PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Palangka Raya (FEB UPR) sukses menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk hortikultura lokal. Melalui kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah desa, dan pelaku UMKM.
Ketua tim pengabdian, Drs. Dedi Takari, mewakili dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan FEB UPR, hadir memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat.
Fokus utama pemaparannya adalah pentingnya hilirisasi produk melalui pengolahan dan pengemasan yang berstandar.
“Penting bagi kita melakukan hilirisasi melalui pemahaman konsep value creation atau penciptaan nilai tambah. Masyarakat harus teliti mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi, hingga strategi pemasaran,” ujar Dedi.
Selain teori, peserta juga didampingi dalam menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), menyusun label, dan menerapkan standar kemasan untuk pasar modern.
Pelatihan pengemasan ini secara khusus difokuskan pada pengenalan dan penggunaan alat Continuous Band Sealer.
“Dengan menggunakan teknologi Continuous Band Sealer, kemasan yang dihasilkan akan lebih rapi, kuat, dan kedap udara. Hal ini memperpanjang umur simpan dan membuat tampilan produk lebih profesional,” jelasnya.
Teknologi ini diyakini mampu meningkatkan kualitas produk lokal, seperti olahan tomat dan cabai, sehingga lebih dipercaya konsumen.
“Langkah sederhana namun tepat guna ini diharapkan mempercepat proses hilirisasi produk desa, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, dan memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal,” tutup Dedi. (her)


