28.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Modal Pengalaman di Birokrasi Selama 31 Tahun, Aster Bonawaty Siap Maju di Pilkada Bartim

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO –  Dengan dukungan yang diperoleh dari berbagai pihak antara lain organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dan juga tokoh-tokoh masyarakat setempat, Hj. Aster Bonawaty Mangkusari mengungkapkan hasratnya untuk meramaikan kancah politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Wanita yang akrab disapa Ona Mangkusari atau Aster ini menegaskan kesiapannya secara personal untuk memasuki arena politik ini. Namun ia juga menggarisbawahi bahwa dukungan dari masyarakat merupakan hal yang sangat penting baginya.

“Secara pribadi saya siap. Cuma saya juga tetap memerlukan dukungan dari masyarakat. Ngapain juga kita ngotot kalau masyarakat tidak mendukung,” kata Aster, Senin (1/4).

Pengalaman Aster dalam dunia birokrasi selama kurang lebih 31 tahun juga menjadi modalnya. Dari awal karirnya di Biro Hukum Setda Provinsi Kalteng hingga jabatan terbarunya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Aster telah menjalani berbagai posisi yang memberinya pemahaman yang mendalam tentang berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah Bartim.

“Saya memulai karier sebagai PNS itu awalnya di Biro Hukum Setda Kalteng, 16 tahun di Biro Hukum, kemudian di PTSP Kalteng 2,5 tahun, di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng 5 tahun dan sekarang di Dinas Ketahanan Pangan baru beberapa minggu ini karena baru dilantik pada tanggal 18 Maret yang lalu. Basicnya sebenarnya saya di Biro Hukum, tapi kan PNS itu harus bersedia dan mampu ditempatkan di mana saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Anies Ungkap Dukungan dari JK Merupakan Amanat Besar

Lebih lanjut, wanita yang saat ini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng ini menyampaikan visinya untuk mengembangkan Bartim agar dapat lebih maju lagi dan bisa bersaing. Sehingga bisa setara dengan daerah-daerah lain di Kalteng. Hal itu mengingat bahwa wilayah Bartim mempunyai potensi sumber daya alam yang luar biasa kaya yang apabila dikelola dengan baik dan benar bisa memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya.

Ditambah lagi dengan posisi geografis Bartim yang cukup strategis yang merupakan pintu gerbang masuk ke wilayah Kalteng dari arah wilayah timur. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun aspek-aspek lainnya.

Namun, sambil menyatakan keinginan dan niatnya yang kuat, Aster mengakui bahwa masih ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan langkahnya secara pasti untuk maju di bursa Pilkada Bartim.

Baca Juga :  Gerindra Ingin Berikan Warna Tersendiri di Pilgub 2020

“Keinginan dan niat saya itu sebenarnya ada, cuma masih ada beberapa hal yg harus dipertimbangkan secara matang. Kalau ditanya siap, saya sebenarnya sudah siap karena sudah cukup lama di birokrasi, dan mudah-mudahan itu bisa membantu dalam hal menjalankan roda  pemerintahan. Tapi tetap kita perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Meski begitu, dengan banyaknya dukungan yang telah diterimanya, baik dari berbagai lapisan masyarakat maupun dari pengalamannya dalam birokrasi, Aster menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan ini tetap harus dipertimbangkan secara matang, karena untuk terjun ke bursa pilkada itu tidak main-main, harus serius dan fokus.

“Dukungan itu dari teman-teman organisasi masyarakat, kemudian organisasi keagamaan dan dari para tokoh masyarakat di Bartim juga sudah pernah bertemu dan membahas wacana untuk maju di bursa Pilkada Bartim, ada beberapa hal yang harus saya pertimbangkan, kalau dari sisi niat dan keinginan itu ada,” bebernya.

Baginya, melangkah ke dunia politik adalah komitmen besar yang harus disertai dengan kesiapan mental dan skill serta dukungan yang kuat dari berbagai pihak. (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO –  Dengan dukungan yang diperoleh dari berbagai pihak antara lain organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, dan juga tokoh-tokoh masyarakat setempat, Hj. Aster Bonawaty Mangkusari mengungkapkan hasratnya untuk meramaikan kancah politik dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Barito Timur (Bartim) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Wanita yang akrab disapa Ona Mangkusari atau Aster ini menegaskan kesiapannya secara personal untuk memasuki arena politik ini. Namun ia juga menggarisbawahi bahwa dukungan dari masyarakat merupakan hal yang sangat penting baginya.

“Secara pribadi saya siap. Cuma saya juga tetap memerlukan dukungan dari masyarakat. Ngapain juga kita ngotot kalau masyarakat tidak mendukung,” kata Aster, Senin (1/4).

Pengalaman Aster dalam dunia birokrasi selama kurang lebih 31 tahun juga menjadi modalnya. Dari awal karirnya di Biro Hukum Setda Provinsi Kalteng hingga jabatan terbarunya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng, Aster telah menjalani berbagai posisi yang memberinya pemahaman yang mendalam tentang berbagai isu dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, khususnya di wilayah Bartim.

“Saya memulai karier sebagai PNS itu awalnya di Biro Hukum Setda Kalteng, 16 tahun di Biro Hukum, kemudian di PTSP Kalteng 2,5 tahun, di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng 5 tahun dan sekarang di Dinas Ketahanan Pangan baru beberapa minggu ini karena baru dilantik pada tanggal 18 Maret yang lalu. Basicnya sebenarnya saya di Biro Hukum, tapi kan PNS itu harus bersedia dan mampu ditempatkan di mana saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Anies Ungkap Dukungan dari JK Merupakan Amanat Besar

Lebih lanjut, wanita yang saat ini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalteng ini menyampaikan visinya untuk mengembangkan Bartim agar dapat lebih maju lagi dan bisa bersaing. Sehingga bisa setara dengan daerah-daerah lain di Kalteng. Hal itu mengingat bahwa wilayah Bartim mempunyai potensi sumber daya alam yang luar biasa kaya yang apabila dikelola dengan baik dan benar bisa memakmurkan dan mensejahterakan masyarakatnya.

Ditambah lagi dengan posisi geografis Bartim yang cukup strategis yang merupakan pintu gerbang masuk ke wilayah Kalteng dari arah wilayah timur. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun aspek-aspek lainnya.

Namun, sambil menyatakan keinginan dan niatnya yang kuat, Aster mengakui bahwa masih ada hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan langkahnya secara pasti untuk maju di bursa Pilkada Bartim.

Baca Juga :  Gerindra Ingin Berikan Warna Tersendiri di Pilgub 2020

“Keinginan dan niat saya itu sebenarnya ada, cuma masih ada beberapa hal yg harus dipertimbangkan secara matang. Kalau ditanya siap, saya sebenarnya sudah siap karena sudah cukup lama di birokrasi, dan mudah-mudahan itu bisa membantu dalam hal menjalankan roda  pemerintahan. Tapi tetap kita perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Meski begitu, dengan banyaknya dukungan yang telah diterimanya, baik dari berbagai lapisan masyarakat maupun dari pengalamannya dalam birokrasi, Aster menegaskan bahwa proses pengambilan keputusan ini tetap harus dipertimbangkan secara matang, karena untuk terjun ke bursa pilkada itu tidak main-main, harus serius dan fokus.

“Dukungan itu dari teman-teman organisasi masyarakat, kemudian organisasi keagamaan dan dari para tokoh masyarakat di Bartim juga sudah pernah bertemu dan membahas wacana untuk maju di bursa Pilkada Bartim, ada beberapa hal yang harus saya pertimbangkan, kalau dari sisi niat dan keinginan itu ada,” bebernya.

Baginya, melangkah ke dunia politik adalah komitmen besar yang harus disertai dengan kesiapan mental dan skill serta dukungan yang kuat dari berbagai pihak. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru