26.6 C
Jakarta
Wednesday, January 21, 2026

Teriakan Tetangga Jadi Penyelamat Amukan Si Jago Merah di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Keheningan malam di Jalan Pangeran Samudera IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya nyaris pecah berubah menjadi petaka pada Jumat (9/1/26). Si jago merah mengamuk di bagian atap sebuah hunian tanpa diketahui oleh penghuninya.

Jarum jam menunjuk sekira pukul 00.05 WIB ketika api mulai merambat ke plafon dan atap rumah. Kala itu, mayoritas warga setempat sudah terbuai dalam mimpi, termasuk keluarga yang menempati rumah nahas tersebut tanpa menyadari bahaya di atas kepala mereka.

Ya, di salah satu ruang kamar, Debi (39) belum memejamkan mata. Sembari menatap layar gawai, ia sama sekali tidak merasakan hawa panas maupun bau asap. Hanya sayup-sayup mendengar bunyi garukan yang ia duga berasal dari kucing.

“Saya pikir itu hanya ulah kucing, karena di lingkungan sini memang banyak kucing berkeliaran,”ungkapnya.

Namun dugaan itu salah. Suara tersebut ternyata berasal dari api yang perlahan membesar dan mulai melalap struktur bangunan rumahnya.

Nasib baik masih berpihak. Seorang warga yang kebetulan melintas melihat kobaran api di atap rumah tersebut. Teriakannya menjadi peringatan yang menyadarkan Debi beserta keluarga akan bahaya mengintai.

Baca Juga :  Meresahkan! Bekantan Turun ke Pemukiman Warga Jalan Sakan, DPKP Siapkan Jebakan

“Ada tetangga berteriak memperingatkan. Dari situlah kami baru menyadari adanya kebakaran,” jelas Debi.

Electronic money exchangers listing

Debi menuturkan, saat kejadian berlangsung, anggota keluarganya tengah tertidur pulas. Di antaranya terdapat sang ibu yang telah lansia berumur 60 tahun, serta dua buah hatinya yang masing-masing berusia 9 dan 6 tahun.

Sontak mendengar teriakan dari luar tersebut, Debi segera membangunkan seisi rumah dan bergegas melarikan diri ke luar rumah.

“Kami semua langsung terbangun dan lari keluar rumah,” katanya.

Saksi mata yang juga penyelamat keluarga tersebut, Ainul (19), mengisahkan bahwa ia baru saja pulang kerja saat melewati jalan di samping rumah korban.

“Waktu itu saya baru pulang kerja. Dari kejauhan api sudah terlihat menyala,” terang Ainul.

Tanpa pikir panjang, pemuda itu mendekati lokasi sembari membunyikan klakson motor dan berteriak sekuat tenaga untuk membangunkan penghuni rumah.

“Kobarannya sudah lumayan besar, bahkan api sudah merembet hingga bagian belakang,” tambahnya.

Berkat aksi sigap dan teriakan Ainul dalam momen genting tersebut, seluruh penghuni rumah sukses mengevakuasi diri sebelum api berkobar makin hebat.

Baca Juga :  Kasi Intel Kejari Palangka Raya Berganti

Tak hanya itu, Ainul turut menyebarkan kabar insiden ini via pesan daring. Hingga kurang lebih pukul 00.40 WIB, tampak lebih dari lima armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi dan relawan bersiaga di lokasi.

Insiden ini dipastikan nihil korban jiwa maupun luka-luka. Api pun berhasil dijinakkan dengan cepat sebelum sempat merambat ke ruangan lain maupun bangunan tetangga.

Dampak dari amukan si jago merah ini, mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada area atap serta plafon rumah.

Sementara itu, harta benda seperti peralatan elektronik di dalam rumah selamat dari jilatan api. Namun kondisinya basah kuyup akibat penyemprotan air saat upaya pemadaman.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, tidak pernah ada indikasi gangguan atau kerusakan pada instalasi listrik sebelum peristiwa ini terjadi.

Hingga kini, pemicu utama kebakaran masih belum diketahui. Aparat berwenang telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Keheningan malam di Jalan Pangeran Samudera IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya nyaris pecah berubah menjadi petaka pada Jumat (9/1/26). Si jago merah mengamuk di bagian atap sebuah hunian tanpa diketahui oleh penghuninya.

Jarum jam menunjuk sekira pukul 00.05 WIB ketika api mulai merambat ke plafon dan atap rumah. Kala itu, mayoritas warga setempat sudah terbuai dalam mimpi, termasuk keluarga yang menempati rumah nahas tersebut tanpa menyadari bahaya di atas kepala mereka.

Ya, di salah satu ruang kamar, Debi (39) belum memejamkan mata. Sembari menatap layar gawai, ia sama sekali tidak merasakan hawa panas maupun bau asap. Hanya sayup-sayup mendengar bunyi garukan yang ia duga berasal dari kucing.

Electronic money exchangers listing

“Saya pikir itu hanya ulah kucing, karena di lingkungan sini memang banyak kucing berkeliaran,”ungkapnya.

Namun dugaan itu salah. Suara tersebut ternyata berasal dari api yang perlahan membesar dan mulai melalap struktur bangunan rumahnya.

Nasib baik masih berpihak. Seorang warga yang kebetulan melintas melihat kobaran api di atap rumah tersebut. Teriakannya menjadi peringatan yang menyadarkan Debi beserta keluarga akan bahaya mengintai.

Baca Juga :  Meresahkan! Bekantan Turun ke Pemukiman Warga Jalan Sakan, DPKP Siapkan Jebakan

“Ada tetangga berteriak memperingatkan. Dari situlah kami baru menyadari adanya kebakaran,” jelas Debi.

Debi menuturkan, saat kejadian berlangsung, anggota keluarganya tengah tertidur pulas. Di antaranya terdapat sang ibu yang telah lansia berumur 60 tahun, serta dua buah hatinya yang masing-masing berusia 9 dan 6 tahun.

Sontak mendengar teriakan dari luar tersebut, Debi segera membangunkan seisi rumah dan bergegas melarikan diri ke luar rumah.

“Kami semua langsung terbangun dan lari keluar rumah,” katanya.

Saksi mata yang juga penyelamat keluarga tersebut, Ainul (19), mengisahkan bahwa ia baru saja pulang kerja saat melewati jalan di samping rumah korban.

“Waktu itu saya baru pulang kerja. Dari kejauhan api sudah terlihat menyala,” terang Ainul.

Tanpa pikir panjang, pemuda itu mendekati lokasi sembari membunyikan klakson motor dan berteriak sekuat tenaga untuk membangunkan penghuni rumah.

“Kobarannya sudah lumayan besar, bahkan api sudah merembet hingga bagian belakang,” tambahnya.

Berkat aksi sigap dan teriakan Ainul dalam momen genting tersebut, seluruh penghuni rumah sukses mengevakuasi diri sebelum api berkobar makin hebat.

Baca Juga :  Kasi Intel Kejari Palangka Raya Berganti

Tak hanya itu, Ainul turut menyebarkan kabar insiden ini via pesan daring. Hingga kurang lebih pukul 00.40 WIB, tampak lebih dari lima armada pemadam kebakaran dari berbagai instansi dan relawan bersiaga di lokasi.

Insiden ini dipastikan nihil korban jiwa maupun luka-luka. Api pun berhasil dijinakkan dengan cepat sebelum sempat merambat ke ruangan lain maupun bangunan tetangga.

Dampak dari amukan si jago merah ini, mengakibatkan kerusakan yang terkonsentrasi pada area atap serta plafon rumah.

Sementara itu, harta benda seperti peralatan elektronik di dalam rumah selamat dari jilatan api. Namun kondisinya basah kuyup akibat penyemprotan air saat upaya pemadaman.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, tidak pernah ada indikasi gangguan atau kerusakan pada instalasi listrik sebelum peristiwa ini terjadi.

Hingga kini, pemicu utama kebakaran masih belum diketahui. Aparat berwenang telah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. (*her)

Terpopuler

Artikel Terbaru