PROKALTENG.CO – Seorang penambang tradisional, Epek Adi Purnomo (50) alias Bakir, tenggelam saat menyelam untuk mengambil alat tambang yang terjatuh ke Sungai Kasongan, Desa Talian Kereng, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah ditemukan meninggal dunia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bersama tiga rekan kerjanya tengah melakukan aktivitas penambangan tradisional di sungai tersebut.
Korban kemudian menyelam ke dalam sungai untuk mengambil alat tambang yang terjatuh. Namun, setelah beberapa saat, korban tidak kunjung kembali ke permukaan.
Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga kejadian itu akhirnya dilaporkan ke Kantor SAR Palangka Raya untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap korban. Hingga pada Senin malam (28/9/2026). Keberadaan korban akhirnya diketahui setelah warga melihat jasad yang mengapung di sekitar sungai.
Koordinator Lapangan Basarnas, Indra Saputra mengatakan, korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal.
“Pada pukul 21.30 WIB, Tim SAR Gabungan menerima laporan dari warga bahwa melihat jenazah yang mengapung di Sungai. Posisi penemuan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal (LKP),” ujar Indra pada Selasa (29/8/2026).
Setelah menerima informasi tersebut, Tim SAR Gabungan langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi korban. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Mas Amsyar Katingan untuk penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Dahian Tunggal, Kecamatan Pulau Malan.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA. Ketut Alit Supartana mengatakan, setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR resmi dihentikan.
“Dengan diserahkannya korban kepada pihak keluarga, maka Operasi SAR KMM ini dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat di lapangan,” tutup Alit.
Dalam proses pencarian dan evakuasi tersebut, Tim SAR Gabungan melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Katingan Hilir, BPBD Kabupaten Katingan, Satpolair Polres Katingan, Koramil 1019-03/Katingan Hilir, Damkar Kabupaten Katingan, keluarga korban serta masyarakat setempat. (jef)


