PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO — Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Yohannes Freddy Ering, menyambut baik dan mengapresiasi langkah jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng yang menyusun kajian mengenai pembinaan dan transformasi koperasi plasma melalui pendampingan Pemolisian Masyarakat (Polmas).
Kajian tersebut diinisiasi langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budhi Rohmat beserta tim dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Polri dengan tajuk “Pembinaan dan Transformasi Koperasi Plasma melalui Pendampingan Polmas dalam Rangka Ketahanan Ekonomi Masyarakat”.
Yohannes Freddy Ering menilai pemilihan tema koperasi plasma sangat tepat dan relevan dengan realitas sosial-ekonomi di Kalimantan Tengah saat ini. Meski jumlah koperasi plasma di wilayah Kalteng sangat banyak, tata kelolanya dinilai masih jauh dari prinsip dasar keberadaan koperasi.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi pemilihan topik serta objek pengkajian ini. Harus diakui, keberadaan koperasi plasma di Kalteng memang banyak, tetapi secara operasional belum berjalan sebagaimana layaknya sebuah koperasi yang berasaskan dari, oleh, dan untuk anggota. Bahkan, tidak jarang di lapangan keberadaannya justru kerap memicu konflik atau permasalahan,” ujar Freddy Ering.
Atas dasar itu, Dekopinwil Kalteng berharap hasil kajian strategis jajaran Polda Kalteng ini tidak berhenti sebagai dokumen penelitian semata, melainkan dapat direalisasikan menjadi program aksi konkret di lapangan.
“Kami berharap ini tidak sebatas kajian di atas kertas, tetapi ada tindak lanjut nyata berupa pendampingan dari Polmas atau jajaran kepolisian untuk pembinaan dan revitalisasi koperasi-koperasi plasma di Kalteng. Dengan tata kelola yang baik dan transparan, keberadaan koperasi benar-benar mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat anggotanya,” tegasnya.(tim)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO — Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Kalimantan Tengah (Kalteng) Yohannes Freddy Ering, menyambut baik dan mengapresiasi langkah jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng yang menyusun kajian mengenai pembinaan dan transformasi koperasi plasma melalui pendampingan Pemolisian Masyarakat (Polmas).
Kajian tersebut diinisiasi langsung oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Pol Budhi Rohmat beserta tim dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Polri dengan tajuk “Pembinaan dan Transformasi Koperasi Plasma melalui Pendampingan Polmas dalam Rangka Ketahanan Ekonomi Masyarakat”.
Yohannes Freddy Ering menilai pemilihan tema koperasi plasma sangat tepat dan relevan dengan realitas sosial-ekonomi di Kalimantan Tengah saat ini. Meski jumlah koperasi plasma di wilayah Kalteng sangat banyak, tata kelolanya dinilai masih jauh dari prinsip dasar keberadaan koperasi.
“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi pemilihan topik serta objek pengkajian ini. Harus diakui, keberadaan koperasi plasma di Kalteng memang banyak, tetapi secara operasional belum berjalan sebagaimana layaknya sebuah koperasi yang berasaskan dari, oleh, dan untuk anggota. Bahkan, tidak jarang di lapangan keberadaannya justru kerap memicu konflik atau permasalahan,” ujar Freddy Ering.
Atas dasar itu, Dekopinwil Kalteng berharap hasil kajian strategis jajaran Polda Kalteng ini tidak berhenti sebagai dokumen penelitian semata, melainkan dapat direalisasikan menjadi program aksi konkret di lapangan.
“Kami berharap ini tidak sebatas kajian di atas kertas, tetapi ada tindak lanjut nyata berupa pendampingan dari Polmas atau jajaran kepolisian untuk pembinaan dan revitalisasi koperasi-koperasi plasma di Kalteng. Dengan tata kelola yang baik dan transparan, keberadaan koperasi benar-benar mampu meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat anggotanya,” tegasnya.(tim)