PROKALTENG.CO-Fakta mengejutkan terungkap dalam penyelidikan kecelakaan maut di Desa Lawahan, Kecamatan Beruntung Baru.
Korban ternyata sempat membunyikan klakson sepeda motornya tiga kali sebelum terlindas grader proyek jalan, namun suara itu tak terdengar oleh operator alat berat.
Peristiwa tragis ini terjadi Sabtu (23/5/2026) saat grader proyek rekonstruksi jalan bergerak mundur di area pengerjaan.
Grader Mundur, Tiga Orang Tewas di Lokasi
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasatreskrim AKP Ari Handoyo menjelaskan, grader bergerak mundur tanpa mengetahui ada sepeda motor tepat di belakangnya.
“Grader-nya mundur ke belakang, kemudian tanpa diketahui di belakang ada satu sepeda motor,” ujar AKP Ari Handoyo, Selasa (26/5/2026) malam.
Sepeda motor itu ditumpangi empat orang, satu anak kecil dan tiga orang dewasa.
Pengendara motor sempat membunyikan klakson sebanyak tiga kali sebagai peringatan. Namun operator grader tidak mendengar.
“Pengendara motor sudah mengklakson sebanyak tiga kali. Tapi operator tidak mendengar,” kata AKP Ari.
Helper Proyek Tinggalkan Lokasi Saat Kejadian
Fakta lain yang terungkap:, helper proyek yang bertugas membantu mengarahkan alat berat saat itu sedang meninggalkan lokasi untuk mengambil air di sungai.
Tabrakan pun tak terhindarkan. Tiga korban, yakni R (55), DNF (8), dan RU (63), meninggal dunia di tempat setelah terlindas alat berat. Satu korban lainnya, A (60), berhasil selamat.
Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi setelah mendengar teriakan dan suara benturan dari area proyek.
Proyek Dihentikan, Barang Bukti Diamankan
Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk prosedur pengamanan saat alat berat beroperasi.
Barang bukti berupa sepeda motor korban dan grader diamankan di Polres Banjarbaru. “Kondisi sepeda motor terlihat rusak pada bagian depan, lampu depan pecah karena terlindas,” ungkap AKP Ari.
Akibat insiden ini, proyek rekonstruksi jalan Lawahan–Muara Halayung yang dikerjakan CV Tiga Jaya Group dengan kontrak pelaksanaan 150 hari kerja dihentikan sementara. (jpg)


