PROKALTENG.CO – Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang digelar secara nasional, dengan pusat kegiatan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1), berlangsung aman dan lancar. Keandalan pasokan listrik selama agenda kenegaraan ini menjadi salah satu faktor penting kelancaran acara, berkat kesiapsiagaan penuh petugas PLN.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menurunkan 68 petugas siaga yang disebar di sejumlah titik strategis. Seluruh personel disiagakan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil tanpa gangguan sejak persiapan hingga seluruh rangkaian peresmian Sekolah Rakyat selesai.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa PLN selalu siap mendukung kegiatan berskala besar, terutama agenda kenegaraan yang membutuhkan tingkat keandalan listrik tinggi.
“Kelistrikan punya peran vital dalam menyukseskan kegiatan nasional. Karena itu, kami melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan teknis, kesiapan personel, hingga pengamanan berlapis agar acara berjalan tanpa hambatan,” ujar Iwan.
Untuk memperkuat sistem pengamanan, PLN menyiapkan tujuh unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 772 kVA sebagai antisipasi jika terjadi gangguan kelistrikan.
Selain itu, lima posko siaga juga dibentuk di sejumlah lokasi penting. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan dan koordinasi agar kondisi kelistrikan dapat dipantau secara real time dan respons cepat bisa dilakukan bila dibutuhkan.
Dukungan kelistrikan yang andal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan melalui program Sekolah Rakyat. PLN UID Kalselteng pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)
PROKALTENG.CO – Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang digelar secara nasional, dengan pusat kegiatan di Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1), berlangsung aman dan lancar. Keandalan pasokan listrik selama agenda kenegaraan ini menjadi salah satu faktor penting kelancaran acara, berkat kesiapsiagaan penuh petugas PLN.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menurunkan 68 petugas siaga yang disebar di sejumlah titik strategis. Seluruh personel disiagakan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil tanpa gangguan sejak persiapan hingga seluruh rangkaian peresmian Sekolah Rakyat selesai.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menegaskan bahwa PLN selalu siap mendukung kegiatan berskala besar, terutama agenda kenegaraan yang membutuhkan tingkat keandalan listrik tinggi.
“Kelistrikan punya peran vital dalam menyukseskan kegiatan nasional. Karena itu, kami melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan teknis, kesiapan personel, hingga pengamanan berlapis agar acara berjalan tanpa hambatan,” ujar Iwan.
Untuk memperkuat sistem pengamanan, PLN menyiapkan tujuh unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 772 kVA sebagai antisipasi jika terjadi gangguan kelistrikan.
Selain itu, lima posko siaga juga dibentuk di sejumlah lokasi penting. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan dan koordinasi agar kondisi kelistrikan dapat dipantau secara real time dan respons cepat bisa dilakukan bila dibutuhkan.
Dukungan kelistrikan yang andal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan melalui program Sekolah Rakyat. PLN UID Kalselteng pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dengan menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)