BANJARBARU – Program Clean Energy Day yang dijalankan PT PLN (Persero) UIP3B Kalimantan resmi dimulai 10 April 2026. Lewat program ini, setiap Jumat ditetapkan sebagai hari tanpa kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) di lingkungan kerja PLN, sebagai upaya mendorong gaya hidup hemat energi dan menekan emisi karbon.
Kebijakan ini bukan sekadar imbauan. Pada hari pelaksanaan, kendaraan BBM tidak diperkenankan parkir di area kantor. Seluruh pegawai didorong beralih ke transportasi ramah lingkungan seperti berjalan kaki, bersepeda, kendaraan listrik, atau transportasi umum.
Program ini digelar serentak dan melibatkan seluruh insan PLN, termasuk unit-unit pelaksana di lingkungan UIP3B Kalimantan. Tujuannya jelas: membangun kebiasaan baru yang lebih peduli energi dan lingkungan.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menegaskan Clean Energy Day adalah langkah konkret, bukan sekadar seremoni.
“Ini langkah sederhana, tapi dampaknya besar. Kami ingin membangun kesadaran bahwa setiap individu punya peran dalam mengurangi emisi dan mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan seluruh unit untuk mendorong perubahan nyata di lingkungan kerja.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan arahan pemerintah dan kebijakan BUMN dalam menekan konsumsi BBM serta mengoptimalkan penggunaan energi.
Dalam pelaksanaannya, PLN memanfaatkan aplikasi internal untuk mencatat perjalanan pegawai dan menghitung pengurangan emisi serta efisiensi bahan bakar secara otomatis. Data tersebut kemudian dimonitor sebagai bahan evaluasi sekaligus bentuk apresiasi.
Clean Energy Day juga menjadi bagian dari transformasi budaya kerja PLN yang berkelanjutan, dengan menekankan kolaborasi dan konsistensi. Keterlibatan seluruh unit diharapkan tidak hanya berdampak di internal, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas.
Dengan semangat “Satu langkah kecil untuk hasil nyata, dari PLN untuk Indonesia”, PLN UIP3B Kalimantan menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi dan pembangunan berkelanjutan. (tim)


