Rektor UMPR Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Kader Muda untuk Periode 2027–2031

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP., menegaskan estafet kepemimpinan kampus untuk periode 2027–2031 akan diserahkan kepada kader dosen muda.

Menurutnya, regenerasi telah dipersiapkan dengan matang seiring berbagai capaian yang berhasil diraih UMPR selama masa kepemimpinannya.

“Para kader dosen muda yang selama ini menjadi bagian Tim Kerja penggerak UMPR sudah siap untuk menakhodai kampus ini,” ucap Yusuf pada Rapat Senat UMPR Diperluas di Aula Utama Kampus I UMPR, Rabu, (1/7) dilansir dari Antara.

Peserta luring terdiri atas unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng, Senat UMPR, Badan Pembina Harian (BPH) UMPR, Tim Pengarah Pengembangan UMPR, Panitia Pemilihan Rektor, seluruh direktur dan pimpinan unit kerja, serta Ketua Badan Pengelola Kampus I, II, dan III.

Adapun dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UMPR mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf mengibaratkan proses regenerasi kepemimpinan sebagai makna cinta yang sesungguhnya, yakni memberi kepercayaan dan merelakan yang dicintai untuk tumbuh dan berkembang.

“Kepemimpinan itu seperti cinta. Ada saatnya kita membersamai, ada saatnya kita merelakan. Hari ini saya memilih untuk melepaskan, karena saya percaya UMPR memiliki kader-kader terbaik yang siap melanjutkan perjalanan besar ini. Saya persilakan Senat UMPR dan Panitia Pemilihan Rektor untuk mencari pemimpin selanjutnya yang akan melanjutkan perjuangan membangun UMPR” katanya.

Electronic money exchangers listing

Yusuf menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan semata-mata akhir dari sebuah jabatan, melainkan bagian dari proses kaderisasi yang telah lama dipersiapkan.

Baca Juga :  Prihatin Maraknya Bullying di Sekolah, Rita Terbitkan Buku "Sekolah Ramah Anak di Madrasah"

Menurutnya, UMPR saat ini memiliki banyak dosen muda yang telah terlibat aktif dalam berbagai program pengembangan universitas dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan.

Pada kesempatan yang sama, Yusuf juga menyampaikan laporan capaian UMPR selama masa kepemimpinannya.

Di bidang sarana dan prasarana, UMPR berhasil melakukan renovasi gedung Fakultas Kedokteran beserta laboratoriumnya, mengakuisisi aset Kampus III dari Akbid Betang Asi, membangun Gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumpun Ilmu Kesehatan di Kampus II, serta membangun UMPR Hall yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Dari sisi akademik, jumlah program studi UMPR meningkat dari 20 program studi pada tahun 2022 menjadi 38 program studi pada tahun 2026.

Penambahan tersebut meliputi program doktor, magister, profesi, sarjana, sarjana terapan, hingga diploma.

Peningkatan kualitas akademik juga ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah program studi berakreditasi Unggul dan Baik Sekali.

Kualitas sumber daya manusia turut mengalami peningkatan. Jumlah dosen berkualifikasi doktor bertambah dari 31 orang menjadi 52 orang, sementara jumlah guru besar yang sebelumnya belum ada kini telah mencapai lima orang.

Pada sektor penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, UMPR mencatat lonjakan signifikan dalam perolehan hibah eksternal.

Jumlah judul penelitian meningkat dari 18 judul pada periode 2019-2022 menjadi 69 judul pada periode 2023-2026 dengan total dana hibah mencapai lebih dari Rp4,5 miliar.

Sementara itu, sektor pengabdian kepada masyarakat berhasil memperoleh 26 judul hibah dengan total pendanaan lebih dari Rp1,1 miliar.

Produktivitas publikasi ilmiah dosen juga menunjukkan tren positif.

Baca Juga :  Tenda Pasar Ramadan Palangka Raya Rusak Dihantam Angin Kencang

Publikasi internasional terindeks Scopus meningkat dari 118 menjadi 137 publikasi, sedangkan publikasi nasional terakreditasi SINTA meningkat dari 681 menjadi 1.016 publikasi.

Selain itu, UMPR juga berhasil menghasilkan berbagai hak kekayaan intelektual berupa hak cipta, merek, dan paten.

Pada bidang kemahasiswaan, jumlah mahasiswa aktif meningkat dari 3.916 mahasiswa pada tahun akademik 2022/2023 menjadi 9.409 mahasiswa pada tahun akademik 2025/2026.

Prestasi mahasiswa juga terus bertambah di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan kelembagaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PWM Kalteng Prof. Dr. Ahmad Syar’i, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Assoc. Prof. Dr.

Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP atas dedikasi dan pengabdiannya memimpin UMPR selama 3,5 tahun berjalan dan tersisa 1 semester atau 6 bulan lagi hingga 16 Januari 2026.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih selama periode tersebut menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan dan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan UMPR pada masa mendatang.

“Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama memimpin UMPR. Berbagai capaian yang telah diraih hari ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut diapresiasi dan menjadi modal penting bagi kepemimpinan berikutnya,” ujarnya.

la berharap proses pemilihan rektor periode 2027-2031 dapat berjalan dengan baik serta melahirkan pemimpin yang mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis, sehingga UMPR semakin unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(ant)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP., menegaskan estafet kepemimpinan kampus untuk periode 2027–2031 akan diserahkan kepada kader dosen muda.

Menurutnya, regenerasi telah dipersiapkan dengan matang seiring berbagai capaian yang berhasil diraih UMPR selama masa kepemimpinannya.

“Para kader dosen muda yang selama ini menjadi bagian Tim Kerja penggerak UMPR sudah siap untuk menakhodai kampus ini,” ucap Yusuf pada Rapat Senat UMPR Diperluas di Aula Utama Kampus I UMPR, Rabu, (1/7) dilansir dari Antara.

Electronic money exchangers listing

Peserta luring terdiri atas unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng, Senat UMPR, Badan Pembina Harian (BPH) UMPR, Tim Pengarah Pengembangan UMPR, Panitia Pemilihan Rektor, seluruh direktur dan pimpinan unit kerja, serta Ketua Badan Pengelola Kampus I, II, dan III.

Adapun dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa UMPR mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, Yusuf mengibaratkan proses regenerasi kepemimpinan sebagai makna cinta yang sesungguhnya, yakni memberi kepercayaan dan merelakan yang dicintai untuk tumbuh dan berkembang.

“Kepemimpinan itu seperti cinta. Ada saatnya kita membersamai, ada saatnya kita merelakan. Hari ini saya memilih untuk melepaskan, karena saya percaya UMPR memiliki kader-kader terbaik yang siap melanjutkan perjalanan besar ini. Saya persilakan Senat UMPR dan Panitia Pemilihan Rektor untuk mencari pemimpin selanjutnya yang akan melanjutkan perjuangan membangun UMPR” katanya.

Yusuf menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan semata-mata akhir dari sebuah jabatan, melainkan bagian dari proses kaderisasi yang telah lama dipersiapkan.

Baca Juga :  Prihatin Maraknya Bullying di Sekolah, Rita Terbitkan Buku "Sekolah Ramah Anak di Madrasah"

Menurutnya, UMPR saat ini memiliki banyak dosen muda yang telah terlibat aktif dalam berbagai program pengembangan universitas dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan.

Pada kesempatan yang sama, Yusuf juga menyampaikan laporan capaian UMPR selama masa kepemimpinannya.

Di bidang sarana dan prasarana, UMPR berhasil melakukan renovasi gedung Fakultas Kedokteran beserta laboratoriumnya, mengakuisisi aset Kampus III dari Akbid Betang Asi, membangun Gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumpun Ilmu Kesehatan di Kampus II, serta membangun UMPR Hall yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.

Dari sisi akademik, jumlah program studi UMPR meningkat dari 20 program studi pada tahun 2022 menjadi 38 program studi pada tahun 2026.

Penambahan tersebut meliputi program doktor, magister, profesi, sarjana, sarjana terapan, hingga diploma.

Peningkatan kualitas akademik juga ditunjukkan dengan bertambahnya jumlah program studi berakreditasi Unggul dan Baik Sekali.

Kualitas sumber daya manusia turut mengalami peningkatan. Jumlah dosen berkualifikasi doktor bertambah dari 31 orang menjadi 52 orang, sementara jumlah guru besar yang sebelumnya belum ada kini telah mencapai lima orang.

Pada sektor penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, UMPR mencatat lonjakan signifikan dalam perolehan hibah eksternal.

Jumlah judul penelitian meningkat dari 18 judul pada periode 2019-2022 menjadi 69 judul pada periode 2023-2026 dengan total dana hibah mencapai lebih dari Rp4,5 miliar.

Sementara itu, sektor pengabdian kepada masyarakat berhasil memperoleh 26 judul hibah dengan total pendanaan lebih dari Rp1,1 miliar.

Produktivitas publikasi ilmiah dosen juga menunjukkan tren positif.

Baca Juga :  Tenda Pasar Ramadan Palangka Raya Rusak Dihantam Angin Kencang

Publikasi internasional terindeks Scopus meningkat dari 118 menjadi 137 publikasi, sedangkan publikasi nasional terakreditasi SINTA meningkat dari 681 menjadi 1.016 publikasi.

Selain itu, UMPR juga berhasil menghasilkan berbagai hak kekayaan intelektual berupa hak cipta, merek, dan paten.

Pada bidang kemahasiswaan, jumlah mahasiswa aktif meningkat dari 3.916 mahasiswa pada tahun akademik 2022/2023 menjadi 9.409 mahasiswa pada tahun akademik 2025/2026.

Prestasi mahasiswa juga terus bertambah di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan kelembagaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua PWM Kalteng Prof. Dr. Ahmad Syar’i, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Assoc. Prof. Dr.

Muhamad Yusuf, S.Sos., M.AP atas dedikasi dan pengabdiannya memimpin UMPR selama 3,5 tahun berjalan dan tersisa 1 semester atau 6 bulan lagi hingga 16 Januari 2026.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih selama periode tersebut menunjukkan kemajuan yang sangat signifikan dan menjadi fondasi kuat bagi pengembangan UMPR pada masa mendatang.

“Terima kasih atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan selama memimpin UMPR. Berbagai capaian yang telah diraih hari ini merupakan hasil kerja kolektif yang patut diapresiasi dan menjadi modal penting bagi kepemimpinan berikutnya,” ujarnya.

la berharap proses pemilihan rektor periode 2027-2031 dapat berjalan dengan baik serta melahirkan pemimpin yang mampu melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis, sehingga UMPR semakin unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.(ant)

Terpopuler

Artikel Terbaru