KASONGAN, PROKALTENG.CO – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan dalam memfasilitasi kemandirian warga binaan mendapat apresiasi. Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalteng membeli plakat kerajinan getah nyatu buatan warga binaan Kasongan untuk dijadikan cenderamata resmi.
Plakat bernilai seni tersebut diproduksi melalui program pembinaan kemandirian Lapas. Getah nyatu, bahan baku alami khas Kalteng, diolah menjadi berbagai kerajinan tangan bermotif kebudayaan daerah.
Dukungan dan kepercayaan dari instansi pemerintah tersebut diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk pemasyarakatan. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan di dalam Lapas tidak sebatas memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan, Batara Hutasoit, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan pihak Kanwil Kemenkum. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengasah kemampuan.
“Ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Kami berharap semakin banyak pihak yang memberikan dukungan terhadap pemasaran produk karya warga binaan, sehingga hasil pembinaan dapat semakin dikenal dan memiliki nilai ekonomi,” ujar Batara, Sabtu (26/9/2026).
Lapas Narkotika Kasongan berkomitmen menjadikan kerajinan getah nyatu sebagai salah satu komoditas unggulan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pemasyarakatan.
Selain membekali warga binaan dengan keahlian produktif sebelum kembali ke masyarakat, langkah tersebut juga menjadi sarana melestarikan warisan budaya lokal Kalteng. (eri)
