PROKALTENG.CO– Pengorbanan sejati adalah ketika kita rela mengorbankan ego dan kepentingan golongan.demi persatuan umat. Sedangkan penyembelihan hewan kurban tidak hanya sekedar menghalalkan binatang untuk dimakan, tetapi yang perlu disembelih adalah nafsu, keserakahan, kesombongan, kecintaan duniawi dan penyakit hati lainnya. Agar seorang hamba mudah dalam menunaikan pengabdiannya kepada Sang Pencipta
Demikian disampakan khotib Ustaz H.Muhammad Yusuf Rusli MA, pada Salat Hari Raya Idul Adha 1447 H/20026 di Kompleks Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, Rabu (27/5/2026)
Hari ini urai Ustaz H.Muhammad Yusuf Rusli. Umat Islam bukan hanya menghadapi musuh dari luar tapi juga luka dalam. Menurutnya. Perbedaan yang. seharusnya menjadi rahmat, berubah menjadi permusuhan.
“Kita sibuk memperdebatkan hal kecil namun lalai terhadap penderitaan besar umat,” ujarnya.
Dikatakannya. Idul Adha bukan sekadar menyembelih hewan. Ia adalah pelajaran tentang pengorbanan.Nabi Ibrahim ‘alaihissalam rela mengorbankan yang paling ia cintai,
“Lalu kita, apakah kita sudah siap mengorbankan ego kita, fanatisme kelompok kita, kebencian terhadap sesama muslim. Ataukah kita masih mempertahankannya, meski umat ini hancur karena itu,” ungkap Ustaz HM Yusuf Rusli.
“Mari kita perbaiki sesuatu yang mungkin tidak terlihat, hati kita, rasa peduli kita, ukhuwah kita,” kata HM Yusuf Rusli
“Jika kita belum mampu menolong Palestina dengan kekuatan,maka jangan kita tambah luka mereka dengan perpecahan kita. Jika kita belum mampu menghentikan konflik dunia Islam, Maka setidaknya jangan kita ikut memperkeruh keadaan dengan kebencian,” ujarnya.
Mungkin kata HM Yusuf Rusli. Tidak bisa mengubah dunia hari ini. Namun bisa mulai dari sesuatu yang sederhana tidak membenci sesama muslim, tidak menyebarkan kebencian dan menumbuhkan kepedulian
“ Karena bisa jadi kemenangan umat ini tidak dimulai dari medan perang tetapi dimulai dari hati yang bersatu,” pungkasnya
Pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Selat. Berlangsung khidmat. Antusiasme umat Islam luar biasa, banyaknya jemaah membuktikan tingginya semangat kebersamaan dan ketaatan.
Salat Idul Adha juga diikuti jajaran Pengurus Muhammadiyah Kapuas beserta Organisasi Otonom (Ortom), Warga Muhammadiyah dan sejumlah kaum muslimin dan muslimat.(ind)


