31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

City Rusak Pesta Juara Liverpool

MANCHESTER City merusak pesta juara Liverpool dengan
menang telak 4-0 atas tamunya itu dalam laga pekan ke-32 Premier Leaue di
Etihad Stadium, Jumat (3/7) dini hari WIB. Kevin de Bruyne, Raheem Sterling dan
Phil Foden masing-masing mencetak satu gol di babak pertama yang dilengkapi gol
bunuh diri gelandang Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain. Hasil itu tak mengubah
posisi kedua tim di klasemen, hanya saja City kini mengoleksi 66 poin,
memangkas jarak keunggulan sang juara jadi hanya 20 poin.

Liverpool memasuki pertandingan dengan tepuk tangan
penghormatan atau guard of honour dari para pemain Man City dan sempat tampil
dominan dalam 20 menit awal pertandingan.

Namun, setelah peluang yang diperoleh Mohamed Salah membentur
tiang gawang The Reds tampak seperti kubu yang masih dilanda pengar karena
terlalu larut berpesta setelah dipastikan menjuarai Premier League sepekan
sebelumnya. Lini belakang Liverpool perlahan memperlihatkan kerapuhan di laga
itu diawali dengan keputusan buruk Joe Gomez menutup pergerakan Sterling dengan
menjatuhkannya di dalam kotak penalti dan De Bruyne membuka keunggulan Man City
lewat eksekusi tendangan 12 pas yang dingin.

Peluang Liverpool membalas berlalu ketika
kiper Ederson Moraes meninggalkan sarangnya untuk menyapu bola dari penguasaan
Mohamed Salah dan sesaat kemudian Man City malah menggandakan keunggulan
diwarnai aksi Sterling yang memperdaya Gomez lagi sebelum menyeploskan bola ke
gawang tim tamu pada menit ke-35.

Baca Juga :  Babak Pertama! Miliki Tiga Peluang Emas, Skor Masih Tanpa Gol

Lini belakang Liverpool kian memburuk
pasalnya, Andy Robertson lengah mengawal pergerakan Foden yang melakukan kerja
sama umpan satu dua sentuhan dengan De Bruyne sebelum menaklukkan kiper Alisson
Becker dan membuat skor menjadi 3-0 tepat di pengujung waktu normal babak
pertama.

Gomez yang melakukan dua kesalahan fatal
digantikan Oxlade-Chamberlain usai turun minum, membuat Fabinho turun mengisi
pos bek tengah, tetapi Liverpool memasuki babak kedua masih dalam tekanan Man
City.

Raibnya ketajaman Liverpool tampak jelas
ketika Sadio Mane gagal menyelesaikan umpan terobosan nan matang kiriman Jordan
Henderson dan bola bergulir melewati penyerang Senegal itu untuk diamankan oleh
Ederson. Man City yang bermain lebih sabar memperoleh peluang lagi dari sebuah
serangan balik dan Sterling cukup bebas di dalam kotak penalti melepaskan
tembakan, yang berusaha dihalau Oxlade-Chamberlain, tetapi malah memuluskan
laju bola ke gawang Liverpool menjadi gol bunuh diri pada menit ke-66. Man City
empat, Liverpool nol. Setelah gol itu, para pemain Liverpool seperti dipaksa
menjalani menit-menit memalukan sembari berharap peluit tanda laga usai lekas
terdengar dan marjin kekalahan mereka tidak menjadi lebih buruk.

Man City terus tenang menjaga keunggulannya
sebelum tepat di menit terakhir injury time Riyad Mahrez berhasil merangsek ke
dalam kotak penalti untuk menjebol gawang Liverpool, tetapi gol itu dianulir
setelah tinjauan VAR mendapati Foden terlebih dulu melakukan pelanggaran
handball dalam proses serangan.

Baca Juga :  Haaland Menjelma Jadi Penyerang Produktif

Kendati demikian, skor telak 4-0 tetaplah
sebuah pernyataan tegas dari Man City yang menegaskan Liverpool tak punya waktu
lama menggelar pesta juara dan harus segera berkonsentrasi dengan pertandingan
yang tersisa di atas lapangan. Liverpool harus segera kembali ke performa
terbaiknya jika tak ingin gelar juara mereka kian ternoda saat menjamu tim zona
degradasi Aston Villa di Anfield untuk laga pekan ke-33 pada Minggu (5/7),
beberapa jam sebelum Man City bertandang ke markas Southampton. 

MANCHESTER City merusak pesta juara Liverpool dengan
menang telak 4-0 atas tamunya itu dalam laga pekan ke-32 Premier Leaue di
Etihad Stadium, Jumat (3/7) dini hari WIB. Kevin de Bruyne, Raheem Sterling dan
Phil Foden masing-masing mencetak satu gol di babak pertama yang dilengkapi gol
bunuh diri gelandang Liverpool Alex Oxlade-Chamberlain. Hasil itu tak mengubah
posisi kedua tim di klasemen, hanya saja City kini mengoleksi 66 poin,
memangkas jarak keunggulan sang juara jadi hanya 20 poin.

Liverpool memasuki pertandingan dengan tepuk tangan
penghormatan atau guard of honour dari para pemain Man City dan sempat tampil
dominan dalam 20 menit awal pertandingan.

Namun, setelah peluang yang diperoleh Mohamed Salah membentur
tiang gawang The Reds tampak seperti kubu yang masih dilanda pengar karena
terlalu larut berpesta setelah dipastikan menjuarai Premier League sepekan
sebelumnya. Lini belakang Liverpool perlahan memperlihatkan kerapuhan di laga
itu diawali dengan keputusan buruk Joe Gomez menutup pergerakan Sterling dengan
menjatuhkannya di dalam kotak penalti dan De Bruyne membuka keunggulan Man City
lewat eksekusi tendangan 12 pas yang dingin.

Peluang Liverpool membalas berlalu ketika
kiper Ederson Moraes meninggalkan sarangnya untuk menyapu bola dari penguasaan
Mohamed Salah dan sesaat kemudian Man City malah menggandakan keunggulan
diwarnai aksi Sterling yang memperdaya Gomez lagi sebelum menyeploskan bola ke
gawang tim tamu pada menit ke-35.

Baca Juga :  Babak Pertama! Miliki Tiga Peluang Emas, Skor Masih Tanpa Gol

Lini belakang Liverpool kian memburuk
pasalnya, Andy Robertson lengah mengawal pergerakan Foden yang melakukan kerja
sama umpan satu dua sentuhan dengan De Bruyne sebelum menaklukkan kiper Alisson
Becker dan membuat skor menjadi 3-0 tepat di pengujung waktu normal babak
pertama.

Gomez yang melakukan dua kesalahan fatal
digantikan Oxlade-Chamberlain usai turun minum, membuat Fabinho turun mengisi
pos bek tengah, tetapi Liverpool memasuki babak kedua masih dalam tekanan Man
City.

Raibnya ketajaman Liverpool tampak jelas
ketika Sadio Mane gagal menyelesaikan umpan terobosan nan matang kiriman Jordan
Henderson dan bola bergulir melewati penyerang Senegal itu untuk diamankan oleh
Ederson. Man City yang bermain lebih sabar memperoleh peluang lagi dari sebuah
serangan balik dan Sterling cukup bebas di dalam kotak penalti melepaskan
tembakan, yang berusaha dihalau Oxlade-Chamberlain, tetapi malah memuluskan
laju bola ke gawang Liverpool menjadi gol bunuh diri pada menit ke-66. Man City
empat, Liverpool nol. Setelah gol itu, para pemain Liverpool seperti dipaksa
menjalani menit-menit memalukan sembari berharap peluit tanda laga usai lekas
terdengar dan marjin kekalahan mereka tidak menjadi lebih buruk.

Man City terus tenang menjaga keunggulannya
sebelum tepat di menit terakhir injury time Riyad Mahrez berhasil merangsek ke
dalam kotak penalti untuk menjebol gawang Liverpool, tetapi gol itu dianulir
setelah tinjauan VAR mendapati Foden terlebih dulu melakukan pelanggaran
handball dalam proses serangan.

Baca Juga :  Haaland Menjelma Jadi Penyerang Produktif

Kendati demikian, skor telak 4-0 tetaplah
sebuah pernyataan tegas dari Man City yang menegaskan Liverpool tak punya waktu
lama menggelar pesta juara dan harus segera berkonsentrasi dengan pertandingan
yang tersisa di atas lapangan. Liverpool harus segera kembali ke performa
terbaiknya jika tak ingin gelar juara mereka kian ternoda saat menjamu tim zona
degradasi Aston Villa di Anfield untuk laga pekan ke-33 pada Minggu (5/7),
beberapa jam sebelum Man City bertandang ke markas Southampton. 

Terpopuler

Artikel Terbaru