Rumah di Bukit Tunggal Palangka Raya Nyaris Berkobar, Ini Penyebabnya

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebuah rumah permanen di Jalan Mutiara, Gang Terapu, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya nyaris berkobar dilalap api akibat korsleting listrik pada Jumat (31/7/2026) malam.

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 20.47 WIB itu, terjadi di rumah milik Satriawan (54). Beruntung, api hanya membakar bagian kamar mandi saja, sehingga tidak sempat menjalar ke bagian rumah lainnya.

Laporan kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya melalui layanan Call Center 112 dari seorang warga bernama Ibu Siti. Petugas dari Regu II Mako Damkar bersama tim penyelamatan bergerak cepat menuju lokasi dan tiba dalam waktu sekitar delapan menit.

Baca Juga :  Hasil Olah TKP dan Keterangan Saksi, Ini Asal Sumber Api Kebakaran 11 Rumah di Mendawai II

Proses pemadaman dilakukan bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman pada pukul 21.30 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting pada bola lampu di kamar mandi yang pecah setelah terus menyala selama lebih dari satu bulan.

“Dugaan sementara, bola lampu di kamar mandi terus menyala lebih dari satu bulan hingga akhirnya pecah dan menimbulkan korsleting yang memicu kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/8).

Dalam kejadian tersebut, dikatakannya tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa itu berhasil diselamatkan, sehingga api tidak sempat meluas ke bangunan lainnya. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan petugas.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Warga Binaan Lapas Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Ditjenpas Kalteng Ambil Langkah Tegas

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta tidak membiarkan lampu maupun peralatan listrik menyala terus-menerus tanpa pengawasan,” ujarnya.

Langkah sederhana tersebut, menurutnya dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Sebuah rumah permanen di Jalan Mutiara, Gang Terapu, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya nyaris berkobar dilalap api akibat korsleting listrik pada Jumat (31/7/2026) malam.

Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 20.47 WIB itu, terjadi di rumah milik Satriawan (54). Beruntung, api hanya membakar bagian kamar mandi saja, sehingga tidak sempat menjalar ke bagian rumah lainnya.

Laporan kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya melalui layanan Call Center 112 dari seorang warga bernama Ibu Siti. Petugas dari Regu II Mako Damkar bersama tim penyelamatan bergerak cepat menuju lokasi dan tiba dalam waktu sekitar delapan menit.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Hasil Olah TKP dan Keterangan Saksi, Ini Asal Sumber Api Kebakaran 11 Rumah di Mendawai II

Proses pemadaman dilakukan bersama Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) hingga api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman pada pukul 21.30 WIB.

Kepala Bidang Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting pada bola lampu di kamar mandi yang pecah setelah terus menyala selama lebih dari satu bulan.

“Dugaan sementara, bola lampu di kamar mandi terus menyala lebih dari satu bulan hingga akhirnya pecah dan menimbulkan korsleting yang memicu kebakaran,” ujarnya, Sabtu (1/8).

Dalam kejadian tersebut, dikatakannya tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Rumah yang dihuni satu kepala keluarga dengan dua jiwa itu berhasil diselamatkan, sehingga api tidak sempat meluas ke bangunan lainnya. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan petugas.

Baca Juga :  Warga Binaan Lapas Diduga Terlibat Jaringan Narkoba, Ditjenpas Kalteng Ambil Langkah Tegas

“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta tidak membiarkan lampu maupun peralatan listrik menyala terus-menerus tanpa pengawasan,” ujarnya.

Langkah sederhana tersebut, menurutnya dapat meminimalkan risiko terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru