Persijap Jepara resmi mendatangkan penyerang asal Ukraina, Roman Paparyga, sebagai rekrutan anyar untuk menyambut kompetisi Super League musim 2026/2027.
Striker berusia 26 tahun tersebut menandatangani kontrak berdurasi dua musim dan akan menjadi bagian dari skuad Laskar Kalinyamat hingga akhir musim 2027/2028.
Kehadiran Paparyga menjadi langkah cepat manajemen Persijap dalam mengisi kekosongan di lini depan setelah berpisah dengan Carlos Franca.
Pengalaman yang dimiliki sang pemain di Liga Indonesia menjadi salah satu pertimbangan utama klub untuk mempercayakan posisi ujung tombak kepadanya.
Paparyga bukan nama asing bagi pencinta sepak bola nasional. Pada paruh kedua Liga 1 musim 2025/2026, ia membela Persis Solo dan tampil dalam 13 pertandingan.
Dari kesempatan tersebut, pemain kelahiran 9 Juli 1999 itu berhasil mencetak empat gol serta menyumbang satu assist.
Meski Persis harus terdegradasi ke Liga 2, performa Paparyga tetap menunjukkan kontribusi yang baik di lini depan Laskar Sambernyawa.
Ia juga memperlihatkan fleksibilitas dengan bermain di beberapa posisi, mulai dari penyerang tengah, sayap kiri, hingga sayap kanan.
Kemampuan tersebut diyakini akan memberi lebih banyak opsi bagi pelatih Persijap dalam merancang strategi musim depan.
Sebelum berkarier di Indonesia, Paparyga sempat merasakan pengalaman bermain di Belarus dan Uzbekistan.
Ia pernah membela Energetik-BGU Minsk, Neman Grodno, Naftan Novopolotsk, hingga FC Qizilqum. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi membuatnya diharapkan lebih cepat beradaptasi bersama Persijap.
Secara keseluruhan, catatan karier Paparyga juga cukup menjanjikan. Saat memperkuat Naftan Novopolotsk pada musim 2024, ia mampu mencetak sembilan gol dari 30 pertandingan.
Sementara bersama Persis Solo, produktivitasnya mulai terlihat sejak mendapatkan menit bermain secara reguler pada putaran kedua kompetisi.
Dengan usia yang masih berada di masa emas sebagai pesepak bola, Paparyga diharapkan mampu menjadi mesin gol baru bagi Persijap.
Apalagi klub asal Jepara tersebut tengah mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif untuk menghadapi persaingan musim 2026/2027.
Kehadiran striker berkebangsaan Ukraina ini juga menunjukkan keseriusan Persijap dalam memperkuat sektor serangan.
Manajemen berharap pengalaman internasional yang dimiliki Paparyga dapat membawa dampak positif, baik dari segi produktivitas gol maupun permainan tim secara keseluruhan.
Kini, publik Jepara menantikan aksi perdana Roman Paparyga dengan seragam merah putih Persijap.
Tantangan baru sudah menanti, dan sang penyerang diharapkan mampu menjawab kepercayaan klub dengan kontribusi nyata sepanjang dua musim ke depan.(jpc)


