29 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Wagub Kalteng Inginkan Peran Perempuan Bertambah, Misalnya Soal Kewirausahaan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo mengatakan peran perempuan bisa lebih banyak. Terutama dalam kegiatan kewirausahaan.

”Karena dengan adanya kewirausahaan itu, tentu akan membuat mereka aktif. Apalagi kalau perempuan ini sudah berkeluarga. Kan juga ada kegiatan sampingan yang bisa dikerjakan. Bukan hanya momong anak, tapi juga ada usaha-usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga. Dampaknya juga akan memberikan kesejahteraan,” ujarnya kepada awak media.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, kesejahteraan tersebut, salah satu dampaknya dengan memberikan penghasilan yang memadai. Sehingga bagi perempuan yang berkeluarga, bisa menghidupi keluarganya, atau generasi untuk memberikan gizi bagi anak-anak.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengungkapkan, kegiatan ini memiliki arti gotong royong. Di mana adanya kesepakatan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten atau Kota dalam hal peningkatan kualitas keluarga melalui upaya kewirausahaan perempuan di DRPPA.

Baca Juga :  Peningkatan Mutu Pendidikan, Dewan Sebut Perlunya Pemerataan SDM

“Dengan harapan apabila perekonomian keluarga membaik, maka kemampuan keluarga secara kualitas juga membaik, dan mereka akan mampu menyediakan makanan kebutuhan yang berkaitan dengan gizi keluarga. Sehingga angka stunting nantinya juga ikut turun. Perempuan juga akan lebih percaya diri karena dia memiliki kemampuan dengan usaha sendiri yang meningkatkan kapasitas dirinya yang dapat menurunkan angka KDRT. Selain itu, kemiskinan juga akan turun, dan ada kesempatan mereka untuk menyekolahkan anak-anaknya,” bebernya.(hfz/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo mengatakan peran perempuan bisa lebih banyak. Terutama dalam kegiatan kewirausahaan.

”Karena dengan adanya kewirausahaan itu, tentu akan membuat mereka aktif. Apalagi kalau perempuan ini sudah berkeluarga. Kan juga ada kegiatan sampingan yang bisa dikerjakan. Bukan hanya momong anak, tapi juga ada usaha-usaha yang bisa menambah penghasilan keluarga. Dampaknya juga akan memberikan kesejahteraan,” ujarnya kepada awak media.

Lebih lanjut Edy menjelaskan, kesejahteraan tersebut, salah satu dampaknya dengan memberikan penghasilan yang memadai. Sehingga bagi perempuan yang berkeluarga, bisa menghidupi keluarganya, atau generasi untuk memberikan gizi bagi anak-anak.

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengungkapkan, kegiatan ini memiliki arti gotong royong. Di mana adanya kesepakatan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten atau Kota dalam hal peningkatan kualitas keluarga melalui upaya kewirausahaan perempuan di DRPPA.

Baca Juga :  Peningkatan Mutu Pendidikan, Dewan Sebut Perlunya Pemerataan SDM

“Dengan harapan apabila perekonomian keluarga membaik, maka kemampuan keluarga secara kualitas juga membaik, dan mereka akan mampu menyediakan makanan kebutuhan yang berkaitan dengan gizi keluarga. Sehingga angka stunting nantinya juga ikut turun. Perempuan juga akan lebih percaya diri karena dia memiliki kemampuan dengan usaha sendiri yang meningkatkan kapasitas dirinya yang dapat menurunkan angka KDRT. Selain itu, kemiskinan juga akan turun, dan ada kesempatan mereka untuk menyekolahkan anak-anaknya,” bebernya.(hfz/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru