PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) mulai jadi sorotan publik di Kalimantan Tengah. Di tengah dinamika tersebut, mantan Rektor UPR Andrie Elia Embang justru memilih irit bicara saat dimintai tanggapan.
Sikap Andrie Elia yang enggan berkomentar soal proses pemilihan Rektor UPR menarik perhatian, mengingat posisinya sebagai mantan pimpinan kampus tersebut. Ia memilih tidak ikut dalam polemik maupun memberi pandangan terkait suksesi kepemimpinan UPR.
Ditemui awak media usai kegiatan di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (16/4/26), Andrie hanya memberi respons singkat.
“Oh jangan, aku no comment,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai tahapan pemilihan yang tengah berlangsung, ia mengaku belum mengikuti perkembangan.
“Enggak, aku belum tahu proses pemilihan rektor. Belum ada informasi. Saya hanya dosen biasa saja,” tambahnya.
Upaya awak media untuk meminta harapan terhadap calon rektor UPR ke depan pun kembali ditolak. Andrie tetap konsisten memilih tidak berkomentar.
“Nanti aja. No comment,” pungkasnya sambil meninggalkan lokasi. (her)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) mulai jadi sorotan publik di Kalimantan Tengah. Di tengah dinamika tersebut, mantan Rektor UPR Andrie Elia Embang justru memilih irit bicara saat dimintai tanggapan.
Sikap Andrie Elia yang enggan berkomentar soal proses pemilihan Rektor UPR menarik perhatian, mengingat posisinya sebagai mantan pimpinan kampus tersebut. Ia memilih tidak ikut dalam polemik maupun memberi pandangan terkait suksesi kepemimpinan UPR.
Ditemui awak media usai kegiatan di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (16/4/26), Andrie hanya memberi respons singkat.
“Oh jangan, aku no comment,” ujarnya.
Saat ditanya mengenai tahapan pemilihan yang tengah berlangsung, ia mengaku belum mengikuti perkembangan.
“Enggak, aku belum tahu proses pemilihan rektor. Belum ada informasi. Saya hanya dosen biasa saja,” tambahnya.
Upaya awak media untuk meminta harapan terhadap calon rektor UPR ke depan pun kembali ditolak. Andrie tetap konsisten memilih tidak berkomentar.
“Nanti aja. No comment,” pungkasnya sambil meninggalkan lokasi. (her)