PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Kompleks Rindang Banua, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya menjadi sasaran kedua kampanye terbatas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Palangkaraya, dalam rangka mengenalkan sosok calon legislatif dapil 3, Senin (8/1/2024).
Ketua DPD Partai Golkar Palangka Raya, Fairid Naparin, kegiatan ini merupakan bukti konkret dari komitmen DPD Golkar Palangkaraya untuk mendekatkan diri dan aktif berinteraksi dengan masyarakat.
Bicara lokasi kampanye yang berada di bantaran Sungai Kahayan, Fairid menjelaskan bahwa pemilihan lokasi kampanye ini telah disepakati oleh para caleg. Selanjutnya, selain pihaknya mempromosikan program-program, pada kampanye terbatas ini DPD Partai Golkar Palangkaraya turut memberikan perhatian khusus pada proses pemilihan, termasuk pemahaman mengenai kertas surat suara.
“Dalam kegiatan ini kami lebih mengingat kepada dari cara memilih, kertas surat suara seperti apa. Kemudian juga memperkenalkan kepada masyarakat sosok para caleg, sembari kegiatan sosial pengobatan gratis,” bebernya.
Lebih lanjut, Fairid Naparin mengajak masyarakat untuk melihat bagaimana Partai Golkar bekerja saat ini. Jika kinerjanya dianggap bagus, dia berharap dapat dipilih lagi dalam pemilihan berikutnya.
Fairid Naparin juga berharap agar pemilu berjalan dengan lancar dan berkualitas, sambil menyebutkan bahwa berbeda pendapat dalam pemilihan adalah sesuatu yang biasa dalam sistem demokrasi.
“Saya kembalikan ke masyarakat yang menilai jika Golkar yang duduk dan memimpin itu seperti apa, jika misalkan harapannya baik silahkan dipilih kembali. Kita harapkan pemilu yang baik dan berkualitas jika beda pilihan itu adalah hal biasa,” pungkasnya.
Fairid menyampaikan harapannya bahwa kegiatan kampanye ini akan berkontribusi positif terhadap peningkatan elektabilitas Partai Golkar di wilayah Palangka Raya. Dengan menghadirkan Caleg-caleg yang berkualitas dan kompeten, diharapkan masyarakat akan semakin percaya dan memilih Partai Golkar sebagai representasi kepentingan mereka di tingkat legislatif.
“Diharapkan, kehadiran aktif partai politik di tengah masyarakat akan mendorong kesadaran politik dan partisipasi publik yang lebih baik dalam proses pemilihan umum mendatang,” pungkasnya. (tim)