24.7 C
Palangkaraya
Friday, March 31, 2023

Kaki Diterkam Buaya, Begini Aksi Heroik Pekerja Sawit Selamatkan Nyawa

SERUYAN, PROKALTENG.CO- Seorang pekerja
perkebunan kelapa sawit Yosef Mau Bako (63), warga Desa Panca Jaya, Kecamatan
Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, berhasil menyelamatkan dirinya dari terkaman
buaya di Sungai Mekahing.
Kendati demikian, ia harus mengalami luka
robek di kakinya setelah berjuang keras melawan ganasnya binatang predator itu,
Kamis (18/2) kemarin.

Dilansir dari laman Prokal.co, Jumat (19/2), Kapolres Seruyan
AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Seruyan Tengah Iptu Robertus Sonny
mengatakan,
bahwa peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00
WIB.  Pada saat itu korban sedang bekerja
di kebun kelapa sawit miliknya. Saat itu korban mengisi alat semprot ke pinggir
sungai dan
tiba-tiba diserang buaya di sungai
Makahing
tersebut.

Baca Juga :  Pengurus LPTQ Lamandau Resmi Dikukuhkan

Dijelaskannya,
pada saat itu, korban diterkam buaya
 tepat mengenai di bagian betis
pergelangan kaki kiri. Saat itu korban sempat ditarik ke dalam sungai, namun
korban melakukan perlawanan.   Bahkan
korban sempat muncul ke permukaan air, namun sang predator kembali menarik
korban.

Entah
bagaimana, korban memasukan kedua jarinya ke hidung buaya sehingga menyebabkan
buaya tidak bisa bernapas dan melepaskan gigitannya.

”Setelah
gigitan terlepas korban bergegas menuju bibir sungai dan naik ke daratan,”
ujarnya.

Menurutnya,
korban setelah bebas dari serangan buaya langsung menghubungi kerabatnya.  
Seketika kerabatnya langsung
menjumpai korban di tempat
kejadian peristiwa
tersebut, dan langsung
membawa ke fasilitas
kesehatan terdekat.

”Korban
saat ini dirujuk ke RSUD Pangkalan Bun untuk ditangani lebih lanjut,”
terangnya.

Baca Juga :  Dilaporkan Mahal, Disperindagkop Monitoring Elpiji Subsidi

Lebih
jauh diungkapkannya, untuk memastikan tidak ada lagi korban serangan buaya, pihaknya
mengimbau kepada warga untuk tidak turun dan beraktivitas di
sekitar
sungai.

“Akan
segera berkoordinasi dengan BKSDA, untuk melakukan penanganan dan memasang
papan pengumuman di lokasi kejadian, agar masyarakat lebih waspada,” tandasnya. 

SERUYAN, PROKALTENG.CO- Seorang pekerja
perkebunan kelapa sawit Yosef Mau Bako (63), warga Desa Panca Jaya, Kecamatan
Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, berhasil menyelamatkan dirinya dari terkaman
buaya di Sungai Mekahing.
Kendati demikian, ia harus mengalami luka
robek di kakinya setelah berjuang keras melawan ganasnya binatang predator itu,
Kamis (18/2) kemarin.

Dilansir dari laman Prokal.co, Jumat (19/2), Kapolres Seruyan
AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Seruyan Tengah Iptu Robertus Sonny
mengatakan,
bahwa peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00
WIB.  Pada saat itu korban sedang bekerja
di kebun kelapa sawit miliknya. Saat itu korban mengisi alat semprot ke pinggir
sungai dan
tiba-tiba diserang buaya di sungai
Makahing
tersebut.

Baca Juga :  Dilaporkan Mahal, Disperindagkop Monitoring Elpiji Subsidi

Dijelaskannya,
pada saat itu, korban diterkam buaya
 tepat mengenai di bagian betis
pergelangan kaki kiri. Saat itu korban sempat ditarik ke dalam sungai, namun
korban melakukan perlawanan.   Bahkan
korban sempat muncul ke permukaan air, namun sang predator kembali menarik
korban.

Entah
bagaimana, korban memasukan kedua jarinya ke hidung buaya sehingga menyebabkan
buaya tidak bisa bernapas dan melepaskan gigitannya.

”Setelah
gigitan terlepas korban bergegas menuju bibir sungai dan naik ke daratan,”
ujarnya.

Menurutnya,
korban setelah bebas dari serangan buaya langsung menghubungi kerabatnya.  
Seketika kerabatnya langsung
menjumpai korban di tempat
kejadian peristiwa
tersebut, dan langsung
membawa ke fasilitas
kesehatan terdekat.

”Korban
saat ini dirujuk ke RSUD Pangkalan Bun untuk ditangani lebih lanjut,”
terangnya.

Baca Juga :  GENPI Kobar Bakar Semangat Wisata Desa Sebuai

Lebih
jauh diungkapkannya, untuk memastikan tidak ada lagi korban serangan buaya, pihaknya
mengimbau kepada warga untuk tidak turun dan beraktivitas di
sekitar
sungai.

“Akan
segera berkoordinasi dengan BKSDA, untuk melakukan penanganan dan memasang
papan pengumuman di lokasi kejadian, agar masyarakat lebih waspada,” tandasnya. 

Most Read

Artikel Terbaru