Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Kapal Laut di Balikpapan Meningkat 130 Persen

PROKALTENG.CO– Sektor transportasi laut di Kota Minyak perlahan mulai menemukan kembali kejayaannya. Meski sektor logistik masih dibayangi tekanan, mobilitas penumpang justru menunjukkan tren “hijau” yang signifikan secara tahunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, jumlah penumpang kapal laut pada Februari 2026 melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Balikpapan, Marinda Dama Prianto, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang datang ke Balikpapan tercatat sebanyak 25.020 orang. Meski angka ini turun 25,58 persen jika dibanding Januari 2026, namun jika disandingkan dengan Februari 2025, terjadi lonjakan luar biasa sebesar 106,20 persen.

Tren serupa terjadi pada arus keberangkatan. Penumpang yang bertolak dari Balikpapan mencapai 27.824 orang. Angka ini meningkat fantastis sebesar 158,28 persen secara tahunan (year on year).

Baca Juga :  Ibu Hamil Tak Tertolong saat Diterkam Buaya di Sungai Sembakung

“Kenaikan tahunan yang tinggi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut mulai pulih. Secara total (datang dan berangkat), jumlah penumpang mencapai 52.844 orang, melonjak 130,69 persen dibanding tahun sebelumnya,” urai Marinda.

Lantas, apa biang kerok di balik fenomena ini? Marinda menilai faktor ekonomi dan disparitas harga tiket antar-moda transportasi menjadi pemicu utama. Kapal laut kembali menjadi primadona karena harganya yang jauh lebih ramah di kantong dibandingkan moda transportasi lain, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar-wilayah di Kalimantan dan Jawa.

Namun, BPS juga memberi catatan pada penurunan bulanan sebesar 16,72 persen dibanding Januari 2026. Hal ini dinilai sebagai dampak wajar dari faktor musiman serta penyesuaian aktivitas ekonomi pasca-libur awal tahun.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Demi Tiket Perempat Final AFC Champions League Two, Persib Dituntut Menang Telak Malam Ini

“Sektor transportasi laut saat ini berada dalam fase transisi. Permintaan mulai pulih kuat, meski memang belum sepenuhnya stabil. Jika tren positif tahunan ini konsisten, sektor ini akan menjadi penopang utama pemulihan ekonomi daerah,” pungkasnya. (jpg)

 

PROKALTENG.CO– Sektor transportasi laut di Kota Minyak perlahan mulai menemukan kembali kejayaannya. Meski sektor logistik masih dibayangi tekanan, mobilitas penumpang justru menunjukkan tren “hijau” yang signifikan secara tahunan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, jumlah penumpang kapal laut pada Februari 2026 melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Balikpapan, Marinda Dama Prianto, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang datang ke Balikpapan tercatat sebanyak 25.020 orang. Meski angka ini turun 25,58 persen jika dibanding Januari 2026, namun jika disandingkan dengan Februari 2025, terjadi lonjakan luar biasa sebesar 106,20 persen.

Electronic money exchangers listing

Tren serupa terjadi pada arus keberangkatan. Penumpang yang bertolak dari Balikpapan mencapai 27.824 orang. Angka ini meningkat fantastis sebesar 158,28 persen secara tahunan (year on year).

Baca Juga :  Ibu Hamil Tak Tertolong saat Diterkam Buaya di Sungai Sembakung

“Kenaikan tahunan yang tinggi ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut mulai pulih. Secara total (datang dan berangkat), jumlah penumpang mencapai 52.844 orang, melonjak 130,69 persen dibanding tahun sebelumnya,” urai Marinda.

Lantas, apa biang kerok di balik fenomena ini? Marinda menilai faktor ekonomi dan disparitas harga tiket antar-moda transportasi menjadi pemicu utama. Kapal laut kembali menjadi primadona karena harganya yang jauh lebih ramah di kantong dibandingkan moda transportasi lain, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar-wilayah di Kalimantan dan Jawa.

Namun, BPS juga memberi catatan pada penurunan bulanan sebesar 16,72 persen dibanding Januari 2026. Hal ini dinilai sebagai dampak wajar dari faktor musiman serta penyesuaian aktivitas ekonomi pasca-libur awal tahun.

Baca Juga :  Demi Tiket Perempat Final AFC Champions League Two, Persib Dituntut Menang Telak Malam Ini

“Sektor transportasi laut saat ini berada dalam fase transisi. Permintaan mulai pulih kuat, meski memang belum sepenuhnya stabil. Jika tren positif tahunan ini konsisten, sektor ini akan menjadi penopang utama pemulihan ekonomi daerah,” pungkasnya. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru