26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 Diragukan usai Serangan Militer Amerika Serikat dan Israel

PROKALTENG.CO-Presiden federasi sepak bola Iran Mehdi Taj belum mengetahui apakah timnas negaranya bisa main di Piala Dunia 2026. Hal itu menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya.

Serangan militer AS dan Israel ke Iran terjadi hari kedua pada Minggu (1/3). Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, membuat masa depan Republik Islam tidak pasti dan ancam stabilitas regional.

“Yang pasti adalah setelah serangan (militer) ini, kita (Iran) tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia dengan penuh optimisme,” kata Mehdi Taj kepada portal olahraga Varzesh3. Pernyataan itu disampaikan saat Iran membalas serangan Israel.

Dalam kompetisi antarnegara musim panas nanti, Iran masuk Grup G dan dijadwalkan main di Los Angeles. Di sana, Iran akan lawan Selandia Baru dan Belgia, lalu melawan Mesir di Seattle.

Baca Juga :  Serangan Udara Israel ke Permukiman di Gaza Selatan Menelan Korban 20 Orang

Amerika Serikat bertindak sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Turnamen yang paling meriah di olahraga ini dimulai 12 Juni sampai final pada 20 Juli.

Penggemar Iran sudah dilarang masuk Amerika Serikat lewat larangan perjalanan yang diumumkan pemerintahan Trump. Larangan ini terjadi sebelum konflik militer pecah.

FIFA belum merespon email dari Associated Press soal partisipasi Iran di Piala Dunia saat ini. Namun, pada Sabtu (28/2), organisasi sepak bola dunia itu menyatakan memantau perkembangan di wilayah konflik. (jpg)

Electronic money exchangers listing

 

PROKALTENG.CO-Presiden federasi sepak bola Iran Mehdi Taj belum mengetahui apakah timnas negaranya bisa main di Piala Dunia 2026. Hal itu menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negaranya.

Serangan militer AS dan Israel ke Iran terjadi hari kedua pada Minggu (1/3). Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, membuat masa depan Republik Islam tidak pasti dan ancam stabilitas regional.

“Yang pasti adalah setelah serangan (militer) ini, kita (Iran) tidak bisa berharap untuk menantikan Piala Dunia dengan penuh optimisme,” kata Mehdi Taj kepada portal olahraga Varzesh3. Pernyataan itu disampaikan saat Iran membalas serangan Israel.

Electronic money exchangers listing

Dalam kompetisi antarnegara musim panas nanti, Iran masuk Grup G dan dijadwalkan main di Los Angeles. Di sana, Iran akan lawan Selandia Baru dan Belgia, lalu melawan Mesir di Seattle.

Baca Juga :  Serangan Udara Israel ke Permukiman di Gaza Selatan Menelan Korban 20 Orang

Amerika Serikat bertindak sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Turnamen yang paling meriah di olahraga ini dimulai 12 Juni sampai final pada 20 Juli.

Penggemar Iran sudah dilarang masuk Amerika Serikat lewat larangan perjalanan yang diumumkan pemerintahan Trump. Larangan ini terjadi sebelum konflik militer pecah.

FIFA belum merespon email dari Associated Press soal partisipasi Iran di Piala Dunia saat ini. Namun, pada Sabtu (28/2), organisasi sepak bola dunia itu menyatakan memantau perkembangan di wilayah konflik. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru