PROKALTENG.CO – Ezra Walian punya cerita tersendiri saat Persik Kediri menahan imbang Persib Bandung 1-1 di Stadion Brawijaya, Senin (5/1). Bagi kapten Persik itu, duel melawan Persib bukan sekadar laga kompetisi, tetapi momen emosional menghadapi klub lamanya.
Hasil imbang tersebut diraih Persik Kediri lewat perjuangan keras sepanjang laga. Pertandingan berjalan dengan tensi tinggi, bahkan diwarnai kartu merah untuk Saddil Ramdani, menandakan duel kedua tim berlangsung panas sejak menit awal.
Ezra tak menampik laga kontra Persib selalu terasa spesial baginya. Pemain berusia 28 tahun itu juga sudah menantikan pertemuan berikutnya saat Persik bertandang ke markas Persib Bandung pada Maret mendatang.
“Pertandingan yang bagus malam ini. Kami bekerja keras untuk mendapatkan satu poin. Suasana sempat memanas, tetapi bermain melawan klub lama saya selalu terasa spesial. Sampai jumpa bulan Maret,” tulis Ezra Walian melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Dalam pertandingan tersebut, Ezra tak leluasa mengembangkan permainan. Lini belakang Persib tampil disiplin dengan menutup ruang geraknya, termasuk peran Kakang Rudianto yang konsisten mengawal pergerakan pemain bernomor punggung 10 itu.
Ezra juga gagal mengirimkan umpan-umpan lambung akurat yang biasanya menjadi peluang emas bagi Jose Enrique. Meski demikian, dia tetap berkontribusi dalam proses gol penyama kedudukan Persik yang dicetak Muhamad Firly.
Sebagai pemain yang telah mengoleksi lima gol hingga pekan ke-16, Ezra kali ini tak mampu menciptakan ancaman serius ke gawang Persib. Berdasarkan data dari laman resmi I League, pemain kelahiran Amsterdam itu hanya melepaskan satu tembakan yang tidak mengarah ke gawang.
Tambahan satu poin membuat Persik Kediri, yang dilatih Marcos Reina, masih menjaga tren positif tanpa kekalahan sejak laga melawan Persita Tangerang. Saat ini, Macan Putih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara Super League. (jpg)


