26.7 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024
spot_img

Jalan Muara Teweh-Trahean Ditangani PUPR

MUARA
TEWEH
-Sejumlah titik jalan yang rusak dari Muara
Teweh-Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara telah ditangani
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat. Bahkan, spot kerusakan
sudah didata dan diukur, tinggal pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten
Barito Utara (Batara), H Fery Kusmiadi ketika dikonfirmasi menjelaskan, petugas
lapangan dari Bidang Bina Marga PUPR Batara turun ke jalan beberapa waktu lalu.
“Berhubung lalu lintas padat saat Hari Raya Idulfitri, maka perbaikan ditunda.
Perbaikan memang sudah diperhitungkan,” bebernya, Selasa (18/6).

Usai Hari Raya Idulfitri,
pekerjaan akan dimulai, tapi cuaca tidak mendukung. Fery juga mengetahui adanya
beberapa lobang besar di sekitar Komplek Sosial Transbagdep dan sekitarnya.
Termasuk beberapa jalan berlobang ditanjakan. “Mohon warga bersabar, karena
perbaikan akan dilakukan setelah cuaca mendukung,” tandas Kadis

Baca Juga :  Hati-Hati, Pengelolaan Penyertaan Modal Dipantau Kejaksaan

Terkait keinginan Kepala
Desa Trinsing, Heri Mansupardi yang mengusulkan jalan menuju objek wisata Dam
Trinsing juga direspons Dinas PUPR Batara. Fery menyatakan, akan berkoordinasi
dengan Pemprov Kalteng, sebab fasilitas tersebut masih masuk kewenangan
provinsi.

“Fasilitas jalan di Dam
Trinsing merupakan kewenangan provinsi, nantinya kami harus berkoordinasi,”
ucapnya. Akan tetapi, dia memaklumi ada warga yang kurang memahami, memgingat
lokasi berada di Kabupaten Batara, maka mengira menjadi kewenangan kabupaten.

Ditambahkan Fery, Dinas PUPR
Batara pernah memperbaiki jalan, tetapi pihaknya khawatir jika tidak ada
koordinasi dengan Pemprov Kalteng akan menjadi temuan. Sebelunya, Kepala Desa
Trinsing, Heri Mansupardi mengatakan bahwa salah satu tempat wisata yang mereka
miliki paling sering dikunjungi masyarakat bahkan tiap minggu dan tiap tahunnya
meningkat adalah Dam Trinsing. Akan tetapi, akses jalan menuju tempat wisata
tersebut dianggap sangat perlu dilakukan perbaikan, agar masyarakat masyarakat
tidak merasa kesulitan jika ingin menuju ke wisata Dam Trinsing. (cah)

Baca Juga :  Gegara Tali Lapuk, Dermaga Pasar Lama Hanyut Terbawa Arus

 

MUARA
TEWEH
-Sejumlah titik jalan yang rusak dari Muara
Teweh-Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara telah ditangani
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat. Bahkan, spot kerusakan
sudah didata dan diukur, tinggal pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten
Barito Utara (Batara), H Fery Kusmiadi ketika dikonfirmasi menjelaskan, petugas
lapangan dari Bidang Bina Marga PUPR Batara turun ke jalan beberapa waktu lalu.
“Berhubung lalu lintas padat saat Hari Raya Idulfitri, maka perbaikan ditunda.
Perbaikan memang sudah diperhitungkan,” bebernya, Selasa (18/6).

Usai Hari Raya Idulfitri,
pekerjaan akan dimulai, tapi cuaca tidak mendukung. Fery juga mengetahui adanya
beberapa lobang besar di sekitar Komplek Sosial Transbagdep dan sekitarnya.
Termasuk beberapa jalan berlobang ditanjakan. “Mohon warga bersabar, karena
perbaikan akan dilakukan setelah cuaca mendukung,” tandas Kadis

Baca Juga :  Hati-Hati, Pengelolaan Penyertaan Modal Dipantau Kejaksaan

Terkait keinginan Kepala
Desa Trinsing, Heri Mansupardi yang mengusulkan jalan menuju objek wisata Dam
Trinsing juga direspons Dinas PUPR Batara. Fery menyatakan, akan berkoordinasi
dengan Pemprov Kalteng, sebab fasilitas tersebut masih masuk kewenangan
provinsi.

“Fasilitas jalan di Dam
Trinsing merupakan kewenangan provinsi, nantinya kami harus berkoordinasi,”
ucapnya. Akan tetapi, dia memaklumi ada warga yang kurang memahami, memgingat
lokasi berada di Kabupaten Batara, maka mengira menjadi kewenangan kabupaten.

Ditambahkan Fery, Dinas PUPR
Batara pernah memperbaiki jalan, tetapi pihaknya khawatir jika tidak ada
koordinasi dengan Pemprov Kalteng akan menjadi temuan. Sebelunya, Kepala Desa
Trinsing, Heri Mansupardi mengatakan bahwa salah satu tempat wisata yang mereka
miliki paling sering dikunjungi masyarakat bahkan tiap minggu dan tiap tahunnya
meningkat adalah Dam Trinsing. Akan tetapi, akses jalan menuju tempat wisata
tersebut dianggap sangat perlu dilakukan perbaikan, agar masyarakat masyarakat
tidak merasa kesulitan jika ingin menuju ke wisata Dam Trinsing. (cah)

Baca Juga :  Gegara Tali Lapuk, Dermaga Pasar Lama Hanyut Terbawa Arus

 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru