27.1 C
Jakarta
Tuesday, March 10, 2026

Tiga Hari Hilang di Sungai Kinipan, Pemancing Asal Pangkalan Bun Ditemukan Meninggal

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Upaya pencarian intensif selama tiga hari terhadap seorang pemancing yang hilang di aliran Sungai Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, akhirnya membuahkan hasil.

Korban yang diketahui bernama Ruswandi (51), warga Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, ditemukan oleh tim gabungan, Selasa (10/3) pagi.

Pencarian yang melibatkan personel BPBD Kabupaten Lamandau, Basarnas, instansi terkait, serta masyarakat setempat ini telah berlangsung sejak Senin kemarin.

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat jenazah korban berhasil dievakuasi di bawah pantauan langsung pihak keluarga yang terus mendampingi proses pencarian sejak awal.

Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu (8/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban bersama rekannya, Toto, sedang memancing menggunakan perahu kecil di aliran sungai Desa Kinipan.

Baca Juga :  Didakwa Gelapkan Rp48 Juta, SPV Sales Toko Bangunan di Lamandau Jalani Sidang

Namun, maut menjemput saat perahu yang mereka tumpangi memasuki kawasan riam atau arus deras.

Diduga akibat kendala teknis saat melintasi arus kuat, perahu kehilangan keseimbangan dan terbalik.

Electronic money exchangers listing

Toto berhasil menyelamatkan diri dari hempasan air, namun Ruswandi terseret arus sungai yang kencang dan dinyatakan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa medan pencarian di lapangan cukup menantang.

Selain arus yang deras, kondisi dasar sungai yang berbatu menjadi hambatan utama bagi tim penyelamat dalam menyisir titik awal jatuhnya korban hingga ke arah hilir.

“Betul, informasi dari Tim TRC kami di lapangan, korban sudah ditemukan pagi ini. Saat ini korban sedang dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Gusti Abdul Gani,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (10/3).

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Palangka Raya, Ujung-ujungnya Rescue Damkar Harus Evakuasi Pohon Tumbang

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan di aliran sungai Desa Kinipan resmi berakhir.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta kelayakan armada saat beraktivitas di wilayah sungai yang memiliki arus deras atau riam berbahaya.

“Keluarga korban saat ini telah berada di RSUD Gusti Abdul Gani untuk proses lebih lanjut sebelum membawa almarhum ke rumah duka di Pangkalan Bun,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Upaya pencarian intensif selama tiga hari terhadap seorang pemancing yang hilang di aliran Sungai Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, akhirnya membuahkan hasil.

Korban yang diketahui bernama Ruswandi (51), warga Kelurahan Baru, Pangkalan Bun, ditemukan oleh tim gabungan, Selasa (10/3) pagi.

Pencarian yang melibatkan personel BPBD Kabupaten Lamandau, Basarnas, instansi terkait, serta masyarakat setempat ini telah berlangsung sejak Senin kemarin.

Electronic money exchangers listing

Suasana haru menyelimuti lokasi kejadian saat jenazah korban berhasil dievakuasi di bawah pantauan langsung pihak keluarga yang terus mendampingi proses pencarian sejak awal.

Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu (8/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Korban bersama rekannya, Toto, sedang memancing menggunakan perahu kecil di aliran sungai Desa Kinipan.

Baca Juga :  Didakwa Gelapkan Rp48 Juta, SPV Sales Toko Bangunan di Lamandau Jalani Sidang

Namun, maut menjemput saat perahu yang mereka tumpangi memasuki kawasan riam atau arus deras.

Diduga akibat kendala teknis saat melintasi arus kuat, perahu kehilangan keseimbangan dan terbalik.

Toto berhasil menyelamatkan diri dari hempasan air, namun Ruswandi terseret arus sungai yang kencang dan dinyatakan hilang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menjelaskan bahwa medan pencarian di lapangan cukup menantang.

Selain arus yang deras, kondisi dasar sungai yang berbatu menjadi hambatan utama bagi tim penyelamat dalam menyisir titik awal jatuhnya korban hingga ke arah hilir.

“Betul, informasi dari Tim TRC kami di lapangan, korban sudah ditemukan pagi ini. Saat ini korban sedang dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Gusti Abdul Gani,” ujar Hendikel saat dikonfirmasi oleh awak media, Selasa (10/3).

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem di Palangka Raya, Ujung-ujungnya Rescue Damkar Harus Evakuasi Pohon Tumbang

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan di aliran sungai Desa Kinipan resmi berakhir.

Pihak BPBD mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta kelayakan armada saat beraktivitas di wilayah sungai yang memiliki arus deras atau riam berbahaya.

“Keluarga korban saat ini telah berada di RSUD Gusti Abdul Gani untuk proses lebih lanjut sebelum membawa almarhum ke rumah duka di Pangkalan Bun,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/