuk musim kompetisi 2021,”
katanya.

Baca Juga :  Teruskan Tradisi Lifter Perempuan

Karena itu, dia pun menilai, jalan yang
terbaik ialah menyelesaikan dan menghentikan musim kompetisi 2020, untuk
kemudian menyiapkan musim 2021 dengan lebih baik.

“Ini mungkin ya. Bisa saja, dengan
penundaan ini, bisa jadi musim kompetisi di 2020 ini ditutup, terus menata
kembali untuk musim 2021,” tandasnya. Memang, kalau melihat kalender dari
PSSI serta jadwal kompetisi PT LIB, saat Liga 1 2020 lanjut pada 1 Oktober,
maka di 28 Februari, kompetisi musim 2020 sudah bisa selesai. Tetapi, melihat
penundaan sampai 1 November, maka mau tidak mau kompetisi bisa berakhir di
pekan keempat Maret.

Tentu saja, ini akan menjadi berdekatan
dengan kalender musim 2021 yang dijadwalkan kompetisinya bergulir pada Juni
mendatang.

Baca Juga :  Ambyar Kalau Kalah Lagi

Belum lagi, jadwal
Liga 1 2020 yang akan dilanjurkan, bisa berbenturan juga dengan bulan Ramadan.
Jadi, saran yang diberikan oleh APPI ini layak dipertimbangkan oleh PSSI
ataupun PT LIB. 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru