Truk Longbet Bermuatan Exavator Terbalik, Jalan Penghubung Kalteng – Kalbar Tertutup Total

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Jalur lintas Trans Kalimantan yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) terputus total. Sebuah truk trailer longbet bermuatan tiga unit exavator terbalik dan melintang di tengah jalan tepatnya di tanjakan Bukit Angker, Kelurahan Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut, dilaporkan terjadi pada Senin (27/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Tiga unit alat berat jenis exavator yang diangkut truk itu terguling  jatuh dan menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan lain dari kedua arah tidak dapat melintas.

Kapolres Lamandau melalui Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Dindin Mahmudin, membenarkan kejadian tersebut.

“Personel Satlantas Polres Lamandau, Bripka Sufriadi dan Bripda Anwar Azari, langsung bergerak menuju lokasi kejadian usai menerima laporan sekitar pukul 22.50 WIB dan tiba di TKP pada pukul 00.47 WIB untuk melakukan penanganan awal,” ujar AKP Dindin Mahmudin, Selasa (28/7).

Baca Juga :  Aliansi Borneo Bersatu: Tangkap Nico Silalahi!

Berdasarkan keterangan pengemudi truk, Gian Luhur Gemilang (21), rombongan truk Sinotruk Howo bernomor polisi BM 8273 JO milik PT Mitra Angkutan Sejati tersebut awalnya berangkat dari Pangkalan Banteng (PT. Indo Agro Mas) pada 2 Juli 2026 menuju Kota Pontianak, Kalbar. Truk tersebut mengangkut tiga unit Exavator Merk Sunward PC 100.

Namun, perjalanan mereka terhambat setelah armada mengalami kerusakan pada kampas kopling saat melintas di Kecamatan Delang pada 17 Juli 2026. Truk sempat tertahan selama 10 hari untuk menunggu proses perbaikan dan kedatangan mekanik.

Setelah perbaikan selesai pada Senin (27/7) sore, sopir memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanan malam hari. Sayangnya, saat melintasi tanjakan Bukit Angker sekitar pukul 20.00 WIB, truk mendadak tidak kuat menanjak.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Alumni Soroti Persyaratan Administratif Pemilihan Rektor UPR 2026-2030

“Saat melintas di tanjakan Bukit Angker, truk longbet tiba-tiba mundur dalam kondisi mesin masih hidup. Truk kemudian melintang dan muatan tiga unit exavator di atasnya terbalik hingga menutupi seluruh badan jalan,” jelas Kasatlantas.

Langkah cepat langsung diambil kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas Satlantas Polres Lamandau mengamankan lokasi guna mengantisipasi kecelakaan susulan maupun penumpukan kendaraan.

“Tindakan kepolisian di TKP meliputi pemasangan lampu flash light (sinyal peringatan) dari dua arah, baik dari arah Kalteng menuju Kalbar maupun sebaliknya. Kemudian melakukan pendataan identitas sopir dan kernet, serta mendokumentasikan kondisi di lapangan,” ujar AKP Dindin.

Hingga berita ini ditayangkan, badan jalan masih tertutup material alat berat dan arus lalu lintas di jalur Trans Kalimantan Kalteng-Kalbar tersebut masih lumpuh total menunggu proses evakuasi selanjutnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Jalur lintas Trans Kalimantan yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Barat (Kalbar) terputus total. Sebuah truk trailer longbet bermuatan tiga unit exavator terbalik dan melintang di tengah jalan tepatnya di tanjakan Bukit Angker, Kelurahan Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut, dilaporkan terjadi pada Senin (27/7) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Tiga unit alat berat jenis exavator yang diangkut truk itu terguling  jatuh dan menutupi seluruh badan jalan, sehingga kendaraan lain dari kedua arah tidak dapat melintas.

Kapolres Lamandau melalui Kasatlantas Polres Lamandau, AKP Dindin Mahmudin, membenarkan kejadian tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Personel Satlantas Polres Lamandau, Bripka Sufriadi dan Bripda Anwar Azari, langsung bergerak menuju lokasi kejadian usai menerima laporan sekitar pukul 22.50 WIB dan tiba di TKP pada pukul 00.47 WIB untuk melakukan penanganan awal,” ujar AKP Dindin Mahmudin, Selasa (28/7).

Baca Juga :  Aliansi Borneo Bersatu: Tangkap Nico Silalahi!

Berdasarkan keterangan pengemudi truk, Gian Luhur Gemilang (21), rombongan truk Sinotruk Howo bernomor polisi BM 8273 JO milik PT Mitra Angkutan Sejati tersebut awalnya berangkat dari Pangkalan Banteng (PT. Indo Agro Mas) pada 2 Juli 2026 menuju Kota Pontianak, Kalbar. Truk tersebut mengangkut tiga unit Exavator Merk Sunward PC 100.

Namun, perjalanan mereka terhambat setelah armada mengalami kerusakan pada kampas kopling saat melintas di Kecamatan Delang pada 17 Juli 2026. Truk sempat tertahan selama 10 hari untuk menunggu proses perbaikan dan kedatangan mekanik.

Setelah perbaikan selesai pada Senin (27/7) sore, sopir memberanikan diri untuk melanjutkan perjalanan malam hari. Sayangnya, saat melintasi tanjakan Bukit Angker sekitar pukul 20.00 WIB, truk mendadak tidak kuat menanjak.

Baca Juga :  Alumni Soroti Persyaratan Administratif Pemilihan Rektor UPR 2026-2030

“Saat melintas di tanjakan Bukit Angker, truk longbet tiba-tiba mundur dalam kondisi mesin masih hidup. Truk kemudian melintang dan muatan tiga unit exavator di atasnya terbalik hingga menutupi seluruh badan jalan,” jelas Kasatlantas.

Langkah cepat langsung diambil kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas Satlantas Polres Lamandau mengamankan lokasi guna mengantisipasi kecelakaan susulan maupun penumpukan kendaraan.

“Tindakan kepolisian di TKP meliputi pemasangan lampu flash light (sinyal peringatan) dari dua arah, baik dari arah Kalteng menuju Kalbar maupun sebaliknya. Kemudian melakukan pendataan identitas sopir dan kernet, serta mendokumentasikan kondisi di lapangan,” ujar AKP Dindin.

Hingga berita ini ditayangkan, badan jalan masih tertutup material alat berat dan arus lalu lintas di jalur Trans Kalimantan Kalteng-Kalbar tersebut masih lumpuh total menunggu proses evakuasi selanjutnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru