Sinergi TNI-Polri Amankan Ibadah Paskah 2026 di Kabupaten Lamandau

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan Satbrimob Polda Kalteng melakukan pengamanan ketat di sejumlah gereja pada perayaan Jumat Agung dan Paskah tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Lamandau agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat, Jumat (3/4/2026).

Fokus pengamanan dipusatkan pada sejumlah titik rumah ibadah besar yang tersebar di wilayah Nanga Bulik. Beberapa di antaranya meliputi Gereja HKBP, Gereja Haliloya, serta Gereja GKE Nanga Bulik yang menjadi pusat konsentrasi jemaat dalam jumlah besar.

Kehadiran aparat bersenjata lengkap di depan gerbang gereja menjadi pemandangan utama guna memberikan rasa aman bagi para jemaat yang datang.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, melalui Kasi Humas Polres Ipda Gin Gin Ginanjar, melalui keterangannya menyampaikan bahwa pola pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup.

Baca Juga :  Hadiri Acara Penilaian Re-akreditasi Puskesmas Melata, Sekda Lamandau Bilang Begini

“Selain berjaga di depan gereja, petugas juga melakukan penyisiran di area sekitar gedung sebelum ibadah dimulai untuk memastikan tidak ada benda-benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya peribadatan. Hal ini merupakan prosedur standar demi menjamin sterilitas lokasi,” ujar Ipda Ginanjar.

Sinergitas antara Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan personel Brimob menunjukkan soliditas TNI-Polri dalam menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Bahaum Bakuba. Masing-masing instansi mengerahkan personel terbaiknya untuk berkolaborasi, tidak hanya dalam hal keamanan fisik, tetapi juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar area gereja yang mulai padat sejak pagi hari.

Electronic money exchangers listing

Keterlibatan Satbrimob dalam pengamanan kali ini, juga memberikan tambahan kekuatan (back-up) strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bersifat kontinjensi.

Baca Juga :  Keluarga Korban Kebakaran Dimakamkan, Masih Belum Diketahui Penyebabnya

Meskipun situasi terpantau sangat kondusif, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh petugas di lapangan selama rangkaian peringatan wafatnya Isa Almasih hingga hari Paskah nanti.

Selain melakukan penjagaan, para personel juga menyempatkan diri berdialog dengan pengurus gereja dan tokoh agama setempat. Koordinasi yang baik ini bertujuan agar protokol internal gereja dan pengamanan luar dapat berjalan sinkron. Pihak gereja pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas yang telah bersiaga sejak dini hari di lokasi masing-masing.

“Tidak ditemukan adanya kendala selama pelaksanaan ibadah atau gangguan keamanan yang menonjol. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan terus terjaga demi terciptanya suasana daerah yang selalu harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Personel gabungan yang terdiri dari jajaran Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan Satbrimob Polda Kalteng melakukan pengamanan ketat di sejumlah gereja pada perayaan Jumat Agung dan Paskah tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Lamandau agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khidmat, Jumat (3/4/2026).

Fokus pengamanan dipusatkan pada sejumlah titik rumah ibadah besar yang tersebar di wilayah Nanga Bulik. Beberapa di antaranya meliputi Gereja HKBP, Gereja Haliloya, serta Gereja GKE Nanga Bulik yang menjadi pusat konsentrasi jemaat dalam jumlah besar.

Electronic money exchangers listing

Kehadiran aparat bersenjata lengkap di depan gerbang gereja menjadi pemandangan utama guna memberikan rasa aman bagi para jemaat yang datang.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, melalui Kasi Humas Polres Ipda Gin Gin Ginanjar, melalui keterangannya menyampaikan bahwa pola pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup.

Baca Juga :  Hadiri Acara Penilaian Re-akreditasi Puskesmas Melata, Sekda Lamandau Bilang Begini

“Selain berjaga di depan gereja, petugas juga melakukan penyisiran di area sekitar gedung sebelum ibadah dimulai untuk memastikan tidak ada benda-benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya peribadatan. Hal ini merupakan prosedur standar demi menjamin sterilitas lokasi,” ujar Ipda Ginanjar.

Sinergitas antara Polres Lamandau, Kodim 1017/Lmd, dan personel Brimob menunjukkan soliditas TNI-Polri dalam menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Bahaum Bakuba. Masing-masing instansi mengerahkan personel terbaiknya untuk berkolaborasi, tidak hanya dalam hal keamanan fisik, tetapi juga membantu mengatur arus lalu lintas di sekitar area gereja yang mulai padat sejak pagi hari.

Keterlibatan Satbrimob dalam pengamanan kali ini, juga memberikan tambahan kekuatan (back-up) strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang bersifat kontinjensi.

Baca Juga :  Keluarga Korban Kebakaran Dimakamkan, Masih Belum Diketahui Penyebabnya

Meskipun situasi terpantau sangat kondusif, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh petugas di lapangan selama rangkaian peringatan wafatnya Isa Almasih hingga hari Paskah nanti.

Selain melakukan penjagaan, para personel juga menyempatkan diri berdialog dengan pengurus gereja dan tokoh agama setempat. Koordinasi yang baik ini bertujuan agar protokol internal gereja dan pengamanan luar dapat berjalan sinkron. Pihak gereja pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada petugas yang telah bersiaga sejak dini hari di lokasi masing-masing.

“Tidak ditemukan adanya kendala selama pelaksanaan ibadah atau gangguan keamanan yang menonjol. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan terus terjaga demi terciptanya suasana daerah yang selalu harmonis bagi seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru