PROKALTENG.CO – Momen Lima Rajab 1447 Hijriah di Sekumpul, Kalimantan Selatan, telah selesai dilaksanakan dengan aman dan khidmat. Dalam agenda keagamaan berskala besar ini, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menyalurkan suplai listrik sebesar 67,63 Megawatt (MW) untuk melayani sekitar 4,9 juta jamaah yang datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Kegiatan Lima Rajab merupakan momentum spiritual untuk mengenang wafatnya ulama kharismatik asal Martapura, Syekh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, yang wafat pada 5 Rajab 1426 Hijriah atau tahun 2005 Masehi. Setiap tahunnya, jutaan jamaah memadati kawasan Sekumpul dan sekitarnya, menjadikan keandalan listrik sebagai faktor penting dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
General Manager PT PLN (Persero) UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan bahwa Momen Lima Rajab bukan hanya agenda keagamaan, tetapi juga kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya Martapura dan Banjarbaru.
“Kami turut bangga dan bahagia bisa menjadi bagian dari kegiatan besar ini. Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan lancar dengan suplai listrik yang andal serta kesiapan petugas dan peralatan yang disiapkan secara maksimal,” kata Iwan.
Untuk menjaga keandalan pasokan selama kegiatan berlangsung, PLN UID Kalselteng menurunkan 453 personel siaga yang ditempatkan di 13 posko strategis. Seluruh personel didukung peralatan teknis serta sistem pengamanan berlapis guna mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan di tengah padatnya jamaah.
“Pengamanan telah dipersiapkan melalui simulasi dan skenario yang matang. Di tengah kepadatan jamaah yang membatasi mobilitas kendaraan, personel kami ditempatkan langsung di titik-titik vital yang telah dipetakan sebelumnya,” sambung Iwan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kehadiran PLN dalam Momen Lima Rajab merupakan bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan berskala besar.
“Kami berupaya memastikan jamaah dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Keandalan listrik menjadi bagian dari ikhtiar PLN dalam menjaga kekhusyukan suasana serta mendukung kegiatan keagamaan yang menjadi kebanggaan bersama,” tambahnya.
Keberhasilan pengamanan kelistrikan pada Momen Lima Rajab ini memperkuat komitmen PLN UID Kalselteng untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (tim)


