54 Korban Kebakaran Pasar Besar Palangka Raya Mulai Terima Bantuan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebanyak 54 jiwa dari 12 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di kawasan Jalan Bangka, Pasar Besar (Blauran), tepat di depan Gereja Imanuel, Kota Palangka Raya, mulai menerima bantuan logistik. Selain bantuan dari Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial, warga dan pedagang sekitar juga bergotong royong menyalurkan bantuan swadaya berupa mie instan untuk meringankan beban para penyintas.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam itu menghanguskan sedikitnya delapan rumah warga dan satu barak berisi empat pintu. Berdasarkan data Kelurahan Pahandut, total ada 54 warga yang terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Kepala Seksi Pemerintahan, Keamanan, dan Ketertiban Kelurahan Pahandut, Riska, mengatakan pendataan telah selesai dilakukan dan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat.

Baca Juga :  Perubahan Status Kelurahan ke Desa Bisa Maksimalkan Pembangunan

“Data yang kami himpun di lapangan, ada sekitar delapan rumah warga yang terbakar, ditambah satu barak yang terdiri dari empat pintu,” ujar Riska saat ditemui di lokasi darurat, Senin (3/8/2026).

Riska memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini, sebagian korban mengungsi di lokasi yang telah disiapkan Kelurahan Pahandut, sementara lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat.

“Sebagian warga memilih mengungsi di tempat yang telah disiapkan oleh Kelurahan Pahandut,” katanya.

Lurah Pahandut Ahmad Reza mengatakan bantuan kebutuhan pokok dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial telah mulai disalurkan kepada para korban.

Electronic money exchangers listing

“Untuk saat ini, bantuan yang sudah terkonfirmasi berasal dari Dinas Sosial Kota. Hari ini sudah ada penyerahan sembako dari Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial,” ujar Reza.

Baca Juga :  Rumah Kos Sembilan Kamar di Palangka Raya Terbakar, Lima Penghuni Selamat

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi telah berjalan sesuai standar penanganan darurat pascakebakaran.

“Sesuai SOP, sejak kejadian biasanya langsung diberikan bantuan makanan tiga kali sehari. Bantuan ini diberikan selama tiga hari,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan Prokalteng.co di lokasi, kepedulian juga datang dari masyarakat sekitar. Sejumlah pedagang dan komunitas di lingkungan Pasar Besar mengumpulkan bantuan swadaya berupa mie instan yang disalurkan melalui posko untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban kebakaran. (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebanyak 54 jiwa dari 12 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di kawasan Jalan Bangka, Pasar Besar (Blauran), tepat di depan Gereja Imanuel, Kota Palangka Raya, mulai menerima bantuan logistik. Selain bantuan dari Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial, warga dan pedagang sekitar juga bergotong royong menyalurkan bantuan swadaya berupa mie instan untuk meringankan beban para penyintas.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (1/8/2026) malam itu menghanguskan sedikitnya delapan rumah warga dan satu barak berisi empat pintu. Berdasarkan data Kelurahan Pahandut, total ada 54 warga yang terdampak dan kehilangan tempat tinggal.

Kepala Seksi Pemerintahan, Keamanan, dan Ketertiban Kelurahan Pahandut, Riska, mengatakan pendataan telah selesai dilakukan dan sebagian besar bangunan mengalami kerusakan berat.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Perubahan Status Kelurahan ke Desa Bisa Maksimalkan Pembangunan

“Data yang kami himpun di lapangan, ada sekitar delapan rumah warga yang terbakar, ditambah satu barak yang terdiri dari empat pintu,” ujar Riska saat ditemui di lokasi darurat, Senin (3/8/2026).

Riska memastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Saat ini, sebagian korban mengungsi di lokasi yang telah disiapkan Kelurahan Pahandut, sementara lainnya memilih tinggal sementara di rumah kerabat.

“Sebagian warga memilih mengungsi di tempat yang telah disiapkan oleh Kelurahan Pahandut,” katanya.

Lurah Pahandut Ahmad Reza mengatakan bantuan kebutuhan pokok dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Sosial telah mulai disalurkan kepada para korban.

“Untuk saat ini, bantuan yang sudah terkonfirmasi berasal dari Dinas Sosial Kota. Hari ini sudah ada penyerahan sembako dari Pemerintah Kota melalui Dinas Sosial,” ujar Reza.

Baca Juga :  Rumah Kos Sembilan Kamar di Palangka Raya Terbakar, Lima Penghuni Selamat

Ia menambahkan, pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi telah berjalan sesuai standar penanganan darurat pascakebakaran.

“Sesuai SOP, sejak kejadian biasanya langsung diberikan bantuan makanan tiga kali sehari. Bantuan ini diberikan selama tiga hari,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan Prokalteng.co di lokasi, kepedulian juga datang dari masyarakat sekitar. Sejumlah pedagang dan komunitas di lingkungan Pasar Besar mengumpulkan bantuan swadaya berupa mie instan yang disalurkan melalui posko untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban kebakaran. (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru