PROKALTENG.CO – Ingin tahu estimasi tagihan listrik sebelum jatuh tempo? PT PLN (Persero) UID Kalselteng menghadirkan solusi lewat fitur Swadaya Catat Angka Meter (SwaCAM) di aplikasi PLN Mobile. Lewat fitur ini, pelanggan bisa mengecek perkiraan tagihan listrik secara mandiri sekaligus mengontrol pemakaian tiap bulan.
Fitur SwaCAM memudahkan pelanggan pascabayar mencatat angka kWh meter sendiri. Dengan begitu, potensi lonjakan tagihan bisa diantisipasi lebih dini, sekaligus memberi kendali lebih atas penggunaan listrik di rumah.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyebut SwaCAM sebagai inovasi layanan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi pelanggan.
“Melalui fitur SwaCAM di PLN Mobile, pelanggan bisa mengetahui estimasi tagihan listrik sebelum tagihan resmi diterbitkan. Ini memberi ruang untuk mengontrol pemakaian sekaligus menghindari lonjakan tagihan,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, SwaCAM juga memberi kenyamanan dan menjaga privasi pelanggan.
“Pelanggan tidak perlu menunggu petugas datang. Selain itu, data penggunaan listrik bisa dipastikan sesuai kondisi di lapangan karena dicatat langsung oleh pelanggan,” tambahnya.
Fitur SwaCAM bisa digunakan setiap tanggal 23 hingga 27 tiap bulan. Caranya cukup buka aplikasi PLN Mobile, pilih menu Catat Meter, lalu unggah foto angka kWh meter sesuai kondisi terkini.
Iwan berharap pelanggan pascabayar memanfaatkan fitur ini secara rutin.
“Selain membantu mengontrol penggunaan listrik, SwaCAM juga bagian dari transformasi layanan digital PLN yang makin mudah, cepat, dan transparan,” pungkasnya.
Melalui PLN Mobile, PLN terus mendorong layanan berbasis digital demi meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan, khususnya di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)


