alexametrics
24.8 C
Palangkaraya
Thursday, August 18, 2022

Jumlah Pelanggar Cenderung Meningkat dari Berbagai Kalangan

NANGA BULIK,
KALTENGPOS.CO
– Memasuki hari ke-lima penegakan disiplin protokol
kesehatan (prokes) di Kabupaten Lamandau, petugas gabungan yang terdiri dari
Satpol PP, TNI, Polri, Dishub, BKD dan kecamatan, masih banyak menemukan
pelanggar.

Hal ini terlihat dari
kegiatan razia masker yang digelar oleh petugas gabungan, pihaknya masih
mendapati warga yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah, bahkan
jumlah pelanggar setiap harinya cenderung meningkat dari berbagai kalangan.
Mulai dari masyarakat umum, tidak terkecuali dari kalangan aparatur sipil negara
(ASN) juga ikut terjaring razia.

Berdasarkan data yang
dihimpun, selama penerapan prokes di Kabupaten Lamandau, petugas gabungan sudah
menggelar tiga kali razia gabungan dengan menjaring pelanggar sebanyak 108
orang dan denda total hingga Rabu (30/9), sebanyak Rp 3,8 juta.

Baca Juga :  Dua Lokasi Karhutla Tak Terpantau

Kepala Satpol PP dan
Damkar Lamandau Triadi mengatakan, sebelumnya Pemkab Lamandau telah melakukan
sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Perbup Lamandau Nomor 73
tahun 2020 tentang Prokes.

“Setelah Perbup
disosialisasikan, maka tahapan selanjutnya adalah penegakan perbup, yang mana
saat ini sudah kita mulai tahap penindakan,” ujar Triadi, Rabu (30/9).

Nantinya, setiap
pelanggar yang terjaring akan diberikan saksi sesuai dengan aturan yang telah
ditetapkan oleh pemerintah, termasuk juga saksi denda dalam hal ini petugas
hanya menentukan pelanggaran yang dilakukan. “Jadi petugas disini hanya
mentukan kesalahan pelanggar, tapi kebanyakan pelanggar justru memilih membayar
denda dari pada kerja sosial,” jelasnya.

“Dalam setiap kegiatan razia selain melibatkan
petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, Dishub, dan pihak kecamatan, kami
juga melibatkan pihak badan keuangan daerah (BKD) untuk menghimpun pendapatan
dari sanksi denda yang dibayarkan dan masuk ke kas daerah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Awas Loh Tak Pakai Masker di Mura, Warga Bakal Kena Denda Rp200 Ribu

NANGA BULIK,
KALTENGPOS.CO
– Memasuki hari ke-lima penegakan disiplin protokol
kesehatan (prokes) di Kabupaten Lamandau, petugas gabungan yang terdiri dari
Satpol PP, TNI, Polri, Dishub, BKD dan kecamatan, masih banyak menemukan
pelanggar.

Hal ini terlihat dari
kegiatan razia masker yang digelar oleh petugas gabungan, pihaknya masih
mendapati warga yang tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah, bahkan
jumlah pelanggar setiap harinya cenderung meningkat dari berbagai kalangan.
Mulai dari masyarakat umum, tidak terkecuali dari kalangan aparatur sipil negara
(ASN) juga ikut terjaring razia.

Berdasarkan data yang
dihimpun, selama penerapan prokes di Kabupaten Lamandau, petugas gabungan sudah
menggelar tiga kali razia gabungan dengan menjaring pelanggar sebanyak 108
orang dan denda total hingga Rabu (30/9), sebanyak Rp 3,8 juta.

Baca Juga :  Iduladha Momen untuk Berbagi, Meningkatkan Iman dan Saling Peduli

Kepala Satpol PP dan
Damkar Lamandau Triadi mengatakan, sebelumnya Pemkab Lamandau telah melakukan
sosialisasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan Perbup Lamandau Nomor 73
tahun 2020 tentang Prokes.

“Setelah Perbup
disosialisasikan, maka tahapan selanjutnya adalah penegakan perbup, yang mana
saat ini sudah kita mulai tahap penindakan,” ujar Triadi, Rabu (30/9).

Nantinya, setiap
pelanggar yang terjaring akan diberikan saksi sesuai dengan aturan yang telah
ditetapkan oleh pemerintah, termasuk juga saksi denda dalam hal ini petugas
hanya menentukan pelanggaran yang dilakukan. “Jadi petugas disini hanya
mentukan kesalahan pelanggar, tapi kebanyakan pelanggar justru memilih membayar
denda dari pada kerja sosial,” jelasnya.

“Dalam setiap kegiatan razia selain melibatkan
petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, Dishub, dan pihak kecamatan, kami
juga melibatkan pihak badan keuangan daerah (BKD) untuk menghimpun pendapatan
dari sanksi denda yang dibayarkan dan masuk ke kas daerah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Semua Produk dan Temuan Masyarakat akan Didaftarkan ke Kemenkum HAM

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/