29.5 C
Jakarta
Friday, March 28, 2025

Gaungkan Program Lumbung Ikan Nasional, Anies Baswedan Singgung Mafia Anti Perubahan

PROKALTENG.CO-Praktik mafia dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, tampaknya menjadi salah satu perhatian Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 01, Anies Baswedan. Bahkan saat melakukan kampanye di Ambon, Maluku, Anies Baswedan menyinggung ada mafia yang tidak ingin Indonesia mengalami perubahan. Penegasan itu diungkap saat menghadiri agenda Desak Anies, Senin (15/1).

Saat itu, Anies tengah menyampaikan sejumlah janjinya di hadapan warga Ambon. Salah satunya terkait Lumbung Ikan Nasional.

Namun, eks gubernur DKI Jakarta itu mengaku harus berhati-hati dalam berjanji karena ada beberapa pihak yang tak suka dengan programnya. “Insyaallah, lumbung ikan nasional kami akan laksanakan itu,” ucap Anies.

Namun, dia menyebut untuk menjalankan kebijakan itu nantinya, pemerintah bakal berhadapan dengan segala macam mafia.

Baca Juga :  Realistis! Anies Berharap Lolos ke Putaran Dua

“Nah, mafia-mafia itu yang tidak mau perubahan, karena itu mereka tidak pernah mau mendukung nomor 1,” sambungnya.

Anies berseloroh bahwa bila didukung oleh para mafia, dirinya seharusnya memiliki kendaraan dan logistik yang lebih banyak untuk berkampanye.

“Ini semua serba sederhana, karena perjuangan rakyat, oleh rakyat di mana-mana. Nah, saya sampaikan kepada semua, yuk kita berjuang sama-sama,” kata dia.

Alumnus Universitas Gadjah Mada itu pun mengatakan bila terpilih menjadi presiden, dia akan menggunakan tanda tangan untuk kepentingan bersama. “Bukan kepentingan sekelompok orang yang selama ini menguasai,” tuturnya.

Sebagai informasi, Maluku dijadikan sebagai Lumbung Ikan Nasional sejak 2010. Artinya, daerah tersebut sebagai produsen perikanan terbesar di Indonesia, yang mampu menyuplai kebutuhan konsumsi masyarakat dan industri nasional dan menjadi eksportir utama komoditas perikanan Indonesia.

Baca Juga :  Debat Cawapres, Mahfud MD Singgung Belum Ada Investor Masuk ke IKN, Bagaimana Faktanya?

Maluku juga diharapkan akan mampu menjadi pusat riset laut dalam dan pulau-pulau kecil berkelas dunia guna mendukung peran Indonesia dalam perekonomian global. (fjr/jpg)

PROKALTENG.CO-Praktik mafia dalam pengelolaan sumber daya alam di Indonesia, tampaknya menjadi salah satu perhatian Calon Presiden (Capres) RI nomor urut 01, Anies Baswedan. Bahkan saat melakukan kampanye di Ambon, Maluku, Anies Baswedan menyinggung ada mafia yang tidak ingin Indonesia mengalami perubahan. Penegasan itu diungkap saat menghadiri agenda Desak Anies, Senin (15/1).

Saat itu, Anies tengah menyampaikan sejumlah janjinya di hadapan warga Ambon. Salah satunya terkait Lumbung Ikan Nasional.

Namun, eks gubernur DKI Jakarta itu mengaku harus berhati-hati dalam berjanji karena ada beberapa pihak yang tak suka dengan programnya. “Insyaallah, lumbung ikan nasional kami akan laksanakan itu,” ucap Anies.

Namun, dia menyebut untuk menjalankan kebijakan itu nantinya, pemerintah bakal berhadapan dengan segala macam mafia.

Baca Juga :  Realistis! Anies Berharap Lolos ke Putaran Dua

“Nah, mafia-mafia itu yang tidak mau perubahan, karena itu mereka tidak pernah mau mendukung nomor 1,” sambungnya.

Anies berseloroh bahwa bila didukung oleh para mafia, dirinya seharusnya memiliki kendaraan dan logistik yang lebih banyak untuk berkampanye.

“Ini semua serba sederhana, karena perjuangan rakyat, oleh rakyat di mana-mana. Nah, saya sampaikan kepada semua, yuk kita berjuang sama-sama,” kata dia.

Alumnus Universitas Gadjah Mada itu pun mengatakan bila terpilih menjadi presiden, dia akan menggunakan tanda tangan untuk kepentingan bersama. “Bukan kepentingan sekelompok orang yang selama ini menguasai,” tuturnya.

Sebagai informasi, Maluku dijadikan sebagai Lumbung Ikan Nasional sejak 2010. Artinya, daerah tersebut sebagai produsen perikanan terbesar di Indonesia, yang mampu menyuplai kebutuhan konsumsi masyarakat dan industri nasional dan menjadi eksportir utama komoditas perikanan Indonesia.

Baca Juga :  Debat Cawapres, Mahfud MD Singgung Belum Ada Investor Masuk ke IKN, Bagaimana Faktanya?

Maluku juga diharapkan akan mampu menjadi pusat riset laut dalam dan pulau-pulau kecil berkelas dunia guna mendukung peran Indonesia dalam perekonomian global. (fjr/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru