29 C
Jakarta
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Ben : Prioritaskan Tenaga Kerja Pemuda-Pemudi Kalteng

KUALA KAPUAS – Rencana Presiden Republik
Indonesia Joko Widodo untuk membangun, dan mempersiapkan ketahananan pangan di
Kalteng. Dimana Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah yang dicanangkan,
sebagai lumbung pangan di Kalteng bahkan nasional. Tentu karena Kapuas
mempunyai luas wilayah yang sangat besar 17.070,39 Km2 (1.707.039 hektare).

Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT,
memaparkan jumlah penduduk 414.767 jiwa serta 126.277 Kk terdiri dari 17
kecamatan, 17 kelurahan, 214 desa serta karakteristik wilayah terbagi dua
yaitu, bagian utara (non pasang surut) dan bagian selatan (pasang surut). 

“Juga datar dengan potensi pertanian tanaman
pangan hortikultura, di mana Kabupaten Kapuas pada tahun 2019 dengan jumlah
produksi 380.704 ton menyuplai 51,22 persen kebutuhan beras di Kalteng dan
produksi buah semangka untuk Kalteng dan Kalimantan Selatan,” jelas bupati saat
kunjungan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ke Kabupaten Kapuas di rumah
jabatan bupati.

Baca Juga :  Pengaturan Lalu Lintas di Tempat Rawan Pelanggaran, Ini Sasarannya

Turut hadir menyambut menteri Pangdam XII
Tanjung Pura Mayjend TNI Muhammad Nur Rahmad, Gubernur Kalimantan Tengah H
Sugianto Sabran serta di sambut oleh Anggota DPR RI Komisi III Dapil Kalteng
Ary Egahni Ben Bahat. 

Ben menambahkan beberapa penghargaan yang sudah
dicapai oleh Kabupaten Kapuas yaitu opini wajar tanpa pengecualian (WTP) BPK RI
4 kali secara berturut sejak 2016 sampai 2019, Piala Adipura 2016/2017, 
penghargaan Kabupaten perduli HAM untuk layak anak 2016, kerukunan agama 2017
dan pendidikan inklusi tahun 2018.

Ben Brahim sosok Bupati yang sangat di kenal
akrab dengan masyarakat dan sangat peduli kepada rakyat itu juga menyampaikan,
pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Kapuas dalam kurun waktu tahun 2013
sampai dengan 2019 menunjukkan peningkatan signifikan yang sangat di pengaruhi
oleh jumlah produksi dan harga komuditi sektor pertanian, kehutanan dan dan
perikanan.

Baca Juga :  Beri Kelonggaran ibadah Salat Berjamaah, Wagub : Harus Perhatikan Prot

 

“Dengan semua pencapaian yang telah Kabupaten
Kapuas, semoga dapat semakin menjadi motivasi dan semangat agar Kapuas semakin
baik dan semakin maju kedepan nya diberbagai macam sektor,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng ini,
juga menyampaikan harapannya dengan lumbung pangan tersebut, maka dapat
mencukupi kebutuhan pokok di Kalteng khususnya dan Indonesia umumnya. Selain
itu dirinya meminta Menteri Pertanian untuk merekrut tenaga kerja dari Kalteng,
karena program tersebut nantinya akan menyedot tenaga kerja dilantih

“Saya juga
mengusulkan kepada Menteri Pertanian, Menteri PUPR, dan Menteri Transmigrasi,
agar tenaga kerja nanti prioritaskan putra-putri yang ada di Kalteng. Usulan
tersebut diterima baik oleh tiga menteri,” pungkasnya. 

KUALA KAPUAS – Rencana Presiden Republik
Indonesia Joko Widodo untuk membangun, dan mempersiapkan ketahananan pangan di
Kalteng. Dimana Kabupaten Kapuas menjadi salah satu daerah yang dicanangkan,
sebagai lumbung pangan di Kalteng bahkan nasional. Tentu karena Kapuas
mempunyai luas wilayah yang sangat besar 17.070,39 Km2 (1.707.039 hektare).

Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM, MT,
memaparkan jumlah penduduk 414.767 jiwa serta 126.277 Kk terdiri dari 17
kecamatan, 17 kelurahan, 214 desa serta karakteristik wilayah terbagi dua
yaitu, bagian utara (non pasang surut) dan bagian selatan (pasang surut). 

“Juga datar dengan potensi pertanian tanaman
pangan hortikultura, di mana Kabupaten Kapuas pada tahun 2019 dengan jumlah
produksi 380.704 ton menyuplai 51,22 persen kebutuhan beras di Kalteng dan
produksi buah semangka untuk Kalteng dan Kalimantan Selatan,” jelas bupati saat
kunjungan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo ke Kabupaten Kapuas di rumah
jabatan bupati.

Baca Juga :  Pengaturan Lalu Lintas di Tempat Rawan Pelanggaran, Ini Sasarannya

Turut hadir menyambut menteri Pangdam XII
Tanjung Pura Mayjend TNI Muhammad Nur Rahmad, Gubernur Kalimantan Tengah H
Sugianto Sabran serta di sambut oleh Anggota DPR RI Komisi III Dapil Kalteng
Ary Egahni Ben Bahat. 

Ben menambahkan beberapa penghargaan yang sudah
dicapai oleh Kabupaten Kapuas yaitu opini wajar tanpa pengecualian (WTP) BPK RI
4 kali secara berturut sejak 2016 sampai 2019, Piala Adipura 2016/2017, 
penghargaan Kabupaten perduli HAM untuk layak anak 2016, kerukunan agama 2017
dan pendidikan inklusi tahun 2018.

Ben Brahim sosok Bupati yang sangat di kenal
akrab dengan masyarakat dan sangat peduli kepada rakyat itu juga menyampaikan,
pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Kapuas dalam kurun waktu tahun 2013
sampai dengan 2019 menunjukkan peningkatan signifikan yang sangat di pengaruhi
oleh jumlah produksi dan harga komuditi sektor pertanian, kehutanan dan dan
perikanan.

Baca Juga :  Beri Kelonggaran ibadah Salat Berjamaah, Wagub : Harus Perhatikan Prot

 

“Dengan semua pencapaian yang telah Kabupaten
Kapuas, semoga dapat semakin menjadi motivasi dan semangat agar Kapuas semakin
baik dan semakin maju kedepan nya diberbagai macam sektor,” ucapnya.

Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kalteng ini,
juga menyampaikan harapannya dengan lumbung pangan tersebut, maka dapat
mencukupi kebutuhan pokok di Kalteng khususnya dan Indonesia umumnya. Selain
itu dirinya meminta Menteri Pertanian untuk merekrut tenaga kerja dari Kalteng,
karena program tersebut nantinya akan menyedot tenaga kerja dilantih

“Saya juga
mengusulkan kepada Menteri Pertanian, Menteri PUPR, dan Menteri Transmigrasi,
agar tenaga kerja nanti prioritaskan putra-putri yang ada di Kalteng. Usulan
tersebut diterima baik oleh tiga menteri,” pungkasnya. 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru