KASONGAN, PROKALTENG.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui Bimbingan Kerja Budidaya Ayam Petelur pada Selasa (29/9/2026). Program ini menjadi sarana edukasi praktis bagi warga binaan dan peserta magang untuk memperoleh keterampilan nyata di bidang peternakan.
Dalam pelaksanaannya, warga binaan dan peserta magang terlibat langsung dalam seluruh rantai operasional, mulai dari perawatan kandang, pemberian pakan dan minum, pemantauan kesehatan ternak, pemeliharaan kebersihan lingkungan, hingga pengelolaan hasil produksi.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan bahwa Bimbingan Kerja tersebut tidak hanya berfokus pada hasil produksi, tetapi juga pembentukan karakter.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang menghasilkan produk, melainkan juga membentuk disiplin, tanggung jawab, dan keterampilan kerja. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi bekal produktif bagi warga binaan dan peserta magang saat kembali ke masyarakat,” ujar Batara.
Di bawah pendampingan ketat petugas dan peserta magang, warga binaan dilatih untuk menjalankan proses kerja secara terstruktur dan profesional.
Koordinator Humas Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Yustiman, menambahkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pimpinan dalam menciptakan sistem pembinaan yang berdampak.
“Melalui budidaya ayam petelur, mereka tidak hanya mempelajari teknis peternakan, tetapi juga mengasah kedisiplinan, kerja sama, serta nilai produktivitas,” jelas Yustiman.
Ke depan, Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan berkomitmen untuk terus mengembangkan ragam program pembinaan kemandirian yang relevan dengan potensi warga binaan. Upaya ini diharapkan dapat membantu warga binaan menjadi pribadi yang mandiri dan siap berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat. (eri)


