alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Kejar Target 11 Persen Suara Nasional, PAN Gratiskan Pendaftaran Caleg

PROKALTENG.CO – Partai Amanat Nasional (PAN) telah membuka keran pendaftaran Caleg 2024. Mulai DPR-RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota. Partai berlambang Matahari Terbit ini mengajak seluruh elemen bangsa ikut berjuang bersama PAN di pesta demokrasi mendatang.

“Jadikanlah PAN sebagai lembaga yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, yang menjadikan sebagai rumah demokrasi bersama,” ujar Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada Rakyat Merdeka yang dilansir rm.id, Kamis (17/2/2022).

Yoga menghimbau, kepada seluruh masyarakat tidak ragu bergabung dengan PAN apalagi memikirkan biaya politik tinggi. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menjamin, tidak ada mahar politik untuk menjadi caleg di partainya.

“Hal itu berlaku untuk seluruh tingkatan. Tidak boleh ada pungutan yang membebani bakal caleg,” sebutnya.

Menurutnya, kepastian itu merupakan kebijakan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas yang mengratiskan pendaftaran bakal caleg. Justru malah akan diberikan pembekalan bisa menang di Pemilu 2024. Dijelaskan, secera teknis setelah para bakal caleg ini mendaftarkan diri, maka PAN akan memonitor, mengawasi serta mengevaluasi apakah melakukan kerja politik di dapilnya atau tidak. Nantinya, akan ada evaluasi secara periodik.

Baca Juga :  DPD Dukung Gugatan Presidential Threshold 20 Persen

Kebijakan ini akan diterapkan merata, termasuk kepada pengurus PAN yang diinstruksikan mendaftarkan diri sebagai bakal caleg.

Politisi asal Lamongan, Jawa Timur ini mengamini, PAN memiliki target tinggi di Pemilu 2024. Yaitu, meraih minimal 64 kursi di Senayan dengan persentase 11 persen suara nasional.

“Targetnya, mempertahankan kursi di dapil yang sudah ada, dan berkewajiban minimal satu kursi per dapil yang belum ada kursinya untuk tingkat DPRD provinsi, kabupaten dan kota,” tegasnya.

Untuk menopang target ini, PAN telah membentuk lembaga ad hoc yang menangani khusus tentang Pemilu. Namanya, Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) untuk tingkat DPR RI, KPPW di tingkat Wilayah untuk DPRD provinsi, dan KPPD Daerah untuk tingkat kabupaten atau kota.

Baca Juga :  Alasan PAN Tak Gabung ke Koalisi Jokowi-Ma’ruf

“Komite ini sudah bekerja menyiapkan caleg yang memiliki integritas baik, basis sosial di dapil, tangguh, petarung, dan militan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional PAN, Yandri Susanto mengamini, partainya telah membuka keran pendaftaran Caleg 2024. Harapannya, partai berlambang Matahari Terbit ini segera melakukan penjaringan caleg sedini mungkin.

“Kami mengundang masyarakat bergabung sebagai caleg PAN agar nantinya bila terpilih bisa memberikan kontribusi dalam merancang undang-undang yang mempengaruhi kehidupan bangsa,” ujar Yandri kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menilik pesan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas, partainya ini menganut Islam tengah. Artinya, partai modern dan menerima semua lapisan masyarakat.

Wakil Sekretaris Jenderal PAN ini menegaskan, partainya juga membuka peluang bagi anak-anak muda. Sejumlah kalangan sudah mulai bergabung dengan PAN baik dari kalangan profesional, aktivis, pemain olahraga, publik figur, pemimpin pondok pesantren, tokoh Muhammadiyah, dan juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU). (nto, bsh/rmid/kpc)

PROKALTENG.CO – Partai Amanat Nasional (PAN) telah membuka keran pendaftaran Caleg 2024. Mulai DPR-RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota. Partai berlambang Matahari Terbit ini mengajak seluruh elemen bangsa ikut berjuang bersama PAN di pesta demokrasi mendatang.

“Jadikanlah PAN sebagai lembaga yang memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa, yang menjadikan sebagai rumah demokrasi bersama,” ujar Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada Rakyat Merdeka yang dilansir rm.id, Kamis (17/2/2022).

Yoga menghimbau, kepada seluruh masyarakat tidak ragu bergabung dengan PAN apalagi memikirkan biaya politik tinggi. Mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menjamin, tidak ada mahar politik untuk menjadi caleg di partainya.

“Hal itu berlaku untuk seluruh tingkatan. Tidak boleh ada pungutan yang membebani bakal caleg,” sebutnya.

Menurutnya, kepastian itu merupakan kebijakan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas yang mengratiskan pendaftaran bakal caleg. Justru malah akan diberikan pembekalan bisa menang di Pemilu 2024. Dijelaskan, secera teknis setelah para bakal caleg ini mendaftarkan diri, maka PAN akan memonitor, mengawasi serta mengevaluasi apakah melakukan kerja politik di dapilnya atau tidak. Nantinya, akan ada evaluasi secara periodik.

Baca Juga :  Arah Politik Demokrat Ditentukan Usai 40 Harian Kepergian Bu Ani

Kebijakan ini akan diterapkan merata, termasuk kepada pengurus PAN yang diinstruksikan mendaftarkan diri sebagai bakal caleg.

Politisi asal Lamongan, Jawa Timur ini mengamini, PAN memiliki target tinggi di Pemilu 2024. Yaitu, meraih minimal 64 kursi di Senayan dengan persentase 11 persen suara nasional.

“Targetnya, mempertahankan kursi di dapil yang sudah ada, dan berkewajiban minimal satu kursi per dapil yang belum ada kursinya untuk tingkat DPRD provinsi, kabupaten dan kota,” tegasnya.

Untuk menopang target ini, PAN telah membentuk lembaga ad hoc yang menangani khusus tentang Pemilu. Namanya, Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) untuk tingkat DPR RI, KPPW di tingkat Wilayah untuk DPRD provinsi, dan KPPD Daerah untuk tingkat kabupaten atau kota.

Baca Juga :  BM PAN Siap Menangkan PAN di Kalteng pada Pemilu 2024

“Komite ini sudah bekerja menyiapkan caleg yang memiliki integritas baik, basis sosial di dapil, tangguh, petarung, dan militan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Pemenangan Pemilu Nasional PAN, Yandri Susanto mengamini, partainya telah membuka keran pendaftaran Caleg 2024. Harapannya, partai berlambang Matahari Terbit ini segera melakukan penjaringan caleg sedini mungkin.

“Kami mengundang masyarakat bergabung sebagai caleg PAN agar nantinya bila terpilih bisa memberikan kontribusi dalam merancang undang-undang yang mempengaruhi kehidupan bangsa,” ujar Yandri kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Menilik pesan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan alias Zulhas, partainya ini menganut Islam tengah. Artinya, partai modern dan menerima semua lapisan masyarakat.

Wakil Sekretaris Jenderal PAN ini menegaskan, partainya juga membuka peluang bagi anak-anak muda. Sejumlah kalangan sudah mulai bergabung dengan PAN baik dari kalangan profesional, aktivis, pemain olahraga, publik figur, pemimpin pondok pesantren, tokoh Muhammadiyah, dan juga tokoh Nahdlatul Ulama (NU). (nto, bsh/rmid/kpc)

Most Read

Artikel Terbaru

/