30 C
Jakarta
Tuesday, January 20, 2026

PLN Siap Suplai Listrik Pabrik Prekursor Baterai di KEK Setangga Kalsel

PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan kesiapan pasokan listrik andal untuk mendukung operasional Pabrik Prekursor Baterai PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kesiapan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mengawal industri strategis nasional, khususnya sektor hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Pabrik ABEB sendiri telah diresmikan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada Senin (13/1).

PT ABEB merupakan perusahaan yang memproduksi ternary precursor berbasis nikel sebagai bahan baku utama baterai lithium. Kehadiran pabrik ini menyasar pasar ekspor sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri baterai melalui pengembangan industri hilir bernilai tambah.

Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi terobosan industri pengolahan dalam negeri tersebut. Menurutnya, hilirisasi sumber daya alam tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional, termasuk sektor pertahanan.

Baca Juga :  Upaya Tingkatkan Indeks SPBE, Pemkab Audiensi dengan PLN Icon Plus

“Pada 2026, produksi bahan baku baterai ini diharapkan menjadi terobosan strategis bagi Indonesia dalam mendukung penguasaan teknologi, termasuk teknologi pertahanan. Hilirisasi yang transparan menunjukkan kontribusi nyata industri terhadap kepentingan pertahanan nasional,” ujarnya.

Peresmian Pabrik Prekursor Baterai ABEB turut dihadiri Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Rizal Edwin Manansang, pemilik Jhonlin Group H. Andi Syamsuddin Arsyad, Chairman of CNGR Deng Wei Ming, Vice President of CNGR sekaligus President of the Indonesia Region Liao Heng Xing, Direktur PT ABEB Fu Pei Wen, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, serta General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono.

Iwan Soelistijono menegaskan, PLN siap mendukung penuh operasional pabrik melalui penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan kompetitif. PLN UID Kalselteng telah menyiapkan daya sebesar 30.000 kilo volt ampere (kVA) khusus untuk mendukung aktivitas produksi PT ABEB.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Sambut Nataru, 1.516 Warga Kotawaringin Barat Nikmati Listrik Melalui Program BPBL

“Ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan suplai listrik yang stabil, berkualitas, dan berkesinambungan bagi sektor industri, khususnya industri pendukung ekosistem kendaraan listrik,” kata Iwan.

Ia menambahkan, beroperasinya pabrik Prekursor Baterai ABEB di KEK Setangga diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah, hingga membuka peluang pengembangan industri berbasis energi bersih di Kalimantan Selatan.

PLN UID Kalselteng berkomitmen terus mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi industri dan memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. (tim)

PROKALTENG.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) memastikan kesiapan pasokan listrik andal untuk mendukung operasional Pabrik Prekursor Baterai PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Kesiapan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mengawal industri strategis nasional, khususnya sektor hilirisasi nikel dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Pabrik ABEB sendiri telah diresmikan oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada Senin (13/1).

PT ABEB merupakan perusahaan yang memproduksi ternary precursor berbasis nikel sebagai bahan baku utama baterai lithium. Kehadiran pabrik ini menyasar pasar ekspor sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri baterai melalui pengembangan industri hilir bernilai tambah.

Electronic money exchangers listing

Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi terobosan industri pengolahan dalam negeri tersebut. Menurutnya, hilirisasi sumber daya alam tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi kepentingan nasional, termasuk sektor pertahanan.

Baca Juga :  Upaya Tingkatkan Indeks SPBE, Pemkab Audiensi dengan PLN Icon Plus

“Pada 2026, produksi bahan baku baterai ini diharapkan menjadi terobosan strategis bagi Indonesia dalam mendukung penguasaan teknologi, termasuk teknologi pertahanan. Hilirisasi yang transparan menunjukkan kontribusi nyata industri terhadap kepentingan pertahanan nasional,” ujarnya.

Peresmian Pabrik Prekursor Baterai ABEB turut dihadiri Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus Rizal Edwin Manansang, pemilik Jhonlin Group H. Andi Syamsuddin Arsyad, Chairman of CNGR Deng Wei Ming, Vice President of CNGR sekaligus President of the Indonesia Region Liao Heng Xing, Direktur PT ABEB Fu Pei Wen, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, serta General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono.

Iwan Soelistijono menegaskan, PLN siap mendukung penuh operasional pabrik melalui penyediaan listrik yang andal, berkelanjutan, dan kompetitif. PLN UID Kalselteng telah menyiapkan daya sebesar 30.000 kilo volt ampere (kVA) khusus untuk mendukung aktivitas produksi PT ABEB.

Baca Juga :  Sambut Nataru, 1.516 Warga Kotawaringin Barat Nikmati Listrik Melalui Program BPBL

“Ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memastikan suplai listrik yang stabil, berkualitas, dan berkesinambungan bagi sektor industri, khususnya industri pendukung ekosistem kendaraan listrik,” kata Iwan.

Ia menambahkan, beroperasinya pabrik Prekursor Baterai ABEB di KEK Setangga diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan asli daerah, hingga membuka peluang pengembangan industri berbasis energi bersih di Kalimantan Selatan.

PLN UID Kalselteng berkomitmen terus mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui layanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong hilirisasi industri dan memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru