“Kami ingin momentum ini tetap dirasakan. Walaupun sedang berada di lapangan memadamkan karhutla, kami tetap memberikan apresiasi dan penghormatan dengan pengibaran bendera,” katanya.
Anggota DPRD Kalteng ini menyebut, para relawan sengaja memilih lokasi tersebut karena sebagian besar rekan-rekannya masih berjibaku menangani karhutla.
Bahkan, saat upacara berlangsung, kondisi kawasan Petuk Katimpun masih dalam penanganan akibat kebakaran.
“Ini bentuk semangat kami. Di saat masyarakat merayakan kemerdekaan, kawan-kawan relawan masih berjuang di lapangan, berjibaku dengan api dan asap,” tuturnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI juga menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla masih menjadi pekerjaan besar, khususnya di Kalteng.
Menurutnya, penanganan tidak hanya membutuhkan kekuatan personel di lapangan, tetapi juga dukungan dan perhatian pemerintah.
“Harapan kami tentu ada perhatian dari pemerintah pusat agar ke depan penanganan karhutla bisa lebih maksimal dan dapat mengurangi estimasi kebakaran,” ungkapnya.
Okki menambahkan, Forum Relawan Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya saat ini memiliki puluhan regu yang turut diakomodasi dalam penanganan kebakaran di wilayah kota.
“Untuk relawan yang diakomodasi BPK di Kota Palangka Raya ada sekitar 25 regu,” pungkasnya. (jef)
“Kami ingin momentum ini tetap dirasakan. Walaupun sedang berada di lapangan memadamkan karhutla, kami tetap memberikan apresiasi dan penghormatan dengan pengibaran bendera,” katanya.
Anggota DPRD Kalteng ini menyebut, para relawan sengaja memilih lokasi tersebut karena sebagian besar rekan-rekannya masih berjibaku menangani karhutla.
Bahkan, saat upacara berlangsung, kondisi kawasan Petuk Katimpun masih dalam penanganan akibat kebakaran.
“Ini bentuk semangat kami. Di saat masyarakat merayakan kemerdekaan, kawan-kawan relawan masih berjuang di lapangan, berjibaku dengan api dan asap,” tuturnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI juga menjadi pengingat bahwa persoalan karhutla masih menjadi pekerjaan besar, khususnya di Kalteng.
Menurutnya, penanganan tidak hanya membutuhkan kekuatan personel di lapangan, tetapi juga dukungan dan perhatian pemerintah.
“Harapan kami tentu ada perhatian dari pemerintah pusat agar ke depan penanganan karhutla bisa lebih maksimal dan dapat mengurangi estimasi kebakaran,” ungkapnya.
Okki menambahkan, Forum Relawan Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya saat ini memiliki puluhan regu yang turut diakomodasi dalam penanganan kebakaran di wilayah kota.
“Untuk relawan yang diakomodasi BPK di Kota Palangka Raya ada sekitar 25 regu,” pungkasnya. (jef)