Tak Masuk Skema Bernardo Tavares, Gali Freitas Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya resmi berpisah dengan winger asal Timor-Leste, Gali Freitas, pada Senin (6/7/2026). Keputusan ini mengakhiri kebersamaan selama satu musim setelah pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan 32 penampilan, enam gol, dan tujuh assist di Super League 2025/2026, sehingga dipastikan tidak menjadi bagian skuad Bernardo Tavares untuk menghadapi musim baru.

Mengapa Gali Freitas Resmi Meninggalkan Persebaya Surabaya?

Persebaya Surabaya mengumumkan perpisahan dengan Gali Freitas melalui akun Instagram resmi klub pada Senin (6/7/2026).

Pengumuman itu sekaligus memastikan sang pemain tak lagi menjadi bagian Green Force setelah menjalani musim 2025/2026.

Dalam unggahan tersebut, klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain asal Timor-Leste itu selama mengenakan seragam hijau kebanggaan Kota Pahlawan.

Persebaya Surabaya juga mendoakan kesuksesan Gali Freitas dalam perjalanan karier berikutnya.

“Persebaya mengucapkan terima kasih kepada Gali Freitas atas kebersamaan, dedikasi, dan perjuangan selama musim 2025/2026.”

Electronic money exchangers listing

“Semoga perjalanan berikutnya membawa kesuksesan dan kebahagiaan. Terima kasih, Gali!”

Keputusan itu membuat Gali Freitas dipastikan tidak masuk dalam rencana skuad yang dipersiapkan pelatih Bernardo Tavares menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Hingga pengumuman resmi disampaikan, Persebaya Surabaya belum menjelaskan alasan berakhirnya kerja sama dengan pemain tersebut.

Bagaimana Kontribusi Gali Freitas Selama Membela Persebaya Surabaya?

Meski hanya semusim membela Green Force, Gali Freitas mampu memberikan kontribusi cukup penting di sektor sayap.

Baca Juga :  Wah…Performa Merosot, PBSI Tak Berangkatkan Jonatan Christie ke Erop

Berdasarkan data Transfermarkt, ia tampil dalam 32 pertandingan Super League 2025/2026 dengan torehan enam gol dan tujuh assist.

Selain produktif dalam membantu serangan, pemain berkaki kiri tersebut juga mengoleksi lima kartu kuning sepanjang musim.

Total ia mencatat 1.803 menit bermain, menunjukkan kepercayaan yang cukup besar dari tim pelatih sepanjang kompetisi.

Statistik tersebut menjadikan Gali sebagai salah satu pemain sayap yang cukup konsisten dalam menciptakan peluang bagi Persebaya Surabaya.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menusuk dari sisi kiri menjadi salah satu kekuatan yang beberapa kali merepotkan pertahanan lawan.

Kontribusinya juga tidak hanya berasal dari posisi sayap kiri. Dalam beberapa pertandingan, Gali Freitas dipercaya bermain sebagai sayap kanan maupun gelandang serang sesuai kebutuhan taktik tim.

Siapa Sosok Gali Freitas?

Berdasarkan data Transfermarkt, nama lengkap Gali Freitas adalah Paulo Domingos Gali da Costa Freitas. Ia lahir di Dili, Timor-Leste, dan memiliki tinggi badan 1,65 meter.

Pemain berkewarganegaraan Timor-Leste tersebut berposisi utama sebagai penyerang sayap kiri. Namun, ia juga mampu bermain sebagai sayap kanan maupun gelandang serang sehingga memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan.

Gali Freitas resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2025.

Baca Juga :  Resmi Jadi Pemain Baru Persebaya, Bruno dan Jefferson Ajak Bonek Penuhi GBT saat Lawan Malut United

Selama membela Green Force, ia menjadi salah satu pemain asing yang cukup mendapat perhatian berkat gaya bermain eksplosif dan keberaniannya melakukan duel satu lawan satu.

Saat diumumkan berpisah dengan Persebaya Surabaya, nilai pasar Gali Freitas berdasarkan data Transfermarkt tercatat mencapai Rp 4,35 miliar.

Nilai tersebut menunjukkan pemain muda Timor-Leste itu masih memiliki prospek yang cukup menjanjikan untuk melanjutkan karier di klub lain.

Apa Dampaknya bagi Skuad Bernardo Tavares?

Kepergian Gali Freitas membuat Persebaya Surabaya kehilangan salah satu opsi penting di sektor sayap menjelang dimulainya musim baru.

Bernardo Tavares kini harus menyiapkan komposisi baru agar lini serang tetap kompetitif menghadapi persaingan musim 2026/2027.

Manajemen Persebaya Surabaya sendiri masih terus melakukan penyusunan skuad untuk memenuhi kebutuhan pelatih.

Dengan berakhirnya kerja sama bersama Gali Freitas, perhatian suporter kini tertuju pada siapa pemain yang akan didatangkan untuk mengisi kekosongan di posisi winger kiri.

Perpisahan ini sekaligus menjadi penutup perjalanan singkat Gali Freitas bersama Green Force.

Meski hanya berlangsung satu musim, kontribusinya melalui enam gol, tujuh assist, serta penampilan konsisten dalam 32 pertandingan akan menjadi bagian dari perjalanan Persebaya Surabaya pada kompetisi Super League 2025/2026.(jpc)

Persebaya Surabaya resmi berpisah dengan winger asal Timor-Leste, Gali Freitas, pada Senin (6/7/2026). Keputusan ini mengakhiri kebersamaan selama satu musim setelah pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan 32 penampilan, enam gol, dan tujuh assist di Super League 2025/2026, sehingga dipastikan tidak menjadi bagian skuad Bernardo Tavares untuk menghadapi musim baru.

Mengapa Gali Freitas Resmi Meninggalkan Persebaya Surabaya?

Persebaya Surabaya mengumumkan perpisahan dengan Gali Freitas melalui akun Instagram resmi klub pada Senin (6/7/2026).

Electronic money exchangers listing

Pengumuman itu sekaligus memastikan sang pemain tak lagi menjadi bagian Green Force setelah menjalani musim 2025/2026.

Dalam unggahan tersebut, klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemain asal Timor-Leste itu selama mengenakan seragam hijau kebanggaan Kota Pahlawan.

Persebaya Surabaya juga mendoakan kesuksesan Gali Freitas dalam perjalanan karier berikutnya.

“Persebaya mengucapkan terima kasih kepada Gali Freitas atas kebersamaan, dedikasi, dan perjuangan selama musim 2025/2026.”

“Semoga perjalanan berikutnya membawa kesuksesan dan kebahagiaan. Terima kasih, Gali!”

Keputusan itu membuat Gali Freitas dipastikan tidak masuk dalam rencana skuad yang dipersiapkan pelatih Bernardo Tavares menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Hingga pengumuman resmi disampaikan, Persebaya Surabaya belum menjelaskan alasan berakhirnya kerja sama dengan pemain tersebut.

Bagaimana Kontribusi Gali Freitas Selama Membela Persebaya Surabaya?

Meski hanya semusim membela Green Force, Gali Freitas mampu memberikan kontribusi cukup penting di sektor sayap.

Baca Juga :  Wah…Performa Merosot, PBSI Tak Berangkatkan Jonatan Christie ke Erop

Berdasarkan data Transfermarkt, ia tampil dalam 32 pertandingan Super League 2025/2026 dengan torehan enam gol dan tujuh assist.

Selain produktif dalam membantu serangan, pemain berkaki kiri tersebut juga mengoleksi lima kartu kuning sepanjang musim.

Total ia mencatat 1.803 menit bermain, menunjukkan kepercayaan yang cukup besar dari tim pelatih sepanjang kompetisi.

Statistik tersebut menjadikan Gali sebagai salah satu pemain sayap yang cukup konsisten dalam menciptakan peluang bagi Persebaya Surabaya.

Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menusuk dari sisi kiri menjadi salah satu kekuatan yang beberapa kali merepotkan pertahanan lawan.

Kontribusinya juga tidak hanya berasal dari posisi sayap kiri. Dalam beberapa pertandingan, Gali Freitas dipercaya bermain sebagai sayap kanan maupun gelandang serang sesuai kebutuhan taktik tim.

Siapa Sosok Gali Freitas?

Berdasarkan data Transfermarkt, nama lengkap Gali Freitas adalah Paulo Domingos Gali da Costa Freitas. Ia lahir di Dili, Timor-Leste, dan memiliki tinggi badan 1,65 meter.

Pemain berkewarganegaraan Timor-Leste tersebut berposisi utama sebagai penyerang sayap kiri. Namun, ia juga mampu bermain sebagai sayap kanan maupun gelandang serang sehingga memiliki fleksibilitas tinggi di lini depan.

Gali Freitas resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 1 Juli 2025.

Baca Juga :  Resmi Jadi Pemain Baru Persebaya, Bruno dan Jefferson Ajak Bonek Penuhi GBT saat Lawan Malut United

Selama membela Green Force, ia menjadi salah satu pemain asing yang cukup mendapat perhatian berkat gaya bermain eksplosif dan keberaniannya melakukan duel satu lawan satu.

Saat diumumkan berpisah dengan Persebaya Surabaya, nilai pasar Gali Freitas berdasarkan data Transfermarkt tercatat mencapai Rp 4,35 miliar.

Nilai tersebut menunjukkan pemain muda Timor-Leste itu masih memiliki prospek yang cukup menjanjikan untuk melanjutkan karier di klub lain.

Apa Dampaknya bagi Skuad Bernardo Tavares?

Kepergian Gali Freitas membuat Persebaya Surabaya kehilangan salah satu opsi penting di sektor sayap menjelang dimulainya musim baru.

Bernardo Tavares kini harus menyiapkan komposisi baru agar lini serang tetap kompetitif menghadapi persaingan musim 2026/2027.

Manajemen Persebaya Surabaya sendiri masih terus melakukan penyusunan skuad untuk memenuhi kebutuhan pelatih.

Dengan berakhirnya kerja sama bersama Gali Freitas, perhatian suporter kini tertuju pada siapa pemain yang akan didatangkan untuk mengisi kekosongan di posisi winger kiri.

Perpisahan ini sekaligus menjadi penutup perjalanan singkat Gali Freitas bersama Green Force.

Meski hanya berlangsung satu musim, kontribusinya melalui enam gol, tujuh assist, serta penampilan konsisten dalam 32 pertandingan akan menjadi bagian dari perjalanan Persebaya Surabaya pada kompetisi Super League 2025/2026.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru