Karhutla Nyaris Lahap Permukiman Warga di Menteng 12 Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nyaris melahap area permukiman warga di Jalan Menteng 12, Palangka Raya, pada Kamis (27/8/2026) sore. Api yang membesar sekitar pukul 14.00 WIB merambat cepat ke area permukiman akibat tiupan angin kencang.

Seorang warga terdampak, Gio (40), menuturkan titik api awalnya terpantau dari arah Jalan Menteng 10 atau 11 sebelum akhirnya merambat masuk ke area permukiman.

“Pas apinya sudah membesar di pohon yang besar itu, saya langsung siapkan air di sini untuk membatasi arah rambatannya. Makanya agak cepat juga penanganannya, sudah tidak ada waktu untuk memanggil bantuan lagi,” ungkap Gio saat ditemui di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polres Katingan Diganjar Penghargaan atas Nilai Sempurna IKPA 2024

Gio menggunakan selang air rumahan untuk membuat sekat bakar atau batas basah agar api tidak merambat lebih jauh ke area rumah dan kandang ternaknya.

Dalam kondisi panik dan darurat, warga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Meski api belum menyentuh bangunan utama, insiden tersebut sempat menghanguskan sejumlah pipa air milik warga. Selain itu, pekatnya asap karhutla membuat kualitas udara di sekitar lokasi menjadi sangat buruk dan menyulitkan pernapasan.

“Dampaknya susah bernapas saja, udara jadi kotor dipenuhi asap begini,” tambahnya.

Electronic money exchangers listing

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat menjalar mendekati pekarangan, rumah, hingga kandang ternak milik warga setempat.

Baca Juga :  Warga Antusias Sambut Pasar Murah di Palangka Raya

Hingga Kamis petang, kondisi di sekitar pekarangan Gio terpantau aman terkendali. Namun, warga memilih tetap bersiaga di luar rumah hingga malam hari guna mengantisipasi titik api susulan.

“Kita tidak tenang juga, takut apinya merambat lagi. Apalagi anginnya kencang mengarah ke sini. Jadi sambil terus menyiram dan membasahi area ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih melakukan penanganan seadanya bersama pihak berwenang dan pemadam kebakaran untuk memastikan sisa-sisa titik api di kawasan tersebut benar-benar padam sepenuhnya. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nyaris melahap area permukiman warga di Jalan Menteng 12, Palangka Raya, pada Kamis (27/8/2026) sore. Api yang membesar sekitar pukul 14.00 WIB merambat cepat ke area permukiman akibat tiupan angin kencang.

Seorang warga terdampak, Gio (40), menuturkan titik api awalnya terpantau dari arah Jalan Menteng 10 atau 11 sebelum akhirnya merambat masuk ke area permukiman.

“Pas apinya sudah membesar di pohon yang besar itu, saya langsung siapkan air di sini untuk membatasi arah rambatannya. Makanya agak cepat juga penanganannya, sudah tidak ada waktu untuk memanggil bantuan lagi,” ungkap Gio saat ditemui di lokasi kejadian.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Polres Katingan Diganjar Penghargaan atas Nilai Sempurna IKPA 2024

Gio menggunakan selang air rumahan untuk membuat sekat bakar atau batas basah agar api tidak merambat lebih jauh ke area rumah dan kandang ternaknya.

Dalam kondisi panik dan darurat, warga berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan peralatan seadanya.

Meski api belum menyentuh bangunan utama, insiden tersebut sempat menghanguskan sejumlah pipa air milik warga. Selain itu, pekatnya asap karhutla membuat kualitas udara di sekitar lokasi menjadi sangat buruk dan menyulitkan pernapasan.

“Dampaknya susah bernapas saja, udara jadi kotor dipenuhi asap begini,” tambahnya.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, tiupan angin yang kencang membuat api dengan cepat menjalar mendekati pekarangan, rumah, hingga kandang ternak milik warga setempat.

Baca Juga :  Warga Antusias Sambut Pasar Murah di Palangka Raya

Hingga Kamis petang, kondisi di sekitar pekarangan Gio terpantau aman terkendali. Namun, warga memilih tetap bersiaga di luar rumah hingga malam hari guna mengantisipasi titik api susulan.

“Kita tidak tenang juga, takut apinya merambat lagi. Apalagi anginnya kencang mengarah ke sini. Jadi sambil terus menyiram dan membasahi area ini,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih melakukan penanganan seadanya bersama pihak berwenang dan pemadam kebakaran untuk memastikan sisa-sisa titik api di kawasan tersebut benar-benar padam sepenuhnya. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru