alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Tidak Menerima Pemberitahuan Resmi Mengenai Agenda Kepala Daerah

SAMPIT,PROKALTENG.CO– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak hanya sebagai penegak peraturan daerah tetapi juga berperan dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, maka mereka harusnya hadir setiap acara yang digelar oleh pemerintah daerah dan pengawalan terhadap kunjungan Bupati dan wakil Bupati.

Belakangan ini muncul pertanyaan dari sejumlah pihak terkait kenapa Satpol PP jarang hadir dalam kegiatan yang melibatkan Bupati dan wakil Bupati, bahkan pada saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara belum lama ini.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kotim Marjuki mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk tidak hadir dalam kegiatan, tetapi pihaknya tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai agenda kegiatan kepala daerah, seharusnya kegiatan yang melibatkan Bupati dan Wakil Bupati harus  dikoordinasikan dengan baik, termasuk dikonfirmasikan dengan pihak Satpol PP.

“Pemberitahuan itu sebagai dasar bagi saya untuk menugaskan tim yang akan mengawal kepala daerah pada setiap kegiatan kepala daerah, hal ini sesuai prosedur, bahkan tim kami seharusnya sudah ada yang berada di lokasi sebelum kegiatan dilaksanakan, akibat kurangnya komunikasi sehingga kami tidak hadir,” Kata Marjuki Selasa (25/1).

Baca Juga :  Kunanto: Dewan Harus Ikut Selesaikan Permasalahan Tarif PDAM

Dirinya mengatakan pernah melakukan konfirmasi kepada bidang kehumasan dan ke protokolan tetapi ditanggapi biasa saja, seolah-olah surat resmi itu tidak perlu dalam mengerahkan personel Satpol PP, padahal pemberitahuan resmi itu merupakan dasar sebagai pertanggung jawaban dalam mengarahkan personel Satpol PP.

“Saya pernah lakukan konfirmasi, katanya otomatis ikut saja. Tapi saya rasa tidak bisa seperti itu, kita harus melakukan persiapan dengan matang, apalagi armada kami ini tidak memadai dan personel terbatas sehingga kami perlu atur terlebih dahulu,

terlebih kalau lokasinya jauh dan medan sulit, Berbeda kalau kegiatannya dadakan kami bisa langsung siap,” ujar Marjuki.

Ia berharap kedepannya tidak lagi terjadi seperti ini, hal ini bisa menjadi perbaikan bersama. Dan pihaknya akan selalu siap menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi yang diemban, serta akan selalu berupaya semaksimal mungkin dalam menjalankan tugas, walaupun saat ini masih dihadapkan dengan keterbatasan fasilitas maupun personel.

Baca Juga :  Bekerja Keras Menurunkan Angka Stunting di Kotim

“Dalam hal pengawalan dan pengamanan pejabat dan orang-orang penting, kami akan selalu siap, karena itu memang tugas kami, dan Kami ada tim yang sudah siap untuk patwal walaupun dengan kondisi yang ada saat ini,” ucap Marjuki.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati H.Halikinnor yang telah memberi perhatian serius terhadap pengembangan Satpol PP, salah satunya dengan memberikan kantor yang representatif yang sudah ditempati pada awal tahun 2022 ini.  (bah)

SAMPIT,PROKALTENG.CO– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak hanya sebagai penegak peraturan daerah tetapi juga berperan dalam menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat, maka mereka harusnya hadir setiap acara yang digelar oleh pemerintah daerah dan pengawalan terhadap kunjungan Bupati dan wakil Bupati.

Belakangan ini muncul pertanyaan dari sejumlah pihak terkait kenapa Satpol PP jarang hadir dalam kegiatan yang melibatkan Bupati dan wakil Bupati, bahkan pada saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara belum lama ini.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kotim Marjuki mengatakan pihaknya tidak bermaksud untuk tidak hadir dalam kegiatan, tetapi pihaknya tidak menerima pemberitahuan resmi mengenai agenda kegiatan kepala daerah, seharusnya kegiatan yang melibatkan Bupati dan Wakil Bupati harus  dikoordinasikan dengan baik, termasuk dikonfirmasikan dengan pihak Satpol PP.

“Pemberitahuan itu sebagai dasar bagi saya untuk menugaskan tim yang akan mengawal kepala daerah pada setiap kegiatan kepala daerah, hal ini sesuai prosedur, bahkan tim kami seharusnya sudah ada yang berada di lokasi sebelum kegiatan dilaksanakan, akibat kurangnya komunikasi sehingga kami tidak hadir,” Kata Marjuki Selasa (25/1).

Baca Juga :  PGRI Harus Terdepan Melakukan Inovasi dan Pengembangan Teknologi

Dirinya mengatakan pernah melakukan konfirmasi kepada bidang kehumasan dan ke protokolan tetapi ditanggapi biasa saja, seolah-olah surat resmi itu tidak perlu dalam mengerahkan personel Satpol PP, padahal pemberitahuan resmi itu merupakan dasar sebagai pertanggung jawaban dalam mengarahkan personel Satpol PP.

“Saya pernah lakukan konfirmasi, katanya otomatis ikut saja. Tapi saya rasa tidak bisa seperti itu, kita harus melakukan persiapan dengan matang, apalagi armada kami ini tidak memadai dan personel terbatas sehingga kami perlu atur terlebih dahulu,

terlebih kalau lokasinya jauh dan medan sulit, Berbeda kalau kegiatannya dadakan kami bisa langsung siap,” ujar Marjuki.

Ia berharap kedepannya tidak lagi terjadi seperti ini, hal ini bisa menjadi perbaikan bersama. Dan pihaknya akan selalu siap menjalankan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi yang diemban, serta akan selalu berupaya semaksimal mungkin dalam menjalankan tugas, walaupun saat ini masih dihadapkan dengan keterbatasan fasilitas maupun personel.

Baca Juga :  Inilah Sosok Finalis Putri Kebudayaan Nusantara asal Muara Teweh

“Dalam hal pengawalan dan pengamanan pejabat dan orang-orang penting, kami akan selalu siap, karena itu memang tugas kami, dan Kami ada tim yang sudah siap untuk patwal walaupun dengan kondisi yang ada saat ini,” ucap Marjuki.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati H.Halikinnor yang telah memberi perhatian serius terhadap pengembangan Satpol PP, salah satunya dengan memberikan kantor yang representatif yang sudah ditempati pada awal tahun 2022 ini.  (bah)

Most Read

Artikel Terbaru

/