31.9 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

MPR RI Serap Aspirasi Masyarakat, Teras Narang Ingin Generasi Muda Melek Isu Pemerintah

PROKALTENG.CO – Ratusan mahasiswa dan intelektual hadir dalam penyerapan Aspirasi Masyarakat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bertajuk hubungan pusat dan daerah di Asrama Haji Palangka Raya, Kamis (18/1/2024). Antusiasme mereka tinggi dalam menggali berbagai tantangan dan problematika hubungan pusat dan daerah.

Dengan perspektif politik ditambah perspektif keuangan pusat dan daerah dari narasumber ahli, Dr. Fitria Husnatarina. Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang berharap generasi muda yang hadir bisa lebih mengetahui isu pemerintahan. Terlebih mereka yang kerap mengawal demokrasi dan pembangunan daerah.

“Dalam momen ini saya mengapresiasi mahasiswa yang mempertanyakan banyak isu, mulai soal food estate sebagai proyek strategis nasional, infrastruktur jalan di Barito Timur yang juga umumnya di Kalteng, serta soal Dana Bagi Hasil untuk pembangunan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Dewan Kapuas Minta Sapras Palingkau Diperhatikan

Sebagai ilustrasi, Teras Narang juga membagikan contoh-contoh pengalaman saat membangun Kalimantan Tengah sebagai Gubernur Kalteng. Misal kolaborasi pembangunan jalan Bagendang dengan swasta dan pemerintah kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur.

Contoh lain sebagaimana dulu banyak pembangunan infrastruktur jalan hingga jembatan. Salah satu strategi yang kami bangun selain melobi pemerintah pusat, misalnya dalam menamai proyek dengan nama jalan strategis nasional, agar mendapat atensi pusat.

“Sebagai pemimpin saya melobi pemerintah pusat dan membangun narasi rasional soal konektivitas antar provinsi yang penting mendongkrak perekonomian daerah,” tuturnya.

Inilah upaya sebagai Gubernur yang dalam ketatanegaraan merupakan wakil pemerintah pusat di daerah. Jadi sebagai pemimpin daerah, dalam hal ini mesti memiliki kecakapan dan kemampuan lobi yang kuat ke pemerintah pusat, sehingga keuangan daerah yang terbatas dalam membangun, bisa kita atasi dengan dukungan pusat.

Baca Juga :  Teras Narang Dorong Kebijakan Pemerintah Berpihak pada Penyandang Disabilitas

“Saya harap, pengetahuan soal isu hubungan pusat dan daerah ini bisa menambah ilmu para generasi muda, calon pemimpin masa depan daerah kita. Selanjutnya aspirasi yang kami terima, akan disampaikan ke badan kajian MPR RI untuk menjadi masukan kelembagaan,” ungkapnya. (tim)

PROKALTENG.CO – Ratusan mahasiswa dan intelektual hadir dalam penyerapan Aspirasi Masyarakat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bertajuk hubungan pusat dan daerah di Asrama Haji Palangka Raya, Kamis (18/1/2024). Antusiasme mereka tinggi dalam menggali berbagai tantangan dan problematika hubungan pusat dan daerah.

Dengan perspektif politik ditambah perspektif keuangan pusat dan daerah dari narasumber ahli, Dr. Fitria Husnatarina. Anggota DPD RI, Agustin Teras Narang berharap generasi muda yang hadir bisa lebih mengetahui isu pemerintahan. Terlebih mereka yang kerap mengawal demokrasi dan pembangunan daerah.

“Dalam momen ini saya mengapresiasi mahasiswa yang mempertanyakan banyak isu, mulai soal food estate sebagai proyek strategis nasional, infrastruktur jalan di Barito Timur yang juga umumnya di Kalteng, serta soal Dana Bagi Hasil untuk pembangunan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Dewan Kapuas Minta Sapras Palingkau Diperhatikan

Sebagai ilustrasi, Teras Narang juga membagikan contoh-contoh pengalaman saat membangun Kalimantan Tengah sebagai Gubernur Kalteng. Misal kolaborasi pembangunan jalan Bagendang dengan swasta dan pemerintah kabupaten Seruyan dan Kotawaringin Timur.

Contoh lain sebagaimana dulu banyak pembangunan infrastruktur jalan hingga jembatan. Salah satu strategi yang kami bangun selain melobi pemerintah pusat, misalnya dalam menamai proyek dengan nama jalan strategis nasional, agar mendapat atensi pusat.

“Sebagai pemimpin saya melobi pemerintah pusat dan membangun narasi rasional soal konektivitas antar provinsi yang penting mendongkrak perekonomian daerah,” tuturnya.

Inilah upaya sebagai Gubernur yang dalam ketatanegaraan merupakan wakil pemerintah pusat di daerah. Jadi sebagai pemimpin daerah, dalam hal ini mesti memiliki kecakapan dan kemampuan lobi yang kuat ke pemerintah pusat, sehingga keuangan daerah yang terbatas dalam membangun, bisa kita atasi dengan dukungan pusat.

Baca Juga :  Teras Narang Dorong Kebijakan Pemerintah Berpihak pada Penyandang Disabilitas

“Saya harap, pengetahuan soal isu hubungan pusat dan daerah ini bisa menambah ilmu para generasi muda, calon pemimpin masa depan daerah kita. Selanjutnya aspirasi yang kami terima, akan disampaikan ke badan kajian MPR RI untuk menjadi masukan kelembagaan,” ungkapnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru