Isu Rekrutmen dan Pelatihan Perpipaan Beredar, Perumdam Palangka Raya Tegaskan Hoaks

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kota Palangka Raya meminta masyarakat dan para pelanggan untuk mewaspadai maraknya modus penipuan berkedok rekrutmen pegawai baru serta pelatihan perpipaan.

Direktur PERUMDAM Kota Palangka Raya Budi Harjono menegaskan bahwa informasi penerimaan tenaga kerja yang beredar luas di media sosial dan pesan berantai tersebut sepenuhnya tidak benar atau hoaks.

Budi Harjono menjelaskan, penegasan ini disampaikan setelah pihak manajemen menerima laporan terkait maraknya pengumuman penerimaan pegawai serta pelaksanaan pelatihan teknis perpipaan yang mengatasnamakan PERUMDAM Kota Palangka Raya.

“Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai rekrutmen pegawai dan pelatihan perpipaan di lingkungan PERUMDAM Kota Palangka Raya, kami tegaskan bahwa saat ini PERUMDAM Palangka Raya tidak ada kebutuhan serta tidak ada pelaksanaan rekrutmen pegawai baru. Informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks dan merupakan modus penipuan,” ujar Budi Harjono, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga :  Jadi Financial Supermarket, Wealth Management BRI Berikan Layanan Lengkap & Aman

Ia mengingatkan masyarakat Kota Cantik agar lebih cermat dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming lowongan pekerjaan yang tidak bersumber dari saluran resmi.

Terlebih, modus penipuan semacam ini berpotensi merugikan masyarakat pencari kerja baik secara finansial maupun material.

“Kami menghimbau seluruh pelanggan dan masyarakat agar berhati-hati, tidak mudah percaya, serta tidak langsung menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi terkait penerimaan atau rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan PERUMDAM Kota Palangka Raya,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Lebih lanjut, Budi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kerja sama seluruh pelanggan dan warga Kota Palangka Raya yang proaktif melakukan konfirmasi, sehingga potensi kerugian akibat penipuan dapat dicegah sejak dini.(hfz)

Baca Juga :  BRI Fokus Dorong Penyaluran Kredit, Porsi Kepemilikan SBN Menurun

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Kota Palangka Raya meminta masyarakat dan para pelanggan untuk mewaspadai maraknya modus penipuan berkedok rekrutmen pegawai baru serta pelatihan perpipaan.

Direktur PERUMDAM Kota Palangka Raya Budi Harjono menegaskan bahwa informasi penerimaan tenaga kerja yang beredar luas di media sosial dan pesan berantai tersebut sepenuhnya tidak benar atau hoaks.

Budi Harjono menjelaskan, penegasan ini disampaikan setelah pihak manajemen menerima laporan terkait maraknya pengumuman penerimaan pegawai serta pelaksanaan pelatihan teknis perpipaan yang mengatasnamakan PERUMDAM Kota Palangka Raya.

Electronic money exchangers listing

“Sehubungan dengan beredarnya informasi mengenai rekrutmen pegawai dan pelatihan perpipaan di lingkungan PERUMDAM Kota Palangka Raya, kami tegaskan bahwa saat ini PERUMDAM Palangka Raya tidak ada kebutuhan serta tidak ada pelaksanaan rekrutmen pegawai baru. Informasi yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks dan merupakan modus penipuan,” ujar Budi Harjono, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga :  Jadi Financial Supermarket, Wealth Management BRI Berikan Layanan Lengkap & Aman

Ia mengingatkan masyarakat Kota Cantik agar lebih cermat dan tidak mudah tergiur oleh iming-iming lowongan pekerjaan yang tidak bersumber dari saluran resmi.

Terlebih, modus penipuan semacam ini berpotensi merugikan masyarakat pencari kerja baik secara finansial maupun material.

“Kami menghimbau seluruh pelanggan dan masyarakat agar berhati-hati, tidak mudah percaya, serta tidak langsung menyebarluaskan informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi terkait penerimaan atau rekrutmen pegawai yang mengatasnamakan PERUMDAM Kota Palangka Raya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta kerja sama seluruh pelanggan dan warga Kota Palangka Raya yang proaktif melakukan konfirmasi, sehingga potensi kerugian akibat penipuan dapat dicegah sejak dini.(hfz)

Baca Juga :  BRI Fokus Dorong Penyaluran Kredit, Porsi Kepemilikan SBN Menurun

Terpopuler

Artikel Terbaru